Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Sains

Tiongkok Temukan Eksistensi Alien? Ini Penjelasannya

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 27 April 2021
Tiongkok Temukan Eksistensi Alien? Ini Penjelasannya

Tiongkok menemukan adanya kehidupan cerdas di luar bumi (Foto: pixabay/pawel86)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBERADAAN Alien memang sudah menjadi pembahasan lama, banyak kabar yang simpang siur tentang adanya kehidupan makhluk asing yang kabarnya hidup di luar bumi itu. Tidak sedikit juga berita tentang alien yang nyatanya hanya sekadar 'isapan jempol' belaka, tanpa menunjukan bukti otentik perihal keberadaan alien.

Mengenai keberadaan alien, baru-baru ini badan antariksa nasional Tiongkok China National Space Agency (CNSA) mengumumkan kabar yang sangat-sangat mengejutkan. CNSA mengonfirmasi adanya penemuan kehidupan di luar Bumi.

Baca Juga:

Markas Alien Ada di Indonesia?

CNSA umumkan adanya kehidupan cerdas di luar bumi (Foto: twitter @CNSA_es)

Hal tersebut sontak saja memicu sejumlah spekulasi tentang keberadaan alien atau makhluk dari luar bumi. Melalui akun twitternya, CNS menyampaikan pengumuman tersebut. "Kami mengumumkan konfirmasi adanya kehidupan cerdas," bunyi cuitan CNSA.

Baca Juga:

Buat Kamu yang Suka Alien dan UFO, Ini Tempat untuk Melihatnya

Tapi sayangnya CNSA tak menjelaskan lebih lanjut soal temuan tersebut. Hingga menimbulkan banyaknya spekulasi dan kesimpulan bahwa adanya kemungkinan kehidupan alien.

Seperti yang dilansir dari laman Techeblog, Tiognkok merupakan salah satu negara yang tengah gencar melakukan eksplorasi luar angkasa.

Tiongkok tengah gencar melakukan eksplorasi di luar angkasa (Foto: pixabay/muzz32)

Salah satunya yakni pesawat Tianwen-1 miliki Tiongkok yang tengah mengorbit di Mars, dan bulan depan. Pesawat tersebut kabarnya akan menjaduthkan pendarat yang membawa robot penjelajah ke permukaan planet Mars.

Dalam misi tersebut, nantinya pengorbit dan robot penjelajah, akan mengeksplorasi karakteristik geologi serta tanah di Mars. Termasuk mencari sumber air dan es di planet merah tersebut.

Tak hanya itu, Tiongkok pun menggunakan Five-hundred-meter Aperture Spherical radio Telescope (FAST), untuk mendeteksi kehidupan cerdas di luar angkasa.

Teleskop canggih yang diberinama FAST tersebut, sudah membuahkan penemuan pertamanya, ketika mendeteksi dua pulsar baru PSR J1859-01 dan PSR J1931-02 di Agustus 2017. Sejak saat itu, kemampuan teleskop teresbut pun berkembang pesat. Bahkan, hingga September 2018 lalu, FAST sudah menemukan 44 pulsar baru.

Adapun permukaan teleskop canggih tersebut terbuat dari 4.450 panel segitiga berbentuk kubah geodesik, dengan 2.225 derek yang terletak dibawahnya, hingga menjadikan teleskop yang aktif dalam melakukan pencarian. (Ryn)

Baca Juga:

Teori Baru UFO, Asalnya dari Peradaban Masa Depan

#Sains #Alien #Luar Angkasa #Benda Luar Angkasa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Lifestyle
Disclosure Day 2026: Konspirasi Alien Dibongkar Steven Spielberg
Film Disclosure Day 2026 garapan Steven Spielberg mengangkat konspirasi alien global. Simak sinopsis, pemeran, dan jadwal tayang 10 Juni 2026.
ImanK - Rabu, 10 Juni 2026
Disclosure Day 2026: Konspirasi Alien Dibongkar Steven Spielberg
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Indonesia
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Saat berbincang langsung dengan para antariksawan, Presiden AS Donald Trump memuji pelaksanaan misi serta rencana eksplorasi angkasa ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Bagikan