Tim Negosiasi Israel Susun Proposal Baru Gencatan Senjata Gaza
Bangunan menjadi sasaran serangan dan bangunan di sekitarnya rusak di Rafah, Gaza, Minggu (11/2/2024). (ANTARA/Anadolu/am)
MerahPutih.com - Israel memerintahkan tim negosiasi mereka untuk melanjutkan perundingan gencatan senjata dengan Hamas di Jalur Gaza.
Lembaga penyiaran publik Israel, KAN, dikutip dari Antara, Jumat (24), menyatakan Kabinet Perang Israel saat ini tengah membahas proposal baru negosiasi untuk melanjutkan perundingan yang mengembalikan para sandera.
Mayor Jenderal Nitzan Alon, salah satu perunding, menyampaikan rencana terbaru pada pertemuan Kabinet Perang itu dibahas setelah Netanyahu menolak proposal sebelumnya
"Proposal baru itu mencakup, berkompromi mengenai perselisihan dengan Hamas, namun tetap dengan sikap Israel yang semakin kaku mengenai masalah-masalah lain yang tidak disetujui oleh kedua belah pihak," demikian dilaporkan KAN.
Baca juga:
Israel Batalkan Rencana Serangan Besar ke Rafah Setelah Ditekan AS
Materi pembicaraan negosisasi lainnya berkisar seputar format pembebasan sandera secara bertahap sebagai imbalan atas gencatan senjata sementara dan pembebasan sedikitnya beberapa ratus tahanan Palestina yang ditahan Israel.
"Batu sandungan terbesar adalah desakan Hamas agar Israel mengakhiri perang," sebut Stasiun Televisi Nasional Israel itu, mengutip pernyataan sumbernya di Kabinet Perang.
Pada 6 Mei, Hamas menerima usulan gencatan senjata yang disusun Mesir dan Qatar. Namun, Israel mengatakan gencatan senjata itu tidak memenuhi permintaan utama dan memutuskan untuk melancarkan serangan darat ke Rafah di Jalur Gaza selatan.
Hamas, yang diyakini menahan 130 sandera Israel, menuntut diakhirinya serangan Israel di Gaza sebagai imbalan pertukaran sandera. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina