Tim Pemecah Macet Jakarta Diisi Anggota Brimob
Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)
MerahPutih.com - Polda Metro Jaya segera menurunkan 'Tim Pemecah Macet' demi mengurai kemacetan parah lalu lintas Jakarta.
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menjelaskan, tim ini diisi oleh Polisi di luar satuan lalu lintas. Terdapat sekitar 60 hingga 80 personel yang akan dikerahkan untuk mengurai kemacetan. Mereka nantinya dibawa komando anggota polisi lalu lintas.
“Saya tambahkan anggota Sabhara dan Brimobnya juga nanti di patroli," kata Irjen Karyoto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/2).
Baca juga:
Polda Metro Jaya Bentuk Tim ‘Pemecah Macet’, Atasi Malasah Kemacetan di Jakarta
Karyoto mengatakan dirinya telah mengumpulkan Dirlantas, Dirsamapta dan Dansat Brimob terkait kolaborasi dalam 'Tim Pemecah Macet' ini.
"Jadi nanti intinya ketika ada kemacetan mudah-mudahan dalam waktu segera sehari dua hari sudah bisa merapat ke tempat-tempat yang sangat numpuk," imbuhnya.
Teknisnya, 'Tim Pemecah Macet' ini akan berpatroli dengan menggunakan kendaraan roda dua.
"Kalau motor kan sangat dibutuhkan bisa mepet-mepet, kemudian bisa mengambil langkah menempati titik-titik yang diperlukan," ujarnya.
Baca juga:
Polda Metro Jaya Bikin Tim Pemecah Kemacetan, Anggotanya 80 Personel
Tim Pemecah Macet dibentuk untuk mengatasi kesemrawutan Jakarta yang tidak hanya terjadi saat weekday tetapi juga weekend.
Menurut Karyoto, seharusnya volume kendaraan di Jakarta menurun saat weekend, namun ia melihat situasi Jakarta tetap macet meski saat weekend.
Karyoto mencontohkan kemacetan yang terjadi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Karyoto menyebut kemacetan terjadi lantaran terjadinya crossing kendaraan menuju Jalan MH Thamrin.
Belum lagi ada sejumlah mall dan tempat wisata disana. Dia berharap tim pemecah macet tersebut nantinya bisa mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta.
"Karena dampak (macet) banyak, ketika dia macet itu BBM lebih boros, polusi juga lebih banyak," tutup Karyoto. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Polisi Ngaku Belum Lakukan Pemeriksaan Saksi Atas Laporan ke Komika Pandji
Polda Metro Terima 3 Barang Bukti Laporan Pemidanaan Pandji: Flashdisk Hingga Rilis
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru