Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

KM Intim Terata Karam di Maluku Utara, Jumlah Penumpang dan Korban Masih Belum Pasti

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
KM Intim Terata Karam di Maluku Utara, Jumlah Penumpang dan Korban Masih Belum Pasti

Kapal rute Halsel - Ternate, KM Intim Teratai bertolak dari Pelabuhan Babang menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate, mengalami karam karam di perairan Pulau Makian Malut, Selasa (17/2/2026). ANTARA/HO' Basarnas

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kecelakaan laut kembali terjadi di Indonesia timur, Kapal Motor (KM) Intim Teratai yang bertolak dari Pelabuhan Babang menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate, dilaporkan mengalami karam di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.


Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari penumpang kapal. Kapal karang diketahuan pada Selasa (17/2) dini hari.

“Setelah menerima laporan, Tim Rescue Kansar Ternate bersama unsur yang terlibat langsung mempersiapkan personel dan peralatan, kemudian bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP) menggunakan Kapal KN SAR Pandudewanata untuk melakukan evakuasi korban,” ujar Iwan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi di koordinat duga 0°20'58.00"N / 127°21'24.00"E atau sekitar 24,66 nautical mile (NM) dengan radian 174,48° dari Kota Ternate.

Baca juga:

Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian Rp 8.400 Per Bulan Bagi Pekerja Informal Diperpanjang

KM Intim Teratai diketahui berangkat dari Pelabuhan Babang pada Senin, 16 Februari 2026 sekitar pukul 21.00 WIT dengan tujuan Pelabuhan Bastiong, Ternate.

Namun, pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 04.45 WIT, kapal dilaporkan mengalami kandas dan miring di perairan Pulau Makian yang berada di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan.

Dalam kondisi darurat tersebut, para penumpang segera melaporkan kejadian itu ke Kantor SAR Ternate dan meminta bantuan evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, tim di lapangan masih terus berupaya melakukan proses evakuasi terhadap para penumpang yang berada di atas KM Intim Teratai. Kondisi kapal yang karam dan posisi di perairan menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.

Terkait jumlah korban, hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan. Data sementara mencatat dan pihak SAR menyatakan akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan proses evakuasi.

Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan sejumlah unsur, antara lain Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Lanal Ternate, KPLP Ternate, serta keluarga korban yang turut memantau perkembangan di lokasi.

Sedangkan, untuk jumlah korban belum diketahui dan masih dalam pendataan. Sementara, unsur SAR yang terlibat diantaranya Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Lanal Ternate, KPLP Ternate dan Keluarga Korban.

#Kapal Laut #Maluku Utara #Tim SAR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kapal SAR Ramawijaya Terbakar, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Berkat upaya pemadaman yang dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan, kobaran api dapat dikendalikan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Kapal SAR Ramawijaya Terbakar, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Pencarian Korban KM Nurul Salsa Diperpanjang, 16 Orang Masih Hilang
Dengan penemuan dua jenazah tersebut, operasi SAR yang semula dijadwalkan berakhir pada hari ketujuh, resmi diperpanjang selama tiga hari ke depan untuk melanjutkan pencarian sisa korban yang tercatat ada 16 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Pencarian Korban KM Nurul Salsa Diperpanjang, 16 Orang Masih Hilang
Indonesia
Gempa M 6,2 Guncang Halmahera Barat, Getaran Gegerkan Warga di Malut
BMKG mengungkap gempa tersebut memiliki kedalaman 100 kilometer. Dengan pusat di 67 kilomter barat laut Halmahera Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Gempa M 6,2 Guncang Halmahera Barat, Getaran Gegerkan Warga di Malut
Indonesia
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Setelah nama ditentukan, nama tersebut akan disematkan secara simbolis ke kapal saat kapal tersebut datang pada 2026 ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Indonesia
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Memiliki panjang mencapai 180,2 meter, kapal induk ini membawa mesin penggerak bertenaga tinggi yang mampu menghasilkan kecepatan hingga 30 knot atau 56 kilometer per jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Indonesia
Prabowo Janjikan Bantuan 1.582 Unit Kapal Ikan Pada Nelayan
Tidak hanya kapal, pembangunan Desa/Kampung Nelayan juga terus dikejar pemerintah, dengan ditargetkan 1.386 desa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Prabowo Janjikan Bantuan 1.582 Unit Kapal Ikan Pada Nelayan
Indonesia
DPR Beri Peringatan Keras Soal Biaya Perawatan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi C551 Hasil Hibah dari Italia
Selain masalah finansial, perbedaan spesifikasi teknis atau interoperabilitas menjadi hambatan serius
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
DPR Beri Peringatan Keras Soal Biaya Perawatan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi C551 Hasil Hibah dari Italia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Singapura menyerang kapal perang RI yang sedang patroli di Selat Malaka. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Indonesia
Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan hingga 1,4 Kilometer
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara kembali mengalami erupsi, Senin (20/4) pagi ini.
Frengky Aruan - Senin, 20 April 2026
Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan hingga 1,4 Kilometer
Bagikan