MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memberikan ancama pada Iran, hanya memiliki waktu 48 jam untuk mencapai kesepakatan nuklir atau membuka kembali Selat Hormuz.
Trump mengatakan bahwa ia tidak menganggap perlu mengerahkan pasukan darat ke Iran saat ini, namun tidak menutup kemungkinan tersebut.
“Saya tidak berpikir itu perlu, tetapi saya tidak menutup opsi apa pun,” ujarnya kepada ABC News.
Dalam pernyataan terpisah kepada The Hill, Trump mengatakan ia tidak menutup kemungkinan pengiriman pasukan darat jika Iran gagal mencapai kesepakatan dengan Washington.
Baca juga:
Selasa Ini, Trump Janji Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Iran
Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap yang selama ini ia pertahankan sepanjang periode penyerangan terhadap Iran.
Sebelumnya, ia mengatakan kepada New York Post bahwa dirinya tidak “ragu” terkait kemungkinan pengerahan pasukan darat.
Gedung Putih kemudian menyatakan bahwa pasukan darat bukan bagian dari rencana saat ini, namun Trump “secara bijak tetap membuka semua opsi.”