Trump Tingkatkan Tarif 25 Persen, Langkah Tegas AS Makin Agresif di Perdagangan Global

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 10 Februari 2025
Trump Tingkatkan Tarif 25 Persen, Langkah Tegas AS Makin Agresif di Perdagangan Global

Donald Trump (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Di dalam kabin Air Force One, Presiden AS Donald Trump menatap para wartawan dengan ekspresi penuh keyakinan. Nada bicaranya nyaring—Amerika tidak akan tinggal diam.

"Sederhananya, jika mereka mengenakan tarif kepada kita, kita akan mengenakan tarif kepada mereka," ujarnya mantap, seperti dilaporkan Aljazeera, Senin (10/2).

Pernyataannya bukan sekadar ancaman. Trump menegaskan bahwa AS akan memberlakukan tarif 25 persen untuk semua impor baja dan aluminium, serta menerapkan tarif balasan terhadap negara-negara yang mengenakan bea masuk pada produk Amerika. Langkah ini menandai titik balik dalam kebijakan dagang AS—dari bertahan menjadi menyerang.

Keputusan ini bukan tanpa konsekuensi. Kanada, sebagai pemasok baja terbesar ke AS, kemungkinan besar akan bereaksi. Begitu pula Brasil, Meksiko, Korea Selatan, dan Vietnam, yang selama ini mengandalkan ekspor baja ke Negeri Paman Sam. Untuk aluminium, Kanada juga menjadi eksportir utama, dengan pesaing besar seperti China, Meksiko, dan Uni Emirat Arab.

Baca juga:

WNI di AS Mulai Ditangkap Akibat Kebijakan Imigrasi Ala Trump, Kemenlu Harus Siapkan Pendampingan Hukum

Trump tidak menyebutkan secara spesifik negara mana yang akan terkena dampak tarif balasan, tetapi sinyalnya jelas: kebijakan ini tidak berlaku untuk semua negara, hanya bagi mereka yang dianggap memberatkan perdagangan AS.

Pernyataannya juga menunjukkan bahwa satu per satu janji kampanyenya mulai terealisasi. Trump kini menempatkan Amerika sebagai negara yang lebih agresif dalam perdagangan global.

"Jika mereka mengenakan tarif 130 persen kepada kita sementara kita tidak mengenakan apa pun kepada mereka, itu tidak akan dibiarkan begitu saja," katanya menutup pernyataan.

Dengan langkah ini, Trump ingin menegaskan bahwa AS tak akan membiarkan mitra dagangnya mengambil keuntungan sepihak. (ikh)

#Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, nonintervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Indonesia
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Trump meminta Indonesia memberikan akses pada sumber daya alam, mineral serta meminta Indonesia membeli minyak dari Amerika.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
AS mengklaim mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Bagikan