Otomotif

Tips Sebelum Memasang Kampas Rem Berbahan Sintered

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 12 Februari 2023
Tips Sebelum Memasang Kampas Rem Berbahan Sintered

Perhatian kampas rem pada kendaraanmu. (Foto: Unsplash/Hans Ripa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRODUSEN kampas rem premium asal Taiwan, Elig Break, membagikan sejumlah tips yang perlu diperhatikan sebelum memasang kampas rem berbahan sintered. Kampas rem tersebut terbuat dari bahan bubuk besi yang dicampur dengan material lainnya seperti karbon dan grafit.

CEO Elig Indonesia Effendy Tirta Jaya menjelaskan bahwa dibanding kampas rem jenis lainnya, kampas rem berbahan sintered memiliki keunggulan dan kualitas yang baik.

"Kampas rem sintered cocok di segala kondisi berkendara, daya pengereman lebih responsif, usia dan ketahanan paling tinggi dibanding kampas rem lain. Selain itu performa juga tetap maksimal di suhu temperatur tinggi," ujar Effendy, seperti dilansir ANTARA, Minggu (12/2).

Kampas rem berbahan sintered diklaim memiliki performa yang baik walaupun pada kondisi suhu ekstrem sekalipun. Bahkan pada kondisi basah, kampas rem jenis ini tetap mampu memberikan performa pengereman yang baik.

Effendy mengatakan, saat ini mulai banyak konsumen yang beralih menggunakan kampas rem sintered. Namun, mengaplikasikan kampas rem sintered di kendaraan tidak bisa dilakukan sembarangan.

Baca juga:

Supaya Tidak Salah, Kenali Tipe Lampu Motor Ini

Tips Sebelum Memasang Kampas Rem Berbahan Sintered
Ilustrasi kampas rem. (Foto: Unsplash/Maximalfocus)

Sistem pengereman mengonversi energi gerak menjadi energi panas yang dihasilkan dari gesekan cakram atau tromol dengan kampas rem, lalu keausan akan timbul pada kedua material tersebut. Pada kinerja sistem pengereman, gesekan tidak dapat dihindarkan sehingga harus mengorbankan salah satu komponen.

Effendy mengatakan, ketika ingin memasang kampas rem berbahan sintered, pengguna wajib meningkatkan kualitas piringan cakram.

"Sering terjadi piringannya biasa bawaan original (pabrikan), kampasnya sintered. Saat pemakaian sedikit di luar normal, dikhawatirkan piringannya tidak memadai. Kemungkinan piringannya bengkok akibat panas," katanya.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah tidak memasang piringan bekas dengan kampas rem sintered, meskipun piringan bekas tersebut adalah produk premium.

Baca juga:

Mudah, Begini Cara Mengecek Rem Sepeda Motor

Tips Sebelum Memasang Kampas Rem Berbahan Sintered
Menyediakan kampas rem untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. (Foto: Unsplash/Milad Fakurian)


"Piringan ini juga tidak disarankan karena saat piringan sudah digunakan pakai kampas rem standar, maka piringannya sudah kena lapisan karbon, efek kampas standar tadi. Jadi, walaupun dipasang sintered kinerja tetap tidak akan maksimal. Tetap harus cari piringan yang grade-nya sesuai," ucapnya.

Elig Brake saat ini memasarkan produk kampas rem berbahan sintered yang cocok digunakan untuk kendaraan beperforma tinggi. Selain kampas rem berbahan sintered dan keramik, Elig Brake juga bermain di produk sepatu rem, kampas kopling ganda, kaliper rem, dan produk sejenis lainnya.

Rentang produk Elig mencakup kendaraan roda dua dan roda empat serta untuk penggunaan harian maupun balap. (and)

Baca juga:

Tips Mudah Merawat Sistem Pengereman ABS

#Tips Otomotif #Motor #Mobil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Fun
Honda Odyssey Terbaru Meluncur, Varian Termurah Kini Dapat Layar 12,3 Inci
Honda memperbarui Odyssey dengan sejumlah penyegaran, terutama pada sektor kenyamanan dan fitur hiburan di dalam kabin.
Yusuf Abdillah - Kamis, 01 Oktober 2026
Honda Odyssey Terbaru Meluncur, Varian Termurah Kini Dapat Layar 12,3 Inci
Indonesia
Kecelakaan Maut Moge vs Beat di Depan Plaza Senayan, Pengendara Kawasaki Ternyata Bocah 15 Tahun Tanpa SIM
Terjadi kecelakaan moge Kawasaki vs Honda Beat di putaran balik Plaza Senayan hari ini yang bikin 3 orang luka. Ngerinya, moge dipacu bocah 15 tahun tanpa SIM! Simak kronologi lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Kecelakaan Maut Moge vs Beat di Depan Plaza Senayan, Pengendara Kawasaki Ternyata Bocah 15 Tahun Tanpa SIM
Fun
Gara-gara Ban Serep, BYD Tarik 32 Ribu Shark 6 di Australia
BYD menarik kembali lebih dari 32 ribu unit Shark 6 di Australia.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Gara-gara Ban Serep, BYD Tarik 32 Ribu Shark 6 di Australia
Fun
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
BYD melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 183.211 unit mobil di China.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
Fun
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Toyota Glanza terbaru juga digadang-gadang menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Indonesia
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Penjualan sepeda motor di Indonesia mengalami koreksi pada Agustus 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Fun
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Sembilan dari 10 mobil penumpang terlaris di China merupakan kendaraan listrik berbasis baterai
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Tekno
Mengaspal 2028, Logo Toyota di Mobil Sport Legendaris MR2 Versi Modern Hilang
Toyota MR2 generasi baru siap meluncur pada 2028 dengan mesin turbo 2.0 liter mid-engine, dengan menghilangkan identitas logo Toyota.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Mengaspal 2028, Logo Toyota di Mobil Sport Legendaris MR2 Versi Modern Hilang
Berita
Federal Oil Kembali Raih Top Brand Award 2026 untuk Kategori Pelumas Motor
Federal Oil kembali meraih Top Brand Award 2026 kategori 2-Wheel Engine Lubricants. Penghargaan ini dipertahankan selama lebih dari satu dekade.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 18 Agustus 2026
Federal Oil Kembali Raih Top Brand Award 2026 untuk Kategori Pelumas Motor
Fun
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Suzuki XL7 terbaru mulai diserahkan kepada konsumen pada 15 Agustus 2026. Dalam 16 hari, SPK mencapai lebih dari 1.300 unit. Simak harga lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Bagikan