Tips Aman Berinternet untuk Anak ala Google

Muchammad YaniMuchammad Yani - Minggu, 11 Agustus 2019
Tips Aman Berinternet untuk Anak ala Google

Google bagikan tips aman berinternet bagi anak (Sumber: Pixabay/PhotoMIX-Company)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANAK di masa sekarang memang sangat akrab dengan ponsel dan internet. Sayangnya, teknologi ini tak melulu menimbulkan dampak positif. Alhasil, memberikan pemahaman bagaimana cara menggunakan ponsel yang baik sangat dibutuhkan.

"Kemajuan teknologi telah membuat hidup kita lebih mudah. Kami percaya kerjasama orangtua untuk membantu keluarga mengadopsi teknologi agar bijak dan aman," kata User Education and Outreach Manager, Trust and Safety, Google Asia Pasific, Lucian Teo, seperti yang diberitakan Antaranews.com, Sabtu (10/8).

Google menilai orangtua perlu memberikan batasan penggunaan teknologi sesuai dengan kebutuhan keluarga. Orangtua perlu membantu anak dalam memahami jejak digital dan teliti terhadap informasi yang didapat dari internet.

Dengan memberikan edukasi tersebut, orangtua membantu anak terhindar dari kejahatan di dunia maya. Nah, berikut ini tips aman berinternet dengan fitur yang diberikan Google.

1. Filter SafeSearch

Filter SafeSearch (Sumber: Ist)
Filter SafeSearch (Sumber: Ist)


Setelan SafeSearch di mesin pencari Google Search dapat digunakan untuk memblokir situs-situs yang tidak cocok untuk anak agar anak terhindar dari konten pornografi dan kekerasan.

Namun, hasil pencarian lewat SafeSearch mungkin belum benar-benar 100 persen aman. Google menyarankan orang tua melaporkan temuan konten yang tidak sesuai.

2. Family Link

Family Link (Sumber: Android Police)
Family Link (Sumber: Android Police)

Fitur Family Link dapat digunakan dalam mengelola akun anak-anak di perangkat yang kompatibel. Lewat fitur ini, orangtua dapat mengawasi waktu penggunaan perangkat, membatasi akses harian, mengunci perangkat anak dari jarak jauh, melihat aktivitas anak, melihat lokasi anak, dan mengatur aplikasi yang dipasang di gawai anak.

3. Google Play Store

Google Play Store (Sumber: Variety)
Google Play Store (Sumber: Variety)

Orangtua disarankan untuk membaca ulasan yang ada di aplikasi atau gim pada Play Store. Jangan lupa juga mencari ikon bintang keluarga. Karena ikon ini menandakan konten telah ditinjau untuk ramah bagi anak-anak. Jangan lupa untuk melihat peringkatnya sehingga tahu apakah konten tersebut layak untuk anak-anak atau tidak.

4. Google Assistant

Google Assistant (Sumber: Android Authority)
Google Assistant (Sumber: Android Authority)

Ada lebih dari 50 permainan, aktivitas dan cerita di program Assistant for Families. Di sana Google menjamin isi yang ada di dalam program tersebut telah disetujui dan ditinjau oleh tim Trust and Safety mereka. Assistant for Families juga bisa dikombinasikan dengan fitur Family Link sehingga anak tidak bisa mengakses transaksi keuangan dan menentukan apakah mereka bisa mengakses aplikasi ketiga di Assistant.

5. YouTube Kids

Youtube Kids (Sumber: Ist)
Youtube Kids (Sumber: Ist)

Youtube Kids disarankan bagi orangtua yang senang mengajak anak menonton video. Di Youtube Kids, konten-konten bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak. Selain itu Google menyarankan untuk memasang pengatur waktu atau times agar bisa mengontrol anak berapa lama ia menonton. Matikan fitur penelusuran sehingga anak hanya bisa menonton channel yang sudah diverifikasi tim Youtube Kids.

#Internet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Indonesia
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Komdigi membantah isu pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Gandeng aparat penegak hukum temukan pelaku penyebar hoaks.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Indonesia
Operator Diminta Patuh Terhadap Aturan sisa kuota, Komdigi Bakal Awasi Secara Ketat
Pengawasan terhadap implementasi putusan MK akan dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Operator Diminta Patuh Terhadap Aturan sisa kuota, Komdigi Bakal Awasi Secara Ketat
Indonesia
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Enam tersangka gunakan aplikasi PK dan Tevi, targetkan donasi Rp250 ribu–Rp400 ribu per hari. Motif ekonomi jadi pendorong tersangka.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Indonesia
Beras Digital Tak Lagi Dirampas: Bebas dari Hangus, Terkunci Sengkarut Aturan Telco
Jadi, konsep masa aktif dan hangusnya saldo diciptakan secara sistematis buat mendaur ulang (recycle) nomor yang nggak produktif
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Beras Digital Tak Lagi Dirampas: Bebas dari Hangus, Terkunci Sengkarut Aturan Telco
Indonesia
Alasan MK Kabulkan Sebagian Gugatan Kuota Hangus dan Pilih Tafsir Jaminan Sisa Kuota
Putusan MK tidak sepenuhnya mengabulkan permohonan para pemohon yang meminta kewajiban data rollover.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
Alasan MK Kabulkan Sebagian Gugatan Kuota Hangus dan Pilih Tafsir Jaminan Sisa Kuota
Indonesia
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Layanan ini
Mahkamah Konstitusi memutuskan sisa kuota internet tak boleh hangus. Operator wajib menyediakan layanan ini.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Layanan ini
Indonesia
16.557 Sekolah Bakal Terkoneksi Internet Pada 2026 Ini
Seluruh satuan pendidikan wajib memiliki akses terhadap layanan pendidikan yang berkualitas, modern, dan berbasis teknologi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
16.557 Sekolah Bakal Terkoneksi Internet Pada 2026 Ini
Indonesia
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Bagikan