Tim DVI Polri Pastikan Identifikasi Semua Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 15 Januari 2021
Tim DVI Polri Pastikan Identifikasi Semua Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

Posko SAR Terpadu di Jakarta Intenational Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berkomitmen bekerja maksimal mengidentifikasi penumpang hingga temuan body part atau bagian tubuh terakhir dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, di Kepulauan Seribu, Jakarta.

"Mudah-mudahan masih ada temuan lain, sehingga pihak keluarga dapat menerima keluarganya yang dinyatakan hilang itu," ujar Kepala Tim Rekonsiliasi DVI Polri Kombes Agung Widjajanto kepada wartawan yang dikutip, Jumat (15/1).

Menyoal bagaimana kondisi body part yang ditemukan, Agung menyampaikan, hingga saat ini bagian tubuh yang diterima posko post mortem atau kamar jenazah ukurannya kecil-kecil.

Baca Juga:

TPU Srengseng Sawah Sudah Dipakai Kuburkan Jenazah COVID-19

"Alhamdulillah di antaranya itu ditemukan sebagian anggota (tubuh) gerak dan masih ada sidik jarinya sehingga dapat dilakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Agung menyampaikan, setiap kasus kecelakaan berbeda-beda bentuk dan ukurannya. Semisal ketika kecelakaan pesawat di Papua, karena tidak di laut dan kondisi terbakar dan ukurannya besar.

Menurut Agung, tidak semua dilakukan pemeriksaan melalui sidik jari dan DNA.

"Ada yang melalui properti, misalnya cicin yang khas, gigi, sampai saat ini belum ditemukan bagian rahang yang cukup bisa dilakukan pemeriksaan," ucapnya.

Petugas membawa kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air PK-CLC, di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)
Petugas membawa kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air PK-CLC, di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri Kombes Ratna mengatakan, tim DVI tidak bisa tergesa-gesa menganalisis sampel DNA.

Namun, setiap kantong jenazah yang diterima diupayakan selesai pada hari itu juga karena tim bekerja di dalam kamar jenazah pada situasi pandemi COVID-19.

"Jadi kita tidak boleh terlalu banyak orang, tidak boleh terlalu lama, jaga jarak, durasi, ventilasi," sebutnya.

Baca Juga:

DVI Polri Serahkan Jenazah Penumpang Sriwijaya Air Asy Habul Yamin ke Keluarga

Ratna menyampaikan, identifikasi belum bisa dilakukan apabila data ante mortem dan post mortem belum lengkap.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyebutkan, tim DVI Polri telah menerima 139 kantong jenazah dan 46 kantong properti hingga Kamis (14/1) sore.

Tim DVI akan bekerja sampai body part tidak ditemukan lagi.

"Komitemen tim bekerja secara maksimal, memberikan kepastian kepada keluarga korban," tandasnya. (Knu)

Baca Juga:

139 Kantong Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke Tim DVI Polri

#Tim SAR #Pesawat Jatuh #Sriwijaya Air
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Polisi pastikan tes DNA mayat di Pulau Enggano cocok dengan Sukarman, ABK kapal KM Arupadatu I pembawa rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Indonesia
Hari Ke-7 Masih Nihil, Pemintaan Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang di Selat Sunda Dikabulkan
Tim SAR Gabungan resmi memperpanjang durasi operasi pencarian terhadap lima orang jurnalis dan tiga warga yang mengalami hilang kontak di perairan Selat Sunda selama tiga hari ke depan.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Hari Ke-7 Masih Nihil, Pemintaan Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang di Selat Sunda Dikabulkan
Indonesia
Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Jaket Pelampung hingga Terpal
Tim SAR menemukan pelampung hingga terpal saat mencari lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Jaket Pelampung hingga Terpal
Indonesia
Tim SAR Bagi Area Pencarian 5 Jurnalis Jadi Empat Sektor Utama dan Satu Sektor Khusus
Operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, Potensi SAR, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, psikologi, Tagana, Baznas, Rumah Zakat, serta unsur masyarakat dan relawan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Tim SAR Bagi Area Pencarian 5 Jurnalis Jadi Empat Sektor Utama dan Satu Sektor Khusus
Indonesia
Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Diperkuat, Helikopter Dikerahkan dari Udara
Tim SAR mengerahkan helikopter Dauphin AS365 N3+ HR-3604 untuk membantu pencarian delapan orang yang hilang di Perairan Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Diperkuat, Helikopter Dikerahkan dari Udara
Indonesia
Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Berlanjut, TNI AL Kerahkan Sejumlah Kapal
TNI AL bersama tim gabungan melanjutkan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda dengan mengerahkan sejumlah kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Berlanjut, TNI AL Kerahkan Sejumlah Kapal
Indonesia
Tim SAR Perluas Pencarian Lima Wartawan Hilang, Arah Angin hingga Gelombang Jadi Pertimbangan
Pencarian lima wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda memasuki hari ketiga. Tim SAR memperhitungkan arah angin, arus, gelombang, dan cuaca.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Tim SAR Perluas Pencarian Lima Wartawan Hilang, Arah Angin hingga Gelombang Jadi Pertimbangan
Indonesia
Tim SAR Peluas Lagi Pencarian Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Arus dan Angin Jadi Patokan
Tim mengupayakan pencarian dimulai sekitar pukul 07.00 WIB ketika kondisi laut relatif lebih tenang dan jarak pandang masih mendukung.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Tim SAR Peluas Lagi Pencarian Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Arus dan Angin Jadi Patokan
Indonesia
Hari Kedua, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Tim SAR memperluas pencarian 5 jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda. Pencarian dilakukan secara maksimal.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
Hari Kedua, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
5 Jurnalis Hilang Kontak, SAR Banten Kerahkan Drone Termal Dalam Pencarian
Pencarian sebelumnya dilakukan menggunakan KN SAR Tetuka hingga sekitar pukul 22.00 sebelum kapal bersandar di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak, SAR Banten Kerahkan Drone Termal Dalam Pencarian
Bagikan