Tiongkok Kerahkan 2 Kapal Perang ke Makassar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Juni 2023
Tiongkok Kerahkan 2 Kapal Perang ke Makassar

Kapal kawal perusak rudal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) Xuchang-536) tiba di peraian Selat Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: (ANTARA/China Military)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia menjadi tuan rumah Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 di Selat Makassar, Sulawesi Selatan, pada 5-8 Juni.

Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengirimkan dua armada kapal perang untuk mengikuti latihan tersebut.

Baca Juga:

Jam Tangan Kaisar Terakhir Tiongkok Terjual Rp 92 M

Komisi Militer Pusat China (CMC) dalam laman resminya menyebutkan bahwa kedua kapal perang PLA itu berjenis kapal kawal perusak rudal Zhanjiang dan fregat Xuchang yang telah tiba di perairan Selat Makassar pada Minggu (4/6).

Kedua kapal tersebut berpartisipasi dalam latihan pencarian dan penyelamatan, intersepsi maritim, pengendalian, foto udara, dan lain-lain di Selat Makassar.

Selain latihan gabungan dengan angkatan laut dari berbagai negara, pasukan AL Tiongkok akan ambil bagian dalam kegiatan pameran maritim, pelayanan medis untuk warga sipil, program teknis sipil, dan pertukaran pandangan antarpeserta MNEK 2023.

Pasukan AL Tiongkok juga akan bertukar pandangan tentang militer dan budaya dengan para peserta lainnya untuk meningkatkan saling pengertian, saling percaya, dan kerja sama praktis.

MNEK merupakan latihan non-tempur dengan memprioritaskan kerja sama maritim, penanganan bencana, dan operasi kemanusiaan.

CMC menyambut baik kegiatan dua tahunan yang digelar TNI-AL sejak 2014 itu. Tahun ini merupakan yang keempat kalinya TNI-AL menyelenggarakan latihan tersebut.

Kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) selama empat hari diklaim memberi manfaat besar bagi Makassar dan dijadikan ajang untuk memperkenalkan Kota Makassar lebih dalam lagi ke mancanegara.

Tercatat, sebanyak 17 arrmada kapal perang asing (KPA) berlabuh di laut Makassar untuk memeriahkan kegiatan yang diikuti 36 negara.

Delegasi dari 36 negara itu menyusuri lautan Kota Makassar untuk menyapa dan melihat langsung 17 armada kapal perang yang berjejer di atas laut.

Baca Juga:

CLANG! Festival Hadirkan Berbagai Musisi Indie asal Tiongkok

#TNI AL #Tiongkok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Serbuk Emas Rp 2,9 Miliar, Disembunyikan di Tubuh WNA India
Modus pelaku sebuk emas dimasukan dalam tubuh pelaku. Serbuk emas tersebut dikemas ke dalam tiga buah alat kontrasepsi, kemudian dimasukkan ke dalam tubuh.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Serbuk Emas Rp 2,9 Miliar, Disembunyikan di Tubuh WNA India
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Bagikan