Merahputih.com - TNI AU disiapkan untuk mengevakuasi Warga Negara Indonesia yang terisolasi di Wuhan, Tiongkok yang teengah terancam virus corona. Tiongkok memberlakukan status lock down untuk mencegah persebaran virus corona makin meluas.
Koordinasi lalu dilakukan antara Kemenkopolhukam, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri. Hasilnya, mereka sepakat TNI AU mesti turun langsung membantu proses evakuasi. Kabar tersebut dicuit oleh akun twitter resmi TNI Angkatan Udara, @_TNIAU, pada Rabu (29/1) pagi.
Baca Juga:
Semakin Bertambah, Pasien Virus Corona Meninggal Capai 106 Orang
"TNI AU telah menyiagakan 2 unit Boeing B737, 1 Unit C130 Hercules, dan Batalyon Kesehatan #TNIAU untuk mengevakuasi WNI #shwabhuanapaksa #sayaptanahair #jauhdilangitdekatdihati," cuit TNI AU.
Kasubdispenum TNI AU, Kolonel Muhamad Yuris belum bisa memberikan penjelasan soal detail proses evakuasi ini.
"Itu aja dulu yang bisa kami sampaikan, menunggu perkembangan lanjutan," kata Yuris kepada wartawan.
Terkait wabah virus Korona 2019-nCoV di Wuhan, China, hasil rapat @PolhukamRI @Kemlu_RI @KemenkesRI, TNI AU telah menyiagakan 2 unit Boeing B737, 1 unit C130 Hercules, dan Batalyon Kesehatan #TNIAU untuk mengevakuasi WNI. ????#swabhuwanapaksa #sayaptanahair #jauhdilangitdekatdihati pic.twitter.com/xq98FUYiLN
— TNI Angkatan Udara (@_TNIAU) January 29, 2020
Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan opsi pemulangan WNI yang masih bertahan di Wuhan.
Evakuasi akan dilakukan sesuai koordinasi dengan pemerintah China, mengingat status kota Wuhan, Provinsi Hubei, dalam keadaan "lock down" atau diisolasi.
Baca Juga:
Heboh Wabah Virus Corona, Pemkot Solo Belum Berani Larang Konsumsi Daging Kelelawar
Pemerintah China mengisolasi Wuhan dengan melarang transportasi dari dan menuju luar Wuhan demi mengantisipasi penyebaran Virus Corona. Bahkan China belakangan memperluas area isolasi ke kota-kota lain.
Hingga kini jumlah warga di China yang terinfeksi virus corona naik drastis menjadi lebih dari 4.000 orang. Sementara korban meninggal akibat Virus Corona di China per Rabu (29/1) mencapai 131 orang. (Knu)