Headline

Tim SAR Gabungan Pusatkan Pencarian Pesawat Dimonim di Gunung Menuk

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 12 Agustus 2018
Tim SAR Gabungan Pusatkan Pencarian Pesawat Dimonim di Gunung Menuk

Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang (Foto: The Papua Insects Foundation)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sekitar 80 orang Tim SAR gabungan bersama masyarakat Oksibil masih terus melakukan pencarian terhadap pesawat Dimonim yang hilang kontak sejak kemarin di kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Kini pencarian dipusatkan di gunung Menuk, wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang. Menurut Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Michael , pencarian pesawat dengan nomor penerbangan PK HVQ itu dimulai dari Okatem melalui Osob dan menyisir ke kaki gunung.

"Perjalanan ke gunung Menuk tidak melalui Serabakom tetapi melalui Osob yang jaraknya relatif lebih dekat, "terang AKBP Michael di Pegunungan Bintang, Minggu (12/8).

Ilustrasi
Ilustrasi (Foto: pixabay)

Selain itu, masyarakat setempat juga melaporkan sempat melihat pesawat melintas dan mendengar suara dentuman.

"Pencarian memang dipusatkan di gunung Menuk karena ada laporan dari masyarakat yang melihat pesawat melintas dan tak berapa lama terdengar dentuman, "kata AKBP Michael seraya menambahkan, cuaca di Oksibil dan sekitarnya cerah dan diharapkan dapat mendukung upaya pencarian.

Menurut Michael, tim SAR gabungan yang dikerahkan dari Oksibil sudah dilengkapi dengan tim medis mengingat lokasi hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

Pesawat milik Dimonim yang dipiloti Leslie Sevove dan co-pilot Wayan Sugiarta, terbang dari Tanah Merah, Sabtu (11/8) pukul 13.42 WIT dan dijadwalkan tiba di Oksibil pukul 14.20 WIT.

Tujuh penumpang yang ikut dalam pesawat tersebut yakni Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, Jamaludin, Naimus, dan Jumaidi.

Jumadi (12), salah satu penumpang pesawat Dimonim yang jatuh di gunung Menuk, ditemukan selamat, sedangkan enam penumpang lainnya beserta pilot dan co pilot dipastikan tewas.

Jumadi ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Minggu sekitar pukul 09.00 WIT, dan sudah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat ke Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Michael kepada Antara.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sejak Minggu, Telah Terjadi 474 Gempa Susulan di Lombok

#Insiden Pesawat #Pesawat Jatuh #Oksibil
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Pelita Air Service memastikan pesawatnya yang jatuh mendistribusi program BBM Satu Harga dalam kondisi layak terbang, meski sudah berusia di atas 10 tahun.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Indonesia
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, mitra dan tim di lapangan, untuk memonitor distribusi BBM ke wilayah tersebut tetap dapat terlayani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Februari 2026
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Indonesia
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut sejatinya sedang menjalankan misi penting mengangkut bahan bakar minyak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Indonesia
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Pesawat Air Tractor AT-802 pengangkut BBM jatuh di Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Pilot dinyatakan meninggal, penyebab masih diselidiki.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Indonesia
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Sebelum hilang kontak, pilot sempat berkomunikasi dengan petugas Air Traffic Controller (ATC) Tarakan pada pukul 12.24 WITA
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Pesawat Smart Air jenis Caravan rute Nabire–Kaimana jatuh di perairan Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1). Polisi memastikan seluruh penumpang selamat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Indonesia
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Setelah disalatkan keluarga, jenazah dibawa ke Masjid Istiqomah untuk disalatkan warga kampung.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Indonesia
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Tim Basarnas akhirnya menemukan jenazah terakhir korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Bagikan