Kesehatan Mental

Tips Jitu Atasi Stres Selama Kehamilan

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 08 Juli 2021
Tips Jitu Atasi Stres Selama Kehamilan

Ibu hamil kerap merasa khawatir dan stres. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA masa kehamilan, ibu biasanya merasa stres karena khawatir akan banyak hal. Mulai pilih-pilih makanan sampai khawatir untuk gerak kesana kemari karena takut membahayakan si jabang bayi bisa membuat ibu hamil semakin emosional. Belum lagi sekujur badan terasa pegal karena bobot bayi semakin besar setiap hari. Tidak apa-apa kok bund... wajar saja ibu hamil kerap khawatir sepanjang waktu.

Melansir dari webmd.com, ibu hamil bisa stres bukan hanya disebabkan oleh pikiran sendiri. Ibu bisa merasa emosional karena salah makan atau tidak bisa tidur sepanjang malam sebagai akibat dari perubahan hormon yang sangat drastis. Memperbaiki gaya hidup bisa meredakan stres kok.

Baca Juga:

Ahli Gizi: Wahai Orang Indonesia, Susu Beruang Tak Bisa Sembuhkan Covid-19


1. Olahraga

hamil
Mengikuti kelas olahraga khusus ibu hamil. (Foto: Pixabay/StockSnap)


Tubuh akan melepaskan hormon endorfin ketika berolahraga tak terkecuali untuk ibu hamil. Akibat hormon yang kacau, ibu hamil mudah mengalami stres berat. Lebih baik sejak masa kehamilan awal sudah rutin melakukan olahraga ringan khusus ibu hamil. Dengan begitu otot-otot semakin relaks dan memudahkan ibu hamil menghadapi masa persalinan sekaligus jauhdari stres.


2. Perbaiki pola gizi

hamil
Perhatikan gizi ibu hamil. (Foto: Pixabay/silviarita)


Jika ibu hamil stres bawaannya ingin ngedumel sambil ngemil sepanjang hari. Biasanya yang menjadi camilan bukan makanan sehat. Makan makanan yang tidak bergizi bisa membuat hormon ibu hamil semakin kacau sehingga kondisi emosional pun tak menentu. Ada beberapa jenis makanan yang bisa menyebabkan penumpukkan gas seperti cabai dan petai yang akan membuat ibu hamil semakin merasa sesak. Ibu hamil wajib memerhatikan gizi yang baik untuk tumbuh kembang si jabang bayi.

Baca Juga:

Perawatan Kulit Alami untuk Penderita Diabetes


3. Jangan malu untuk curhat

hamil
Curhat ke dokter kandungan yang memiliki solusi jawaban. (Foto: Pexels/MART PRODUCTION)


Jangan sungkan untuk curhat ketika sedang hamil ya bund. Semua ibu hamil pasti mengalami berbagai macam keluhan dari mulai morning sickness, susah makan, sampai ngidam setiap hari. Tidak masalah kok untuk curhat ke orangtua mau pun teman terdekat mengenai gangguan yang kamu alami selama masa kehamilan. Justru jika dipendam sendirian malah akan membuat dirimu semakin stres. Kamu juga bisa curhat ke dokter kandungan yang memang lebih mengerti masalah ibu hamil agar hati semakin tenang. (mar)

Baca Juga:

Lima Kebiasaan Terus Dilakukan Setelah Pandemi

#Ibu Hamil #Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan