Tinggalkan Rumah Dinas, Canda Para Stafnya Bikin Gus Ipul Ketakutan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 14 Februari 2018
Tinggalkan Rumah Dinas, Canda Para Stafnya Bikin Gus Ipul Ketakutan

Gus Ipul saat meninggalkan rumah dinas. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Meski terhitung harus meninggalkan rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Timur, di Jalan Imam Bonjol 107 Surabaya, pada pukul 00.00 WIB nanti malam, namun Saifullah Yusuf sudah meninggalkan tempat pada Rabu (14/2) petang.

Gus Ipul, sapaan akrabnya, meninggalkan rumah dinas dengan istri beserta ibunya dan dikawal empat anggota Brimob (patwal untuk paslon) dari Polda Jatim.

Sebelum meninggalkan rumah dinasnya, Gus Ipul mengumpulkan semua pegawai untuk meminta maaf dan mengucapkan banyak terima kasih serta menyerahkan kunci rumah.

Tidak hanya kunci rumah dan seluruh fasilitas rumah tangga, namun ada beberapa fasilitas yang kembali diserahkan di antaranya mobil dinas jenis Alphard, mobil honda CRV, mobil Camry, termasuk handy talky.

"Sudah saya serahkan semua. Saya sampaikan mohon maaf jika ada salah, termasuk terima kasih banyak atas dukungannya selama membantu saat menjabat sebagai Wakil Gubernur," kata Gus Ipul, Rabu (14/2), sambil keluar rumah membawa koper berisi pakaian.

Gus Ipul sendiri akan menempati rumah di Jalan Gayung Sari, dan akan kembali di rumah dinas saat massa cuti selesai hingga jabatan akhir pada tahun 2019.

Ada pemandangan yang menarik saat Gus Ipul poto bersama dengan seluruh stafnya sebelum meninggalkan rumah dinas.

Tanpa dikomando, di hadapan kamera, para staf itu langsung menunjukkan dua jari sesuai dengan nomor urut paslon Gus Ipul-Puti sambil berteriak "nomor dua".

Kontan, Gus Ipul pun langsung kelabakan. "Jangan jangan jangan. Enggak boleh. Nanti dikira tidak netral."

Ketakutan Gus Ipul itu pun menjadi gelak tawa terakhir dari para staf bersama dirinya di rumah dinas.

Seperti diketahui, lantaran maju sebagai paslon di Pilgub Jatim, Gus Ipul harus cuti dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur Jatim. Dan secara otomatis, Gus Ipul juga tidak menggunakan fasilitas negara. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Sesuai Aturan KPU, Gus Ipul Sudah Tinggalkan Meja Kerjanya

# Saifullah Yusuf #Pilgub Jatim
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Mensos Gus Ipul menjelaskan polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 ribu per pasang. Tegaskan angka itu masih tahap perencanaan dan belum harga akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Indonesia
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendatangi KPK untuk berkonsultasi soal tata kelola pengadaan program Sekolah Rakyat agar bebas korupsi dan penyimpangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Indonesia
93 Sekolah Rakyat Permanen Kemensos Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026
93 Sekolah Rakyat permanen untuk tahun ajaran 2026/2027. Program ini menyediakan pendidikan gratis bagi keluarga miskin, dengan target 500 sekolah hingga 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
93 Sekolah Rakyat Permanen Kemensos Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026
Indonesia
Viral Sepatu Sekolah Rakyat Capai Ratusan Ribu, Ini Klarifikasi Mensos Saifullah Yusuf
Siswa Sekolah Rakyat mendapatkan empat pasang sepatu yang terdiri dari sepatu harian (sneakers), sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Viral Sepatu Sekolah Rakyat Capai Ratusan Ribu, Ini Klarifikasi Mensos Saifullah Yusuf
Indonesia
Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Belum Tercover BPJS PBI, 15 Juta Penerima Justru dari Golongan Mampu
Mensos RI, Saifullah Yusuf mengungkapkan, 54 juta warga miskin belum terima BPJS PBI. Justru, 15 orang juta penerima berasal dari golongan mampu.
Soffi Amira - Senin, 09 Februari 2026
Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Belum Tercover BPJS PBI, 15 Juta Penerima Justru dari Golongan Mampu
Indonesia
Dicopot dari Sekjen, Gus Ipul Enggan Terlibat Terlalu Dalam Konflik Internal PBNU
Gus Ipul tidak mau terlalu dalam terlibat dalam konflik internal PBNU dan memilih menyerahkan penyelesaiannya kepada para kiai.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Desember 2025
Dicopot dari Sekjen, Gus Ipul Enggan Terlibat Terlalu Dalam Konflik Internal PBNU
Indonesia
Gus Yahya Copot Mensos Gus Ipul dari Jabatan Sekjen PBNU
Gus Ipul dicopot dari jabatan Sekjen PBNU digantikan H. Amin Said Husni
Wisnu Cipto - Jumat, 28 November 2025
Gus Yahya Copot Mensos Gus Ipul dari Jabatan Sekjen PBNU
Indonesia
Ahli Waris 10 Pahlawan Nasional Baru Terima Rp 57 Juta dari Negara, Termasuk Keluarga Cendana
Uang Rp 57 juta itu diberikan negara kepada semua keluarga ahli waris Pahlawan Nasional tanpa terkecuali.
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Ahli Waris 10 Pahlawan Nasional Baru Terima Rp 57 Juta dari Negara, Termasuk Keluarga Cendana
Indonesia
Mensos Akui Nama BJ Habibie Telah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, tapi belum Disetujui Tahun Ini
Mensos Saifullah Yusuf menjelaskan usulan pengajuan nama BJ Habibie menjadi Pahlawan Nasional berasal dari masyarakat
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Mensos Akui Nama BJ Habibie Telah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, tapi belum Disetujui Tahun Ini
Indonesia
Mensos Sebut Soeharto Penuhi Syarat Jadi Pahlawan Nasional, Ajak Publik Ingat yang Baik-Baik
Gus Ipul juga mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para tokoh bangsa dengan cara yang bijak, sambil mencatat kekurangan agar tidak terulang di masa depan
Wisnu Cipto - Minggu, 09 November 2025
Mensos Sebut Soeharto Penuhi Syarat Jadi Pahlawan Nasional, Ajak Publik Ingat yang Baik-Baik
Bagikan