Tim Gabungan Masih Evakuasi 1 Jenajah Pendulang Emas Korban KKB, 12 Sudah Terindentifikasi
Evakuasi Jenazah Korban Pembantaian KKB
MerahPutih.com - Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 telah berhasil melakukan evakuasi belasan jenazah yang menjadi korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Hingga hari ini Minggu, 13 April 2025 korban bertambah, total 13 jenazah telah ditemukan dan 12 jenazah di antaranya telah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi," kata Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Faizal Ramadhani di Papua, Minggu (13/4).
Rencananya satu jenazah lagi akan dilakukan evakuasi esok hari dikarenakan cuaca buruk.
Jenderal bintang satu itu menegaskan, pihaknya berkomitmen dalam menuntaskan proses evakuasi sekaligus terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Baca juga:
Komnas HAM Kecam Seringnya KKB Serang dan Bunuh Warga Sipil di Papua
"Kami tidak akan berhenti bekerja semaksimal mungkin. Para pelaku akan terus kami kejar dan ditindak tegas sesuai hukum," ujarnya.
Selain mengevakuasi jenazah, tim gabungan juga berhasil menyelamatkan pasangan suami istri, yaitu Kepala Dusun Muara Kum, Daniel Nabyal dan istrinya Makdalena Olivia Masela alias Gebi.
Sebelumnya, KKB pimpinan Elkius Kobak dilaporkan melakukan penyerangan brutal terhadap para pendulang emas di wilayah Muara Kum 22 dan sepanjang Kali Silet, Yahukimo, pada 6 hingga 8 April 2025.
Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut dan menyebarkan foto-foto korban melalui media sosial. Kelompok itu menuduh para pendulang sebagai mata-mata TNI.
Hingga Jumat (11/4), tim gabungan telah berhasil mengevakuasi sembilan jenazah dari empat titik lokasi kejadian. Proses identifikasi saat ini tengah dilakukan di RSUD Dekai. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Kapolri Listyo Ogah Jabat Menteri Kepolisian, Jika Polisi Tidak Lagi Langsung di Bawah Presiden
Layanan 110 Dipercepat, Kapolri Ungkap Standar Respons ala PBB
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Aturan Polisi Ditempatkan di Jabatan Sipil Segera Rampung, Jadi Solusi Sementara
MK Bolehkan Polisi Bertugas di Jabatan Sipil asal Sesuai Undang-Undang, Pengamat Minta tak Ada lagi Keraguan
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Polri Pastikan Layanan Contact Center 110 Diakses Gratis, Masyarakat Bisa Lapor 24 Jam
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Tersangka, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
Protes Institusi Polri Ditempatkan ‘Setara’ Kementerian, Penasihat Kapolri: Bertentangan dengan UUD 1945!