Tentang Patah Hati dan Ironi di Lagu ‘Bad Medicine’ dari FLØRE

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 09 Juli 2021
Tentang Patah Hati dan Ironi di Lagu ‘Bad Medicine’ dari FLØRE

FLØRE rilis single terbaru. (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FLØRE, musisi asal Jerman ini kembali dengan single terbaru Bad Medicine, lanjutan dari single pertamanya Dead Boys pada Januari 2021. Lagu ini menjadi salah satu materi menuju perjalanan untuk mini album terbaru yang rencananya rilis di tahun ini juga.

Berbicara tentang single terbarunya, FLØRE menjelaskan. “Lagu ini tentang seseorang yang kamu tahu dia tidak baik untuk dirimu. Tetapi kamu tidak bisa melepaskannya. Dekat dengan orang itu tidak membuatmu merasa lebih baik, tetapi itulah yang terkadang ingin kamu rasakan, patah hati tapi kamu tahu kamu masih hidup,” ucap FLØRE dari keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Selasa (6/7).

Baca juga:

Belajar Saling Menghargai di Single ‘Feelings’ dari Majesty

Baginya, terkadang merasakan sakit hati lebih baik daripada tidak merasakan apa-apa. Sakit hati tidak lebih buruk daripada merasa mati rasa.

“Jadi, cinta itu seperti obat, itu tidak membuatmu merasa lebih baik. Terkadang bahkan tidak dalam jangka pendek, tetapi dari sudut pandang yang lain, disakiti dan ditolak adalah inspirasi yang terlalu besar dan sayang untuk dilewatkan,” imbuhnya.

FLØRE menulis lagu “untuk memberikan hal aneh ini sebuah makna”. Merasa seperti makhluk asing dalam sebagian besar hidupnya, ia terinpirasi masa kecilnya saat bermain gitar, bernyanyi dan memimpikan tentang alam semesta.

Penyanyi berusia 25 tahun ini, menyebut dirinya kekasih bulan, yang mengungkapkan kesepian dalam lagu-lagunya, mengungkapkan suaranya yang menyentuh dan menceritakan kisah tentang kerapuhannya sendir, pengabdian untuk manusia yang tidak biasa, dan cinta yang hancur.

Baca juga:

Rinni Wulandari Bahas Pertemanan Palsu di Single 'Snake on Apple Trees'

Tidak hanya menulis tentang patah hati atau memimpikan alam semesta, tetapi juga membahas masalah seperti kesehatan mental dan FLØRE menjelaskan bahwa:

View this post on Instagram

A post shared by FLØRE (@listentoflore)

“Aku sangat bangga dan merasa begitu kuat menulis lagu mengenai kesehatan mental. Bagiku rasanya kamu tidak akan pernah bisa lepas dari depresi berat. Ini seperti menangani iblis dan bahkan mungkin berteman dengan mereka,” ungkapnya.

FLØRE adalah bagian dari program Radar Spotify, dan ditampilkan di Playlist seperti New Music Friday US dan pada playlist New Music Friday di 20 negara lain, Indie Pop, EQUAL GSA, Indie Womxn, Easy, Gemany-owned Frühlingsgefühle dan banyak lagi. (far)

Baca juga:

Video Musik ‘Dedare Tanjung’ Sundancer Terinspirasi dari Quentin Tarantino

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
King Nassar Hadirkan 'Astaga Naga', Dangdut dan Kisah Cinta yang Membingungkan
Lagu ini juga mengangkat kisah asmara yang diwarnai perasaan bimbang dan ketidakpastian.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
King Nassar Hadirkan 'Astaga Naga', Dangdut dan Kisah Cinta yang Membingungkan
ShowBiz
Hanaria Tuangkan Patah Hati dan Penerimaan dalam 'Aku Peluklah Sepi'
Lagu ini menjadi ruang refleksi mengenai patah hati, proses mengenali diri, hingga perjalanan menuju penerimaan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Hanaria Tuangkan Patah Hati dan Penerimaan dalam 'Aku Peluklah Sepi'
ShowBiz
Lafa Pratomo Satukan Bilal Indrajaya dan The Jansen lewat 'Terabas'
Garis Tegak EP merupakan proyek kolaboratif yang mempertemukan Lafa dengan 12 musisi lintas genre.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Lafa Pratomo Satukan Bilal Indrajaya dan The Jansen lewat 'Terabas'
ShowBiz
Di Balik 'Bloody Paradise', ENHYPEN Gambarkan Cinta yang Liar dan Berbahaya
'Bloody Paradise' menggambarkan dua orang yang memilih menghilang sejenak dari dunia luar dan menikmati kebersamaan tanpa memikirkan aturan maupun konsekuensi.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Di Balik 'Bloody Paradise', ENHYPEN Gambarkan Cinta yang Liar dan Berbahaya
ShowBiz
'Nicole Kidman', Cara ADÉLA Merayakan Fantasi dan Glamorama
agu pop ini lahir dari kekaguman ADÉLA terhadap sosok Nicole Kidman.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
'Nicole Kidman', Cara ADÉLA Merayakan Fantasi dan Glamorama
Lifestyle
Kementerian Kebudayaan Kaji Penggunaan Sound Horeg setelah Insiden Jawa Timur
Kemenbud terus memperhatikan berbagai bentuk ekspresi budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Kementerian Kebudayaan Kaji Penggunaan Sound Horeg setelah Insiden Jawa Timur
ShowBiz
Polemik Macklemore, Ed Sheeran Minta Maaf dan Akui Kondisi di Gaza Membuatnya Terpukul
Sheeran menyebut situasi di Gaza sebagai sesuatu yang katastrofik dan tidak dapat dibenarkan.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Polemik Macklemore, Ed Sheeran Minta Maaf dan Akui Kondisi di Gaza Membuatnya Terpukul
ShowBiz
Ed Sheeran Ngaku Salah, Keliru Batalkan Macklemore yang Pro-Palestina
Sheern menyebut kebebasan merupakan hal mendasar tidak peduli di tempat mana kebebasan bersuara itu dilakukan.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Ed Sheeran Ngaku Salah, Keliru Batalkan Macklemore yang Pro-Palestina
ShowBiz
Calvin Harris Gelar Tur Headline Pertama di Australia pada Februari 2027
Calvin Harris akan menggelar tur headline pertamanya di Australia pada Februari 2027 dengan menyambangi Perth, Brisbane, Sydney, dan Melbourne.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Calvin Harris Gelar Tur Headline Pertama di Australia pada Februari 2027
ShowBiz
'Stand by me' Jadi Single Kolaborasi Dhira Bongs dan WITHDOM, Ada Sentuhan Pop 90-an
Dhira Bongs berkolaborasi dengan grup vokal asal Kyoto, Jepang, WITHDOM, lewat single 'Stand by me' yang memadukan R&B, UK garage, dan pop 90-an.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
'Stand by me' Jadi Single Kolaborasi Dhira Bongs dan WITHDOM, Ada Sentuhan Pop 90-an
Bagikan