Tim SAR Gabungan Pusatkan Pencarian Pesawat Dimonim di Gunung Menuk
Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang (Foto: The Papua Insects Foundation)
MerahPutih.Com - Sekitar 80 orang Tim SAR gabungan bersama masyarakat Oksibil masih terus melakukan pencarian terhadap pesawat Dimonim yang hilang kontak sejak kemarin di kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Kini pencarian dipusatkan di gunung Menuk, wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang. Menurut Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Michael , pencarian pesawat dengan nomor penerbangan PK HVQ itu dimulai dari Okatem melalui Osob dan menyisir ke kaki gunung.
"Perjalanan ke gunung Menuk tidak melalui Serabakom tetapi melalui Osob yang jaraknya relatif lebih dekat, "terang AKBP Michael di Pegunungan Bintang, Minggu (12/8).
Selain itu, masyarakat setempat juga melaporkan sempat melihat pesawat melintas dan mendengar suara dentuman.
"Pencarian memang dipusatkan di gunung Menuk karena ada laporan dari masyarakat yang melihat pesawat melintas dan tak berapa lama terdengar dentuman, "kata AKBP Michael seraya menambahkan, cuaca di Oksibil dan sekitarnya cerah dan diharapkan dapat mendukung upaya pencarian.
Menurut Michael, tim SAR gabungan yang dikerahkan dari Oksibil sudah dilengkapi dengan tim medis mengingat lokasi hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.
Pesawat milik Dimonim yang dipiloti Leslie Sevove dan co-pilot Wayan Sugiarta, terbang dari Tanah Merah, Sabtu (11/8) pukul 13.42 WIT dan dijadwalkan tiba di Oksibil pukul 14.20 WIT.
Tujuh penumpang yang ikut dalam pesawat tersebut yakni Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, Jamaludin, Naimus, dan Jumaidi.
Jumadi (12), salah satu penumpang pesawat Dimonim yang jatuh di gunung Menuk, ditemukan selamat, sedangkan enam penumpang lainnya beserta pilot dan co pilot dipastikan tewas.
Jumadi ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Minggu sekitar pukul 09.00 WIT, dan sudah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat ke Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Michael kepada Antara.(*)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sejak Minggu, Telah Terjadi 474 Gempa Susulan di Lombok
Bagikan
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Black Box Pesawat ATR 42-500, Segera Diserahkan ke KNKT Buat Dianalisis
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
DVI Ambil Sampel DNA Jenazah Laki-laki Pertama Korban Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso