Trump Klaim Raih Banyak Kemenangan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 November 2020
Trump Klaim Raih Banyak Kemenangan

Hasil Pilpres AS pukul 15.00 WIB. (Foto: nytimes).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Donald Trump dan Joe Biden, masih menunggu sisa suara yang belum dihitung di sekitar 9 negara bagian. Paling tidak, sampai pukul 15.00 WIB, yang dilansir nytimes.com, Biden meraih 225 dan Trump 213 suara.

Beberapa negara yang memiliki suara elektoral besar seperti Pennsylvania yang memiliki 20 suara, Michigan 16 suara, Georgia 16, Nort Carolina 15, Arizona 11, wisconsin 10, nevada 6, dan Maine 4 dan Alaska 3 belum rampungkan perhitungan.

Para pengamat menilai, kemenangan atas Pennsylvania, Michigan, Georgia dan Nort Corolina, bisa mengukuhkan kembali Trump di Gedung Putih. Pada 2016, empat negara bagan tersebut bulat mendukung Trump.

Baca Juga:

Perhitungan Pilpres AS, Trump Tetap Kuasai Florida

Presiden Donald Trump dalam pidatonya mengungkapkan terima kasih pada jutaan pendukungnya, dan mengungkapkan kepuasanya bisa mempertahankan perolehan suara di Texas dan Florida yang menjadi basis pemilih republik sekaligus dirinya pada 2016 lalu dan tetap bertahan di Pilpres 2020 ini.

"Sekelompok orang yang sangat sedih, mencoba untuk mencabut hak kelompok orang tersebut. Kami tidak akan mendukungnya. Kami tidak akan mendukungnya,” ujarnya di Gedung Putih.

Trump menegaskan, dirinya telah memenangkan negara bagian yang diproyeksikan tidak dapat dimenangkan. Namun, malahan menang banyak.

"Kami memenangkan negara bagian Ohio yang hebat, kami memenangkan Texas. Juga jelas bahwa kami telah memenangkan Georgia," kata Trump dilansir foxnews.

Baca Juga:

Kemenangan Joe Biden Dinilai Lebih Menguntungkan Indonesia

#Pilpres AS #Donald Trump #Joe Biden
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Donald Trump Peringatkan Iran Jangan Coba-Coba Bangun Nuklir Baru
Perundingan ini diprediksi akan berjalan alot karena adanya perbedaan kerangka pembahasan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Donald Trump Peringatkan Iran Jangan Coba-Coba Bangun Nuklir Baru
Dunia
Ribuan Video dan Foto Kasus Epstein, Publik Lapar dan Haus Informasi Kejahatan
rilis terbaru dokumen berdasarkan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein sudah sepenuhnya sesuai aturan dan tidak melindungi siapa pun, termasuk Presiden Donald Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Ribuan Video dan Foto Kasus Epstein, Publik Lapar dan Haus Informasi Kejahatan
Indonesia
Ekspor Indonesia Tertekan Tarif Trump
Tren melemah terjadi sejak Agustus 2025, diperburuk oleh penurunan harga komoditas utama seperti batu bara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Ekspor Indonesia Tertekan Tarif Trump
Dunia
Iran Siap Lawan Amerika, Uni Eropa Tambah Sanksi ke Pejabat Teheran
Dewan Eropa menyebutkan bahwa langkah pembatasan baru itu dijatuhkan kepada 15 individu dan enam entitas tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Iran Siap Lawan Amerika, Uni Eropa Tambah Sanksi ke Pejabat Teheran
Indonesia
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menyoroti partisipasi Indonesia di Board of Peace. Ia mengingatkan amanat UUD 1945 soal Palestina.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Indonesia
Tanpa Inggris-Prancis, Donald Trump Umumkan 26 Anggota Dewan Perdamaian Gaza Termasuk Indonesia
Daftar anggota pendiri ini mencakup keragaman geografis mulai dari Timur Tengah, Asia, Eropa, hingga Amerika Latin.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Tanpa Inggris-Prancis, Donald Trump Umumkan 26 Anggota Dewan Perdamaian Gaza Termasuk Indonesia
Dunia
Pasal 5 NATO Bisa Jadi Penyelemat Greenland dari Obsesi Donald Trump
Pasal 5 menyatakan serangan terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh aliansi NATO.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pasal 5 NATO Bisa Jadi Penyelemat Greenland dari Obsesi Donald Trump
Indonesia
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Eks Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, meminta Indonesia harus mundur dari Board of Peace jika mengabaikan Palestina.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Indonesia
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, mengingatkan agar Indonesia tak menjadi pengikut di Board of Peace bentukan Presiden AS, Donald Trump.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Indonesia
Ditekan Trump, Kesepakatan Dagang China dan Kanada Batal
Dalam unggahan di Truth Social, Trump menuduh Carney berupaya menjadikan Kanada sebagai “pelabuhan transit” bagi produk China. “Ia sangat keliru,” tulis Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Januari 2026
Ditekan Trump, Kesepakatan Dagang China dan Kanada Batal
Bagikan