MerahPutih.com - Sebuah museum di New York menawarkan toilet emas 18 karat kepada Presiden Donald Trump setelah Gedung Putih memohon meminjam lukisan Vincent Van Gogh. Permohonan lukisan itu akhirnya ditolak pihak museum.
Nama museum itu, Museum Guggenheim. Washington Post pada Kamis (26/1) memberitakan, kepala kurator museum tersebut menawarkan meminjamkan toilet itu dalam surat elektronik 15 September ke pegawai pemerintahan Trump. Toilet itu juga sudah dipergunakan oleh puluhan ribu pengunjung museum.
Juru Bicara Museum Guggenheim menolak memberi tanggapan mengenai laporan Washington Post tersebut dan pejabat Gedung Putih belum menanggapi permintaan untuk memberikan komentar.
Belum ada keterangan pasti tentang bagaimana Gedung Putih menanggapi tawaran kurator Guggenheim itu.
Toilet emas 18 karat yang masih berfungsi itu adalah karya seniman Italia Maurizio Cattelan. Toilet tersebut dinamakan "Amerika".
Seperti dilansir Antara, benda tersebut dipamerkan pada 2016 di kamar mandi tunggal di Guggenheim, tempat barang mewah itu digunakan secara pribadi oleh lebih dari 100 ribu orang. Demikian ditulis dalam blog Guggenheim.
Museum tersebut mengatakan bahwa toilet tersebut membuat orang-orang dapat menyombongkan dirinya dan merasakan kemewahan orang kaya. Toilet itu sudah dipamerkan selama setahun.
Tawaran tersebut muncul sebagai tanggapan atas permintaan Gedung Putih untuk meminjam lukisan "Landscape with Snow" karya pelukis Belanda abad ke-19 Vincent Van Gogh. Lukisan itu untuk dipasang di tempat tinggal Presiden dan tempat tinggal Ibu Negara. Permintaan untuk lukisan itu akhirnya ditolak. (*)