Tim SAR Cari Korban Gempa Cianjur Terakhir Terlihat Bergelantung di Pohon
Reruntuhan bangunan pascagempa bumi di Garogol Kidul, Cibulakan, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jumat (25/11/2022). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
MerahPutih.com - Tim SAR terus melakukan pencarian korban hilang akibat gempa berujung longsor di Cianjur, Jawa Barat.
Pencarian difokuskan di wilayah Kampung Gunung Lanjung Cicadas, Desa Cijedil, Kecamatan Cugeunang.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pencarian di wilayah tersebut berawal dari adanya laporan seseorang yang melihat salah satu warga berusaha menyelamatkan diri, namun tetap terbawa pergerakan tanah.
Baca Juga:
Pencarian Korban Gempa dan Longsor di Cianjur Diperpanjang 3 Hari
"Tim sejak pagi sudah bergerak ke lokasi di mana diperoleh keterangan bahwa korban terakhir bergelantung di pohon untuk minta tolong, namun tetap terbawa pergeseran tanah," kata Dedi dalam keterangan resmi, Senin (28/11).
Menurut Dedi, empat satwa K9 dan 12 personel dikerahkan ke lokasi tersebut.
Tim lalu berkoordinasi dengan saksi, Basarnas, TNI, dan relawan untuk memaksimalkan pencarian.
"Mudah-mudahan bisa ketemu dan diimbau bagi warga yang memiliki informasi seperti itu silakan melapor ke kami dan akan dilakukan pencarian," ujarnya.
Menurut Dedi, hingga saat ini proses pencarian masih berlangsung.
Dia membeberkan, proses pencarian sangat bergantung pada faktor cuaca, mengingat kondisi lokasi longsoran sangat licin apabila terkena hujan.
"Beberapa hari ini informasinya di sana hujan, tapi pencarian tetap dilakukan maksimal dan penuh kehati-hatian. Begitu juga penggunaan alat berat, harus benar-benar mempertimbangkan medannya," tutur Dedi.
Baca Juga:
Tim Gabungan Kembali Distribusikan Bantuan ke Warga Terdampak Gempa Cianjur
Sementara itu, Tim Identifikasi Korban Bencana (Disaster Victim Identification/DVI) Polri hingga Senin (28/11) telah mengidentifikasi 146 jenazah korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
Tim DVI Polri dengan bantuan tim dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah Jawa Barat masih memeriksa jenazah-jenazah korban gempa yang dibawa ke RSUD Sayang.
Hingga Senin (28/11), tim DVI Polri telah menerima 162 kantong jenazah korban gempa Cianjur dari relawan di lapangan.
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Minggu (27/11) gempa bumi yang pada 21 November 2022 melanda wilayah Cianjur telah menyebabkan 321 orang meninggal dunia dan memaksa 73.874 orang mengungsi.
Bencana itu juga menyebabkan kerusakan 62.628 rumah, 398 sekolah, 160 tempat ibadah, 14 fasilitas kesehatan, dan 16 gedung kantor. (Knu)
Baca Juga:
Polisi Lakukan Konseling untuk Korban Gempa Cianjur
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Korban Tewas Gempa Pacitan, Syok Meninggal meski Lolos dari Reruntuhan
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Korban Gempa Pacitan di Bantul Jadi Belasan, Sampai Ada yang Patah Tulang
Gempa Pacitan Terasa Sampai Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Gempa Pacitan, BMKG Sebut Aktivitas Subduksi sebagai Penyebab
Gempa Pacitan Pagi Tadi Ternyata Masuk Kategori Megathrust, Untung tidak di Atas M 7,0
Sejumlah Bangunan Runtuh di Pacitan Akibat Gempa M 6,4 Jumat Pagi
Pusat Gempa M 6,4 Pagi Tadi di Pacitan, Pantura Hingga Banyuwangi Ikut Goyang
Rumah-Rumah di Bantul Rusak Akibat Gempa M 6,4 Pagi Tadi, Warga Terluka Dilarikan ke RS
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara