Tren Kenaikan COVID-19 Empat Libur Panjang Jadi Pertimbangan Larangan Mudik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 17 April 2021
Tren Kenaikan COVID-19 Empat Libur Panjang Jadi Pertimbangan Larangan Mudik

Dokumentasi - Pemudik saat berada di terminal WA Gara Palangka Raya, Minggu (2/6/2019). (ANTARA/Rendhik Andika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah diambil setelah melalui berbagai macam pertimbangan.

Salah satunya adalah pengalaman kenaikan kasus empat kali libur panjang.

Kebijakan larangan mudik ditetapkan pemerintah untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19 tidak lebih meluas lagi.

Baca Juga:

Besok Bansos COVID-19 Pempus Cair, Turun Dobel Rp600 Ribu

“Kita harus tetap mencegah penyebaran wabah COVID-19 untuk tidak lebih luas lagi,” kata Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (16/4).

Karena itu, lanjut Jokowi, sejak jauh-jauh hari pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik pada Lebaran tahun ini.

“Keputusan ini diambil melalui berbagai macam pertimbangan karena pada tahun lalu terjadi tren kenaikan kasus setelah empat kali libur panjang,” ujar Jokowi.

Pertama, pada saat libur Idulfitri tahun 2020. Terjadi kenaikan kasus harian hingga 93 persen dan terjadi tingkat kematian mingguan hingga 66 persen.

Kenaikan COVID-19 kedua, terjadi saat libur panjang pada 20-23 Agustus 2020.

"Di mana mengakibatkan terjadi kenaikan sampai 119 persen dan tingkat kematian mingguan meningkat hingga 57 persen,” ungkap Jokowi.

Presiden Joko Widod. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Lukas/aa.
Presiden Joko Widod. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Lukas/aa.

Ketiga, terjadi saat libur panjang 28 Oktober sampai 1 November 2020 yang menyebabkan terjadi kenaikan kasus COVID-19 sampai 95 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan sampai 75 persen.

Dan keempat, terjadi kenaikan saat libur akhir tahun pada 24 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021, yang mengakibatkan kenaikan jumlah kasus mencapai harian 78 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan sampai 46 persen.

Jokowi mengatakan, kasus aktif COVID-19 di Indonesia telah mengalami perbaikan dalam dua bulan terakhir.

Pada 5 Februari 2021 kasus aktif mencapai 176.672. Angka ini melandai hingga 108.032 kasus pada 15 April 2021.

Penambahan kasus harian juga sudah relatif menurun.

Pada Januari 2021, kasus harian mencapai 14.000- 15.000 kasus per hari, tapi kini berada di kisaran 4.000-6.000 kasus.

Baca Juga:

Kasus COVID-19 DKI Bertambah 979 Orang Per Jumat (16/4)

Tren kesembuhan pun terus mengalami peningkatan.

Pada 1 Maret 2021 ada 1.151.915 orang yang dinyatakan sembuh, sementara pada 15 April 2021 meningkat menjadi 1.438.254 orang.

Jokowi pun meminta seluruh pihak menjaga momentum baik ini. Ia mengajak masyarakat patuh pada aturan pemerintah mengenai larangan mudik.

"Mari kita isi Ramadan dengan ikhtiar memutus rantai penularan wabah demi keselamatan seluruh sanak saudara kita, dan juga diri kita sendiri dan seluruh masyarakat," tuturnya. (Knu)

Baca Juga:

Waspada, Kasus COVID-19 DKI Mulai Naik Lagi

#Mudik Lebaran #Presiden Jokowi
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Program Mudik Bareng Diton 2026 sukses memberangkatkan pemudik gratis dari Cikarang ke Surabaya dan Yogyakarta. Kuota meningkat karena antusiasme tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Indonesia
KAI Ungkap Dampak Positif Mudik Lebaran 2026, Emisi Lebih Rendah dari Kendaraan Pribadi
KAI ungkap perjalanan kereta api selama Lebaran 2026 lebih ramah lingkungan. Emisi karbon jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
KAI Ungkap Dampak Positif Mudik Lebaran 2026, Emisi Lebih Rendah dari Kendaraan Pribadi
Indonesia
Korlantas Maksimalkan Teknologi Digital, Operasi Ketupat 2026 Lebih Terkendali
Korlantas Polri optimalkan Operasi Ketupat 2026 dengan teknologi real-time dan pendekatan humanis.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
Korlantas Maksimalkan Teknologi Digital, Operasi Ketupat 2026 Lebih Terkendali
Indonesia
KPK Temukan Dugaan Mobil Dinas Dipakai Mudik, DPR Desak Penindakan
DPR RI menyoroti dugaan mobil dinas dipakai untuk mudik. KPK minta evaluasi, DPR dorong sanksi tegas bagi pelanggaran aturan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
KPK Temukan Dugaan Mobil Dinas Dipakai Mudik, DPR Desak Penindakan
Indonesia
42% Pemudik Belum Kembali, Mulai Bergerak Serbu Jakarta di Puncak Arus Balik Gelombang Dua
Korlantas Polri mencatat masih 42 persen kendaraan pemudik yang belum kembali ke Jakarta per Kamis (26/3) malam.
Wisnu Cipto - Jumat, 27 Maret 2026
42% Pemudik Belum Kembali, Mulai Bergerak Serbu Jakarta di Puncak Arus Balik Gelombang Dua
Indonesia
Iptu Nur Alim Ambruk Saat Istirahat Makan, Sudah 2 Polisi Gugur Saat Kawal Mudik Lebaran
Mendiang Iptu Nur Alim sempat pingsan sekitar pukul 11.40 WIB saat berada di sebuah warung makan di sela tugasnya.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Iptu Nur Alim Ambruk Saat Istirahat Makan, Sudah 2 Polisi Gugur Saat Kawal Mudik Lebaran
Indonesia
Masih Ada Puncak Arus Balik Gelombang 2, Kakorlantas Tutup Operasi Ketupat 2026
Polri resmi mengakhir Operasi Ketupat 2026 seiring dengan berakhirnya fase puncak arus balik lebaran gelombang pertama tahun ini 23-24 Maret.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Masih Ada Puncak Arus Balik Gelombang 2, Kakorlantas Tutup Operasi Ketupat 2026
Indonesia
Kemenhub Sidak 60 Ribu Bus Mudik Lebaran, Hanya 63% Laik Jalan
ementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan inspeksi keselamatan atau rampcheck sebanyak 60.946 armada bus pada periode angkutan mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Kemenhub Sidak 60 Ribu Bus Mudik Lebaran, Hanya 63% Laik Jalan
Indonesia
Lebaran 2026 Pecahkan Rekor Baru! Puncak Arus Mudik Tertinggi Sepanjang Sejarah Pulau Jawa
Jalan Tol Trans Jawa juga mencatat rekor tertinggi arus kendaraan melintas mencapai 175.754 kendaraan
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Lebaran 2026 Pecahkan Rekor Baru! Puncak Arus Mudik Tertinggi Sepanjang Sejarah Pulau Jawa
Indonesia
26 Maret 00.00 WIB Tol Arus Balik Jawa-Sumatra Mulai Diskon 30%, Catat Tarif Tiap Ruasnya!
Diskon tarif ini berlaku untuk sejumlah ruas tol di Pulau Jawa dan Sumatra. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memecah konsentrasi kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabodetabek.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
26 Maret 00.00 WIB Tol Arus Balik Jawa-Sumatra Mulai Diskon 30%, Catat Tarif Tiap Ruasnya!
Bagikan