Tim Investigasi Garap RS Mitra Keluarga

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 15 September 2017
Tim Investigasi Garap RS Mitra Keluarga

IGD RS Mitra Keluarga Kalideres. (mitrakeluarga.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Investigasi bentukan Dinkes DKI Jakarta mulai bergerak menyelidiki manajemen RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (15/9). Penyelidikan tersebut terkait dengan kematian Tiara Debora, putri pasangan Henny Silalahi dan Rudianto Simanjorang.

Investigasi akan dilakukan secara menyeluruh mulai dari sisi medis, administrasi, hingga manajemen.

Tienke Maria Margaretha, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes DKI Jakarta mengatakan pihaknya sudah membentuk tim yang beranggotakan 19 orang serta dua ahli.

Tim ini terdiri dari berbagai unsur di antaranya, Dinkes Jakarta, Kemenkes, IDI, dan Kemenko PMK.

"Tim ini nantinya akan menyelidiki secara konferensif terkait kematian bayi Debora," kata Tienke di kantornya, Jumat (15/9).

Dijelaskannya, tim ini juga memiliki kewenangan untuk melakukan investigasi, dengan cara memanggil dan meminta keterangan saksi atau ahli, memeriksa data dokumen surat menyurat berupa data informasi dan elektronik atau medical dari para pihak dan rekam medis kesehatan terkait.

"Tim ini nantinya akan merekomendasikan hasil investigasi kepada Kadinkes DKI Jakarta dan Gubernur," tandasnya.

Sebelumnya, Dinkes DKI telah meminta keterangan RS Mitra Keluarga terkait kematian bayi Debora. Namun, RS berkilah telah melakukan penanganan sesuai SOP.

Pernyataan berbeda keluar dari pihak keluarga korban. Mereka menganggap kematian Debora karena kelalaian RS. Bayi Debora tidak difasilitasi ruang penanganan intensif PICU dikarenakan kekurangan biaya. (Fdi)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ungkap Kasus Kematian Debora, Polisi Tunggu Kesediaan Keluarga

#RS Mitra Keluarga #Dinas Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif hantavirus dan 6 suspek. Masyarakat diminta waspada penularan virus dari tikus serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Indonesia
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Dinkes DKI Jakarta mencatat empat kasus Hantavirus sepanjang 2026. DPRD DKI meminta Pemprov meningkatkan pengawasan dan langkah preventif agar tidak menyebar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Indonesia
104 Siswa Keracunan MBG di Jakarta Timur, Dinkes Ungkap Dugaan Penyebab Awal
Sebanyak 104 siswa di Jakarta Timur diduga keracunan program MBG. Dinkes DKI mengungkap kemungkinan penyebab dari jeda distribusi makanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
104 Siswa Keracunan MBG di Jakarta Timur, Dinkes Ungkap Dugaan Penyebab Awal
Indonesia
Dislipidemia Mendominasi Temuan Medis Program Cek Kesehatan Gratis Jakarta Pusat
Integrasi sistem melalui platform digital memastikan setiap data kesehatan warga terekam dengan akurat guna menentukan langkah penanganan medis selanjutnya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Februari 2026
Dislipidemia Mendominasi Temuan Medis Program Cek Kesehatan Gratis Jakarta Pusat
Indonesia
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan belum ada kasus virus Nipah di Jakarta dan meminta Dinkes serta warga tetap waspada.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Indonesia
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Masyarakat diminta tidak meremehkan gangguan kesehatan yang muncul secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Kasus DBD di Jakarta meningkat menjadi 143 kasus hingga 19 Januari 2026. Dinkes DKI dan Gubernur Jakarta ungkap penyebab dan langkah penanganan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Dinkes DKI Jakarta memastikan belum ditemukan kasus Super Flu Influenza A subclade K. Masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Bagikan