TKN Luncurkan Sebuah Aplikasi untuk Transparansi Penghitungan Suara
Jokowi-Maruf Amin. (Foto: KPU)
MerahPutih.com - Mewaspadai aksi kecurangan di TPS saat pemungutan dan penghitungan suara, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin membuat sebuah aplikasi untuk transparasi yang bernama 'Jamin Relawan'.
"Kami buat aplikasi khusus untuk mengawal suara dan membuat tarnsparansi dalam proses pemilu," kata Juru Bicara TKN, Arya Sinulingga dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (6/4).
Lewat aplikasi tersebut, kata Arya, para relawan dan masyarakat jelas caranya untuk pengawalan suara yang mereka lihat di setiap TPS.
Nantinya, aplikasi ini akan di unggah ke Google Play agar masyarakat bisa mengunduhnya dengan mudah dan melakukan pengawalan.
"Ini aplikasi ada di google Play. Bisa dijalankan di android, karena kan android cukup familiar di masyarakat," jelas Ketua DPP Perindo ini.
Menurutnya, aplikasi ini merupakan cara TKN memberi kesempatan bagi relawan dan masyarakat untuk melakukan pengawalan suara yang mereka lihat di setiap TPS.
Selain untuk smartphone, aplikasi ini juga dapat diakses melalui versi laman internetnya. Ada 3 fitur utama dalam aplikasi ini, yaitu ambil suara, laporan dan notifikasi.
"Ambil suara adalah ambil jadi pemilihan kandidat. Kemudian mengirimkan ke server kita. Kalau sudah terkirim maka langsung ada notifikasi bahwa laporan sudah terkirim," tuturnya.
Dia berharap, aplikasi ini juga dapat menunjukkan penghitungan suara secara langsung atau real count selain dari KPU.
"Kalau semua aktif maka enggak butuh waktu lama. Sehari dua hari antara quick count dan real count bisa dibandingkan. Mudah-mudahan," paparnya.
"Kami juga mengharap bisa juga untuk bisa lebih cepat dari penghitungan KPU (Komisi Pemilihan Umum). Kami memiliki server sangat besar karena akan banyak data masuk dari sekitar 830 ribuan TPS," tandas dia. (Knu)
Baca Juga: Terancam Kalah dari Prabowo, TKN: Pesimisnya Kami Dapat 56 Persen
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
[HOAKS atau FAKTA]: Ingin Dicap sebagai Pahlawan, Jokowi Datangi Lokasi Bencana di Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
[HOAKS atau FAKTA ]: Kejagung Sita Uang Jokowi Triliunan Rupiah
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua Harian PSI Usulkan Duet Gibran-Jokowi di Pilpres 2029
Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Jokowi: Prinsip Dasar Transportasi Bukan Mencari Laba