Tips Menggunakan Garam Himalaya untuk Merawat Tubuh dan Pikiran

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 26 November 2021
Tips Menggunakan Garam Himalaya untuk Merawat Tubuh dan Pikiran

Cara menggunakan garam himalaya untuk menenangkan tubuh. (Foto: Pexels/TaraWinstead)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HIMALAYAN salt dikenal sebagai garam yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Garam ini ditemukan di dekat kaki bukit Himalaya, wilayah Pakistan. Kekhasan garam ini adalah warnanya, bukan putih melainkan pink. Warna ini diperoleh dari berbagai mineral, termasuk magnesium dan kalium.

Banyak digunakan sebagai alternatif lebih sehat dari garam laut, Himalayan salt ternyata juga punya manfaat lain untuk tubuh. Termasuk untuk memperbaiki kulit dan sebagai alat pemulihan setelah mengalami masalah kesehatan. Banyak cara memanfaatkan garam Himalaya, berikut beberapa cara menggunakannya seperti dilansir laman prevention.

Baca juga:

Tren Obati Jerawat dengan Air Garam Laut, Begini Tanggapan Dermatologi

1. Merendam Kaki

Cara Menggunakan Garam Himalaya untuk Merawat Tubuh dan Pikiran
Memanfaatkan garam himalaya untuk spa kaki. (Foto: Pexels/Anete Lusina)

Garam Himalaya dipercaya dapat membantu kulit mempertahankan kelembapan. Sehingga garam ini ideal untuk digunakan saat berendam seperti di spa. Gunakan air hangat dan tambahkan garam Himayala. Ini akan membantu kamu meringankan rasa letih pada kaki lelah setelah hari yang panjang.

2. Face Mist

Cara Menggunakan Garam Himalaya untuk Merawat Tubuh dan Pikiran
Melembapkan kulit wajah. (Foto: Pexels/cottonbro)

Ini adalah cara lain untuk menjaga kesehatan kulit menggunakan garam Himalaya, yakni menjadikannya sebagai face mist. Dalam botol semprot 8 ons, campurkan 1 sdm garam Himalaya, 1 sdt serpihan magnesium dengan 1 cangkir air hangat. Kemudian tambahkan 3 hingga 5 tetes minyak esensial seperti lavender, mint, atau eucalyptus. Semprotkan pada wajah dan tubuh sepanjang hari untuk menjaga kelembapan kulit.

3. Scrub

Cara Menggunakan Garam Himalaya untuk Merawat Tubuh dan Pikiran
Digunakan untuk mengangkat kulit mati di wajah. (Foto: Pexels/polinakovaleva)

Tekstur eksfoliasi garam Himalaya mampu menjadikan kulit lembut seperti sutra. Sebagai bonus, pengelupasan kulit secara teratur akan dapat meningkatkan produksi kolagen. Protein yang menjaga kulit tetap halus, menurut American Academy of Dermatology.

Caranya, campurkan secangkir garam Himalaya halus atau sedang, secangkir minyak zaitun, dan 10 tetes minyak esensial. Lalu, basahi kulit dan oleskan scrub dengan gerakan memutar. Hal ini berguna untuk mengangkat sel kulit mati.

Baca juga:

Tips Double Cleansing untuk Berbagai Jenis Kulit Wajah

4. Meningkatkan Elektrolit

Cara Menggunakan Garam Himalaya untuk Merawat Tubuh dan Pikiran
Meningkatkan kadar elektrolit tubuh dengan garam Himalaya. (Foto: Pexels/lisa)

Garam himalaya adalah cara alami untuk membantu memulihkan kadar elektrolit saat rendah. Caranya, siapkan air minum sebanyak dua cangkir, ½ perasan lemon, ¼ garam himalaya, dan satu sendok madu. Ini bisa bermanfaat bagi kamu yang suka berolahraga, atau seseorang terkena pilek atau flu.

5. Ruangan Garam

Cara Menggunakan Garam Himalaya untuk Merawat Tubuh dan Pikiran
Tempat spa biasanya memiliki ruangan khusus yang mengandung garam Himalaya. (Foto: Pexels/MaxVakhtbovych)

Biasanya di tempat spa, kita akan menemui goa atau ruangan yang dibentuk dari garam Himalaya. Beberapa ahli dari American Lung Association percaya hal ini dapat meredakan gejala COPD atau asma.

Ketika menghirup partikel garam kecil, mereka akan menarik air ke saluran udara tubuh, mencegah lendir dan mengurangi peradangan dalam prosesnya. Berdiam diri di ruangan garam dapat membuat tubuh merasa lebih baik melalui efek plasebo. (Cil)

Baca juga:

Cantik Alami dengan Mentimun

#Kesehatan #Kecantikan #Tips Kecantikan #Kulit Wajah #Kesehatan Kulit
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan