Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Belum Tercover BPJS PBI, 15 Juta Penerima Justru dari Golongan Mampu

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 09 Februari 2026
Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Belum Tercover BPJS PBI, 15 Juta Penerima Justru dari Golongan Mampu

Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf. Foto: Dok. Kementerian Sosial

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengungkapkan, ada 54 juta orang miskin dari Desil 1–5 yang belum tercover BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) sepanjang 2025.

Sementara itu, sekitar 15 juta orang dari kelompok menengah atas dan kaya justru menerima PBI.

Pernyataan itu disampaikan politikus yang karih disapa Gus Ipul itu dalam rapat konsultasi pengelolaan jaminan kesehatan dengan pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2).

“Berdasarkan DTKS, Desil 1 sampai 5 yang belum menerima PBI cukup besar, yakni 54 juta lebih. Sedangkan Desil 6 sampai 10 dan non-desil yang tercatat penerima PBI mencapai 15 juta lebih,” kata Gus Ipul.

Baca juga:

Cari Solusi, DPR dan Menteri Gelar Rapat Konsultasi soal Penonaktifan BPJS PBI

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu menilai, data PBI yang dimiliki Kemensos masih belum sempurna. Ia menekankan, perlunya verifikasi dan validasi lebih luas agar bantuan sosial tepat sasaran.

“Kami hanya mampu kroscek 12 juta KK lebih pada 2025, padahal seharusnya lebih dari 35 juta KK. Kerja sama dengan pemerintah daerah dilakukan untuk verifikasi cepat, namun masih perlu upaya lebih nyata agar data makin akurat,” ujarnya.

Gus Ipul menyebutkan, Kemensos akan melakukan pengalihan peserta secara bertahap mulai Mei 2025 hingga Januari 2026. Langkah ini menekan inclusion error dan exclusion error.

Baca juga:

Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa

“Inclusion error adalah orang yang seharusnya tidak menerima PBI malah menerima, sedangkan exclusion error adalah yang seharusnya menerima tetapi tidak. Dengan berpedoman pada desil, error semakin kecil. Masih ada penerima di atas desil 5 yang belum di-ranking, termasuk 6.000 penderita penyakit katastropik dan bayi baru lahir,” jelas Gus Ipul.

Ia menegaskan, pemutakhiran data bertujuan memastikan BPJS PBI benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan. (Pon)

# Saifullah Yusuf #BPJS Kesehatan #PBI JKN #Rakyat Miskin
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Defisit Rp 2 Triliun Tiap Bulan, DPR Minta Evaluasi Total
Persoalan defisit tidak boleh dipandang sebagai masalah rutin yang cukup diatasi melalui suntikan dana jangka pendek. 

Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
BPJS Kesehatan Defisit Rp 2 Triliun Tiap Bulan, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
BPJS Kesehatan Jebol Rp 2 Triliun Sebulan, DPR Bongkar Carut Marut Data PBI Kemensos
Akurasi data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) menjadi persoalan utama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
BPJS Kesehatan Jebol Rp 2 Triliun Sebulan, DPR Bongkar Carut Marut Data PBI Kemensos
Indonesia
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Mensos Gus Ipul menjelaskan polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 ribu per pasang. Tegaskan angka itu masih tahap perencanaan dan belum harga akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Indonesia
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendatangi KPK untuk berkonsultasi soal tata kelola pengadaan program Sekolah Rakyat agar bebas korupsi dan penyimpangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Indonesia
93 Sekolah Rakyat Permanen Kemensos Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026
93 Sekolah Rakyat permanen untuk tahun ajaran 2026/2027. Program ini menyediakan pendidikan gratis bagi keluarga miskin, dengan target 500 sekolah hingga 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
93 Sekolah Rakyat Permanen Kemensos Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026
Indonesia
Viral Sepatu Sekolah Rakyat Capai Ratusan Ribu, Ini Klarifikasi Mensos Saifullah Yusuf
Siswa Sekolah Rakyat mendapatkan empat pasang sepatu yang terdiri dari sepatu harian (sneakers), sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Viral Sepatu Sekolah Rakyat Capai Ratusan Ribu, Ini Klarifikasi Mensos Saifullah Yusuf
Indonesia
Efek Berantai Tekanan Ekonomi Jika Iuran BPJS Kesehatan Jadi Dinaikkan
Wacana pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan menuai polemik.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Efek Berantai Tekanan Ekonomi Jika Iuran BPJS Kesehatan Jadi Dinaikkan
Indonesia
Menkes Budi Gunadi Jamin Pasien PBI BPJS Kesehatan Tetap Dilayani, Jangan Takut Ditolak Rumah Sakit
Sesuai hasil rapat konsultasi, negara wajib membayarkan iuran bagi 11 juta warga tersebut untuk semua jenis layanan kesehatan, termasuk penyakit kronis
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Menkes Budi Gunadi Jamin Pasien PBI BPJS Kesehatan Tetap Dilayani, Jangan Takut Ditolak Rumah Sakit
Indonesia
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap temuan orang kaya terima BPJS gratis. Pemerintah akan alihkan bantuan ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Indonesia
Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan Diklaim Percepat Layanan
Terkait skema pembiayaan bagi bayi yang baru lahir, saat ini memang BPJS Kesehatan sedang melakukan proses pendalaman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 April 2026
Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan  Diklaim Percepat Layanan
Bagikan