Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pendidikan

Belajar Jarak Jauh Asyik Kok

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 10 Januari 2021
Belajar Jarak Jauh Asyik Kok

PJJ tetap maksimal untuk mendapatkan ilmu. (Foto: Unsplash/Thought Catalog)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMBELAJARAN jarak jauh (PJJ) terasa jenuh? Boleh dibilang begitu. Suasana memang tidak sama seperti di sekolah atau kampus. Belajar terasa menyenangkan dan seru bersama teman seperjuangan. Tapi, bukan saatnya kamu mengeluh dengan sistem PJJ.

Menuntut ilmu harus tetap lanjut sesulit apapun situasi. Pandemi tidak boleh mematikan semangat kamu menguasai keterampilan berhitung, berbahasa, hingga bermasyarakat.

Baca juga:

Aplikasi Belajar Online, Solusi Sukses SBMPTN di Masa Pandemi

Belajar jarak jauh sebenarnya asyik kok. Ruangguru memiliki beberapa tips agar PJJ terasa menyenangkan. Apa saja?

1. Buat tempat belajar yang nyaman

Kenyamanan tempat belajar menjadi faktor penting agar PJJ nyaman. (Foto: Unsplash/Green Chameleon)

Tempat belajar memang sering kali menjadi hal yang kurang diperhatikan dalam proses pembelajaran. Kenyamanan dalam tempat belajar merupakan salah satu faktor penting untuk melakukan pembelajaran dengan kondusif dan nyaman.

Sebelum mulai belajar, ada baiknya kamu pilih tempat belajar yang menurutmu paling nyaman dan jauh dari distraksi agar proses belajar tidak terganggu. Selain itu, pilih tempat belajar dengan penerangan atau pencahayaan bagus supaya tidak mengganggu penglihatan.

Kamu juga bisa mengatur area belajar dan merapikannya sesuai dengan kebutuhan agar proses pembelajaran kamu tidak terganggu oleh barang-barang yang kurang dibutuhkan.

2. Pilih waktu dan metode belajar yang sesuai

Buat jadwal belajar sesuai diri kamu. (Foto: Unsplash/Renata-Adrienn)

Banyaknya tugas diberikan guru dan materi harus dipahami sendiri memang menjadi masalah yang dialami selama PJJ. Untuk mengatasinya, kamu perlu membuat jadwal belajar yang sesuai dengan diri kamu.

Pilih waktu belajar yang membuatmu dapat berkonsentrasi secara penuh. Misalnya, kamu lebih suka belajar saat malam hari, maka buatlah jadwal sekiranya 60-90 menit untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan tugas. Jangan lupa, tentukan batas waktu belajar agar aktivitas lainnya tidak terganggu.

Sebaiknya kamu juga memahami metode belajar yang sesuai dengan kemampuan diri kamu. Contohnya, kamu butuh waktu belajar lebih untuk mengingat istilah-istilah atau poin-poin penting dalam suatu materi. Nah, kamu bisa membuat rangkuman materi di kertas kecil (sticky notes) agar memudahkan kamu membaca dan memahami.

Jika kamu tipe orang yang lebih suka mendengarkan, rekam suaramu sendiri saat belajar dan mendengarkannya kembali untuk memahami pelajaran.

3. Istirahat dan makan yang cukup

PJJ jangan lupa makan. (Foto: Unsplash/Lily Banse)

Beri waktu istirahat untuk mata dan diri kamu dengan cara mengalihkan pandangan selama beberapa menit setelah lama memandang layar gawai. Hal ini bisa juga dilakukan dengan menggunakan metode 60:10.

Setelah 60 menit memandang layar gawai, gunakan 10 menit selanjutnya untuk memandang ke arah lain atau sekadar berdiri dan melakukan peregangan badan. Dengan begitu, mata kamu dapat beristirahat dari cahaya layar.

Baca juga:

Semua Metode Belajar dalam Satu Aplikasi

Perhatikan pula waktu makan agar saat belajar kamu dapat berkonsentrasi dan terhindar dari kelaparan yang akhirnya dapat mengganggu konsentrasimu. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi agar tubuh selalu bugar.

4. Jaga hubungan dengan teman sekolah

Hubungi teman kamu untuk menjaga jalinan pertemanan. (Foto: Unsplash/Utsman Media)

PJJ bukan berarti kamu harus memutus interaksi dengan teman sekolah. Cobalah untuk tetap berhubungan dengan teman sekolahmu, baik untuk sekedar menanyakan kabar atau berdiskusi tentang pelajaran. Hal ini dapat membuat kamu menjadi lebih semangat dan tidak merasa sendirian dalam menjalani PJJ.

5. Refreshing

Refreshing dengan membaca buku. (Foto: Unsplash/Sincerely Media)

Bersantai lah sejenak setelah belajar. Misalnya, kamu bisa mencoba untuk memasak, membaca buku baru, atau sekadar rebahan. Kamu butuh refreshing agar otak kamu kembali siap menerima pelajaran di hari berikutnya. (ikh)

Baca juga:

Suka Duka Sekolah Online, Hanya Dipahami Generasi Z

#Pendidikan #Belajar #Belajar Online #Teknologi #Belajar Dari Rumah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - 1 jam, 34 menit lalu
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Indonesia
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan gawai masih boleh digunakan di sekolah sesuai SE 18/2026, namun harus diatur jelas. Orangtua diminta terapkan prinsip 3S: screen time, screen zone, screen break.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Indonesia
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Kemendikdasmen meminta orang tua menerapkan prinsip 3S (screen time, screen zone, screen break) untuk membatasi penggunaan gawai siswa. Kebijakan ini diharapkan membentuk budaya digital sehat.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Indonesia
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Komisi X DPR RI mendesak pemerintah memenuhi amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen setelah realisasi APBN 2025 baru mencapai 19,1 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Indonesia
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Negara tidak boleh menyerahkan nasib anak-anak dari keluarga miskin hanya kepada perhitungan algoritma yang berpotensi mengabaikan realitas di lapangan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Bagikan