Pendidikan

Tips Belajar Kilat Bahasa Asing ala Fiki Naki

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 25 Agustus 2021
Tips Belajar Kilat Bahasa Asing ala Fiki Naki

Fiki Naki kuasai empat bahasa asing. (sumber: Instagram/@fikinakii)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGUASAI bahasa asing merupakan kemampuan dasar yang akan menguntungkan jika dimiliki seseorang. Selain berperan sebagai alat komunikasi internasional, menguasai bahasa asing kini menjadi nilai tambah bagi seseorang untuk melamar kerja. Nyatanya, Indonesia menjadi salah satu negara masih rendah kemampuan bahasa asingnya dibanding negara Asia Pasifik lainnya seperti Singapura, Filipina, Malaysia, dan Vietnam.

Namun, asal kamu tahu, sebenarnya menguasai bahasa asing amat mudah. Contohnya Youtuber asal Pekanbaru bernama Fiki Naki. Ia menguasai tiga bahasa asing yakni Inggris, Spanyol dan Romania. Ia mengatakan bahasa asing yang dikuasainya ini, ia peroleh secara otodidak, dan kini ia terpilih menjadi Brand Ambassador Ruangguru. Berikut ini terdapat beberapa tips kilat belajar bahasa asing yang direkomendasikan oleh Fiki Naki.

Baca Juga:

Anak Makin Antusias Mengikuti PJJ Lewat Video Animasi


1. Pelajari kosakata dan cara penulisannya

Mencari dan menulis kosa kata baru. (Sumber: pexels/Julia M Cameron)

Kiat pertama yang direkomendasikan Fiki Naki adalah mempelajari serta menghafal kosakata yang sering digunakan sehari-hari. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah mnemonik. Metode ini berhubungan dengan cara seseorang dalam mengasosiasikan suatu informasi. Ia memberikan contoh seperti kata bahasa Prancis, “Je suis anglais” yang artinya “saya adalah orang Inggris.” Kita dapat mengingat kalimat ini dalam bahasa Inggris “just squeeze on glass.”


2. Mencari Referensi Sebanyak-banyaknya

Belajar bahasa asing melalui film. (sumber: pexels/pixabay)


Fiki Naki juga menyarankan untuk mencari beberapa referensi melalui kanal Youtube, Podcast, Film maupun lagu, untuk menyempurnakan cara pelafalan kata, serta melatih pendengaran. Dengan belajar melalui beberapa referensi ini, kita bisa menemukan kata-kata baru. Kamu juga bisa menggunakan kamus bahasa asing untuk membantu kamu menerjemahkan bahasa tersebut.

Baca Juga:

Belajar Jarak Jauh Asyik Kok

3. Gunakan pada percakapan sehari-hari

Latihan bahasa asing dengan orang di sekitarmu. (sumber: pexels/Dani Hart)


Setelah memperoleh dan mengetahui kosakata baru, kamu bisa mencoba untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat berbicara dengan teman. Hal ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan berbicara maupun melatih pendengaran kamu.

4. Percaya diri

Fiki Naki Brand Ambassador Ruangguru. (Foto: Istimewa)



Kiat terakhir yang diberikan oleh Fiki Naki adalah percaya diri. Baginya, kesalahan merupakan hal yang wajar, namun kita perlu terus berlatih dengan konsisten untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing kita. Fiki juga mengatakan bahwa hal terpenting dalam proses belajar adalah rasa nyaman selama kita menjalani proses tersebut.

Make your learning process as fun and as comfortable as possible and remember for there’s always hope,” kata Fiki Naki. (cil)

Baca Juga:

Aplikasi Belajar Online, Solusi Sukses SBMPTN di Masa Pandemi

#Pendidikan #Bahasa Asing
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Albanese menegaskan Indonesia dan Australia memiliki hubungan yang semakin erat sebagai negara tetangga sekaligus sahabat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
 Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Indonesia
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Skema pembelajaran Ramadan 2026 yang ditelah ditetapkan pemerintah berlaku 18 Februari–27 Maret 2026.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Indonesia
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Pemkot Solo siap merekrut 286 tenaga pendidik pada tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya krisis tenaga pendidik akibat pensiun.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Kasus tersebut sangat memilukan bagi seluruh pihak yang memiliki hati nurani
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Bagikan