Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

'Titik Dewasa', Single Perkenalan dari Angie Zelena

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 11 Juli 2021
'Titik Dewasa', Single Perkenalan dari Angie Zelena

Angie Zelena perkenalkan diri pada single perdana Titik Dewasa. (istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANGIE Zelena bisa jadi nama baru di industri musik Indonesia. Namun, musisi kelahiran Bogor ini sudah tertarik pada dunia musik sejak usia lima tahun. Angie terbiasa menulis hingga memproduksi lagunya sendiri. Selain itu, ia menyukai musik-musik tradisional.

Kini, ia menunjukkan keseriusannya dalam bermusik dengan merilis single perdana berjudul Titik Dewasa pada 25 Juni.

BACA JUGA:

Tentang Patah Hati dan Ironi di Lagu ‘Bad Medicine’ dari FLØRE

“Lagu ini menceritakan sebuah ambisi perjuangan sesorang di titik menuju pendewasaan dirinya. Aku juga turut menceritakan lika-liku kehidupan menuju seseorang yang lebih dewasa lengkap dengan masalah kehidupan, percintaan, bahkan beberapan kegagalan yang dialami,” ucap Angie dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Kamis (8/7).

Dengan menampilkan lirik yang lugas, single perkenalan Titik Dewasa ingin memberikan pesan bahwa tumbuh dewasa tidak seperti yang kita bayangkan semasa kecil. Biarpun begitu, itu hal yang normal dijalani setiap orang.

Untuk produksi single Titik Dewasa, Angie turut dibantu Ronald Wilson dalam hal aransemen serta produser musik. Sementara itu, untuk proses mixing dan mastering dilakukan oleh Canggar Krisnatry. Beberapa instrumen musik tradisional ditambahkan di dalamnya untuk menunjukkan kecintaan Angie terhadap musik tersebut.

Video musik Titik Dewasa sudah bisa kamu lihat di kanal YouTube dari Angie Zelena. Dengan konsep ala short movie, video musik itu berusaha menghadirkan cerita secara spesifik merujuk pada masalah yang dihadapi tiap manusia, yaitu keluarga, karier, dan cita-cita.

angie zelena
Angie Zelena merilis single perkenalan, Titik Dewasa. (foto: Instagram @angiezelena)

Nuansa warna gloomy pada video musik ini dipilih Angie agar cerita dan pesan dari lagu bisa tersampaikan secara jelas, sekaligus membuat orang yang menonton bisa terhanyut dalam visual dan musik yang tersaji.

Angie berharap perilisan single Titik Dewasa ini bisa memberikan pesan yang mewakili perasaan dan emosi dari setiap pribadi yang juga sedang mengalami titik tersebut.

Langkah awal ini menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk Angie dan membuat ia tidak sabar untuk menunjukkan warna lain dirinya di single-single yang akan dirilisnya mendatang.(far)

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan