5 Tools AI untuk Bantu Kerjakan Tugas, Mahasiswa Wajib Tahu!

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 27 September 2024
5 Tools AI untuk Bantu Kerjakan Tugas, Mahasiswa Wajib Tahu!

5 tools AI untuk bantu kerjakan tugas. (Foto: Pexels/ThisIsEngineering)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Saat ini, kecerdasan buatan (AI) telah merambah berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan.

Mulai dari chatbot hingga platform belajar cerdas, teknologi ini membantu siswa mengelola beban kerja dan memaksimalkan hasil belajar. Lalu, apa saja tools AI yang bisa membantu mahasiswa dalam mengerjakan tugas?

Baca juga:

Claude AI vs ChatGPT: Perbandingan Harga dan Paket Berlangganan

5 Tools AI untuk Membantu Selesaikan Tugas

Tools AI bisa digunakan untuk membantu mengerjakan tugas
Tools AI bisa digunakan untuk membantu mengerjakan tugas. Foto: Unsplash/Jonathan Kemper

Berikut ini adalah lima tools AI yang dapat membantu menyelesaikan tugas:

1. ChatGPT

ChatGPT adalah chatbot bertenaga AI yang berfungsi sebagai tutor pribadi, kemudian siap membantu pertanyaan akademis dari berbagai topik.

Menggunakan algoritme pemrosesan bahasa alami, ChatGPT mampu memberikan respons yang mirip manusia dan menjadikan proses pembelajaran lebih interaktif.

2. Undetectable.ai

Plagiarisme menjadi tantangan besar di era digital. Undetectable.ai dirancang untuk mendeteksi teks buatan AI dan mengubahnya menjadi lebih natural. Alat ini membantu memastikan konten yang dibuat terlihat otentik dan menghindari masalah etika.

3. Syntea

Syntea merupakan tutor AI yang menggunakan pembelajaran mesin untuk menciptakan rencana belajar personal. Alat ini beradaptasi dengan gaya belajar masing-masing individu, membuat proses pembelajaran lebih efektif.

Baca juga:

Apa Itu PC AI? Panduan Lengkap tentang Komputer Berbasis Kecerdasan Buatan

4. ChatPDF AI

ChatPDF memudahkan siswa untuk berinteraksi dengan dokumen, seperti berdiskusi dengan manusia. Alat ini dapat menjawab pertanyaan, merangkum isi, dan mengidentifikasi poin-poin penting, sehingga mendukung penelitian dan penulisan akademis.

5. Duolingo

Duolingo adalah aplikasi pembelajaran bahasa populer. Aplikasi ini menggunakan AI untuk menciptakan pelajaran yang dipersonalisasi.

Algoritme adaptifnya memastikan pembelajaran bahasa yang lebih efektif, kemudian membuatnya cocok untuk siswa yang ingin menguasai bahasa baru dengan cepat.

Teknologi AI dapat menjadi pendukung utama dalam perjalanan akademis, membantu siswa menyelesaikan tugas dengan lebih efisien. (waf)

#Artificial Intelligence #Mahasiswa #Aplikasi #ChatGPT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Intelhan Kemhan-Unhan RI: Strategi Pertahanan Indonesia Harus Adaptif Hadapi Ancaman Lintas Domain di Era Digital
Universitas Pertahanan menggelar diskusi Transformasi Peperangan Asimetris di Era Kecerdasan Artifisial (AI): Penguatan Strategi Pertahanan dan Literasi Digital di Ruang Siber.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Intelhan Kemhan-Unhan RI: Strategi Pertahanan Indonesia Harus Adaptif Hadapi Ancaman Lintas Domain di Era Digital
Indonesia
AI Mengubah Medan Perang, Prodi Magister Peperangan Asimetris FSP Unhan RI Bongkar Ancaman Siber Baru
Unhan RI menggelar diskusi Transformasi Peperangan Asimetris di Era Kecerdasan Artifisial (AI): Penguatan Strategi Pertahanan dan Literasi Digital di Ruang Siber.
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
AI Mengubah Medan Perang, Prodi Magister Peperangan Asimetris FSP Unhan RI Bongkar Ancaman Siber Baru
Dunia
Perkembangan Pesat AI Mulai Tekan Lapangan Kerja
Perkembangan pesat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai membawa dampak terhadap pasar kerja.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Perkembangan Pesat AI Mulai Tekan Lapangan Kerja
Indonesia
Mahasiswa Demo di Dekat Bundaran HI Jakarta Bubar, 21 Orang Diamankan Polisi
21 Orang yang kedapatan membawa barang-barang berbahaya di tengah pengerahan ribuan personel pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Mahasiswa Demo di Dekat Bundaran HI Jakarta Bubar, 21 Orang Diamankan Polisi
Indonesia
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
User experiences yang dialami masyarakat masih belum optimal, bahkan masih ada yang meminta dokumen fisik.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
Fun
Restorasi 20 Tahun Pan's Labyrinth 100% Konvensional, Guillermo del Toro: Tidak Ada AI Sialan!
Guillermo del Toro menolak penggunaan AI dalam restorasi Pan’s Labyrinth. Perayaan 20 tahun film ikonik ini akan tayang ulang 9 Oktober 2026 dengan teknik konvensional dan konversi 3D.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Restorasi 20 Tahun Pan's Labyrinth 100% Konvensional, Guillermo del Toro: Tidak Ada AI Sialan!
Indonesia
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
"Kita tidak boleh mempunyai puluhan aplikasi yang tidak saling berbicara, kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Fun
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Mahasiswa DKV Universitas Telkom Purwokerto, Ragatama Arrauf Rahmaputra, viral setelah tampil dengan corpse paint saat sidang Tugas Akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Bagikan