Transfer Data Pribadi Diklaim Bagian Reformasi Perdagangan Digital, Perjuangan Lama Perusahaan Amerika

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 Juli 2025
Transfer Data Pribadi Diklaim Bagian Reformasi Perdagangan Digital, Perjuangan Lama Perusahaan Amerika

Donald Trump (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat diklaim telah sepakat untuk menghapus hambatan perdagangan digital sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan perdagangan timbal balik bagi kedua negara.

Kesepakatan tersebut merupakan salah satu poin yang tercantum dalam lembar fakta kesepakatan dagang AS dan RI,.

"Amerika Serikat dan Indonesia akan merampungkan komitmen terkait perdagangan digital, jasa, dan investasi," bunyi pernyataan Gedung Putih sebagaimana diumumkan oleh Gedung Putih melalui laman resminya pada Selasa (22/7) waktu setempat.

Gedung Putih menyatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk menghapus pos tarif Harmonized Tariff Schedule (HTS) yang berlaku atas “produk tidak berwujud” serta menangguhkan persyaratan terkait deklarasi impor, dan mendukung moratorium permanen atas bea masuk terhadap transmisi elektronik di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) secara segera dan tanpa syarat.

Baca juga:

Pernyataan Lengkap Trump Yang Tegaskan Transfer Data Pribadi Indonesia Jadi Kesepakatan Dagang Dengan AS

Indonesia disebut Gedung Putih, berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah efektif untuk mengimplementasikan Inisiatif Bersama mengenai Regulasi Domestik Jasa (Joint Initiative on Services Domestic Regulation), termasuk menyerahkan Komitmen Spesifik yang telah direvisi untuk disertifikasi oleh WTO.

"Indonesia juga akan memberikan kepastian hukum terkait pemindahan data pribadi ke luar wilayahnya ke Amerika Serikat melalui pengakuan terhadap Amerika Serikat sebagai negara atau yurisdiksi yang memiliki perlindungan data yang memadai sesuai dengan hukum Indonesia," tambah pernyataan tersebut.

Gedung Putih mencatat, perusahaan-perusahaan Amerika telah memperjuangkan reformasi terkait perdagangan digital ini selama bertahun-tahun.

Di samping kesepakatan untuk menghilangkan hambatan dalam perdagangan digital, kedua negara juga sepakat atas sejumlah komitmen lain, termasuk penghapusan hambatan tarif, menghapus hambatan non-tarif bagi ekspor industri Amerika Serikat, serta membuka akses pasar bagi produk pertanian AS melalui penanganan hambatan non-tarif.

Kedua negara juga akan memperkuat aturan asal barang, menyelaraskan keamanan ekonomi, meningkatkan standar ketenagakerjaan, serta mencapai kesepakatan komersial.

Adapun poin-poin yang diatur dalam kesepakatan dagang Indonesia dan Amerika Serikat merupakan tindak lanjut dari pemberlakuan tarif masuk sebesar 19 persen yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap produk asal Indonesia.

Trump mengatakan, kesepakatan dagang bersejarah dengan Indonesia yang akan memberikan akses pasar bagi Amerika Serikat di Indonesia, yang sebelumnya dianggap mustahil, serta membuka terobosan besar bagi sektor manufaktur, pertanian, dan digital Amerika.

Dengan kesepakatan dagang itu, Indonesia mendapatkan tarif rendah 19 persen dan Amerika Serikat mendapatkan tarif nol, serta berbagai akses terhadap mineral Indonesia. (*)

#Donald Trump #Data Pribadi #Tarif Resiprokal
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
Diduga Terapkan Praktik Kerja Paksa, Indonesia Bakal Dikenakan Tarif Tambahan Ekspor ke AS
Pemerintah akan menindaklanjuti proses yang telah disiapkan USTR, termasuk penyampaian tanggapan tertulis (written comment)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Diduga Terapkan Praktik Kerja Paksa, Indonesia Bakal Dikenakan Tarif Tambahan Ekspor ke AS
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Indonesia
Bisa Cegah Hoaks, Pencantuman Nomor Ponsel di Medsos dapat Lampu Hijau dari DPR
DPR RI mendukung rencana Komdigi mewajibkan nomor ponsel saat registrasi akun media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Bisa Cegah Hoaks, Pencantuman Nomor Ponsel di Medsos dapat Lampu Hijau dari DPR
Indonesia
Perjanjian Dagang Indonesia-Amerika Hanya Atur Tata Kelola Aliran Data Terkait Perdagangan Digital
Berdasarkan perjanjian dagang itu, Indonesia diminta untuk memberi kepastian mengenai transfer data pribadi ke AS dengan mengakui bahwa AS memiliki standar perlindungan yang setara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Perjanjian Dagang Indonesia-Amerika Hanya Atur Tata Kelola Aliran Data Terkait Perdagangan Digital
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Bagikan