Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Tommy Iommi Black Sabbath Ngotot Rock tak akan Mati

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 April 2021
Tommy Iommi Black Sabbath Ngotot Rock tak akan Mati

Tony Iommi menyatakan rock tidak pernah mati. (Foto: guitarworld)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT pemain bass KISS, Gene Simmons, mengatakan musik rock telah mati, kontroversi merebak. Musisi gaek itu pertama kali menyebut rock tak punya masa depan dalam sebuah wawancara pada 2014. Tak cukup sekali, Simmons kembali mengucapkan prediksi kontroversialnya pada Desember 2020 lalu. “Rock sudah mati. Itu disebabkan band baru tidak meluangkan waktu untuk menciptakan kemewahan, kegembiaraan, dan hal-hal epik,” ucap Simmons kepada Gulf News pada Desember 2020.

Untuk menegaskan maksudnya, Simmons menambahkan, "Foo Fighters ialah band yang hebat, tapi mereka band yang berusia 20 tahun. Jadi kamu bisa kembali ke 1958 sampai 1988. Itu 30 tahun lalu, selama masa itu, kami memiliki Elvis Presley, The Beatles, Jimi Hendrix, dan Rolling Stones.”

BACA JUGA:

Jelang Ramadan Yura Yunita Rilis Single ‘Tenang’

Pernyataan tersebut sontak mendorong Alice Cooper berkomentar. Musisi dengan julukan ‘The Godfather of Shock Rock’ itu mengatakan generasi baru bintang rock sedang mempersiapkan kehebatan di rumah mereka sendiri.

Ternyata, tak Cooper yang ngotot mengomentari Simmons, personel Black Sabbath, Tony Iommi, juga membagikan pemikirannya kepada Consequence of Sound. “Aku tidak berpikir rock akan mati. Itu sudah dikatakan selama bertahun-tahun. Maksud aku, berapa kali aku mendengar pernyataan itu selama 50 tahun terakhir? Cukup banyak, sungguh,” katanya.

gene simmons
Gene Simmons pernah menyatakan bahwa rock sudah mati. (instagram@rosshalfin)

Iommi menjelaskan musik yang bagus tidak akan pergi. Menurutnya, akan selalu ada pasar untuk musik rock dan akan ada sejumlah band yang terjatuh di pinggir jalan. "Namun, ada juga band tertentu yang akan bertahan, kamu punya Metallica. Mereka tidak akan pergi karena memiliki banyak penggemar dan basis penggemar yang hebat. Musiknya tidak akan hilang," tegasnya.

Meski dua musisi lain telah membantahnya, Simmons tampaknya kukuh dengan pendapatnya. Ia malah mengklarifikasi komentarnya baru-baru ini tentang mengapa dirinya percaya bahwa ‘rock sudah mati’.

tommy iommi
Iommi membalas pernyataan Gene Simmons. (instagram@iommi099)

“Intinya, rock sudah mati karena jika kita memainkan permainan dari 1958 hingga 1988, yaitu 30 tahun lalu, kamu bisa pergi ke bagian yang paling berat, yaitu Metallica, Maiden, AC/DC, dan seterusnya. Namun, kemudian kamu mendapatkan barang-barang disko, dan Madonna, dan hal semacamnya, dan Motown, tentu saja. Lalu dari tahun 1988 hingga hari ini, siapa The New Beatles?,” ungkapnya.(far)

#Musik #Musik Rock
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Simak lirik lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara beserta maknanya tentang kecintaan pada Bandung, kenangan masa muda, persahabatan, dan nostalgia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
ShowBiz
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Simak lirik lagu 'Surrender' Natalie Taylor beserta maknanya tentang keberanian melepaskan, menerima kenyataan, dan berdamai dengan diri sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Bagikan