Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup

Proses evakuasi pendaki Gunung Dukono Maluku Utara (ANTARA/HO-SAR Ternate)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya menemukan dua korban terakhir erupsi Gunung Api Dukono pada operasi pencarian hari ketiga, Minggu (10/5).

Kedua korban yang merupakan warga negara asing (WNA) tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, tak jauh dari lokasi penemuan korban pertama pada Sabtu (9/5).

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah menemukan satu korban berinisial E (P) warga negara Indonesia (WNI) dalam kondisi meninggal dunia.

Melalui ditemukannya dua korban lainnya, maka seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang telah berhasil ditemukan.

Dua korban terakhir tersebut masing-masing berinisial H.W.Q.T. (L) WNA usia 30 tahun dan S.M.B.A.H. (L) WNA usia 27 tahun.

Baca juga:

Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan hingga 1,4 Kilometer

Setelah proses penemuan, tim SAR gabungan segera melakukan evakuasi dan membawa seluruh jenazah menuju pos penanganan darurat erupsi Gunung Dukono, sebelum dirujuk ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, proses pencarian pada hari ketiga berlangsung lebih terarah setelah tim gabungan menandai titik yang diduga lokasi korban tertimbun material pasir vulkanik, menggunakan koordinat GPS pada operasi pencarian sehari sebelumnya.

Proses evakuasi dua jenazah terakhir sempat mengalami kendala karena posisi korban tertimbun material vulkanik dengan ketebalan dan kedalaman yang cukup signifikan.

"Selain itu, aktivitas erupsi Gunung Dukono masih berlangsung secara fluktuatif sehingga tim SAR gabungan harus melakukan proses evakuasi secara hati-hati dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan personel di lapangan," ucap Abdul Muhari, Minggu (10/5).

Baca juga:

Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi

Pada operasi pencarian pada Minggu (10/5), sebanyak 98 personel SAR gabungan dikerahkan dan dibagi ke dalam empat regu.

Unsur yang terlibat terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Halmahera Utara, TNI AD, TNI AL, Polairud, Brimobda, ERT Gosowong, PMI serta masyarakat setempat.

Selain tiga korban meninggal dunia, sebanyak 15 orang lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Korban selamat WNA asal Singapura terdiri dari T.Y.M.E. (L) usia 30 tahun, O.S.S. (P) usia 37 tahun, P.L. (P) usia 33 tahun, L.H.E.I. (P) usia 31 tahun, T.J.Y.G. (P) usia 30 tahun, L.Y.X.V. (P) usia 30 tahun dan L.S.D. (L) usia 29 tahun.

Kemudian, korban selamat warga negara Indonesia terdiri dari B.B. (L) usia 24 tahun, Y. (L) usia 23 tahun, S. (L) usia 26 tahun, A. (L) usia 22 tahun, H. (L) usia 26 tahun, F.N. (P) usia 27 tahun, R.I. (P) usia 29 tahun serta S.J. (L) usia 48 tahun.

Pada operasi pencarian tersebut, dua korban selamat, R.S. dan J.A., turut membantu tim SAR gabungan dengan memberikan informasi terkait jalur pendakian serta titik terakhir keberadaan para korban sebelum terjadi situasi darurat akibat erupsi.

Baca juga:

Gunung Semeru Erupsi 2 Kali dalam Hitungan Menit, Kolom Abu Capai 700 Meter

"Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR erupsi Gunung Dukono secara resmi dinyatakan ditutup," tegas Abdul Muhari.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Dinas Pariwisata sebelumnya telah menetapkan penutupan total aktivitas pendakian Gunung Dukono sejak 17 April 2026, yang kemudian dipertegas lagi melalui surat keputusan Bupati Halmahera Utara tentang penutupan permanen pendakian gunung api Dukono pada Jumat (8/5).

Melalui keputusan tersebut, operator, pengelola maupun penyedia jasa pendakian dilarang memberikan izin pendakian kepada siapapun.

Pemerintah daerah juga melarang masyarakat maupun wisatawan memasuki kawasan rawan bencana (KRB) dalam radius empat km dari puncak kawah sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Lalu, pengelola maupun penyedia jasa pendakian diminta aktif melakukan sosialisasi terkait penutupan jalur pendakian serta potensi bahaya erupsi kepada masyarakat dan wisatawan guna mencegah risiko korban jiwa.

Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas pendakian di kawasan Gunung Dukono akan terus diperketat. Setiap pelanggaran terhadap ketentuan penutupan jalur pendakian dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Asp)

#Halmahera Utara #Gunung Api #Erupsi #Pendaki Tewas #Tim SAR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Polisi pastikan tes DNA mayat di Pulau Enggano cocok dengan Sukarman, ABK kapal KM Arupadatu I pembawa rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Hari Ke-7 Masih Nihil, Pemintaan Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang di Selat Sunda Dikabulkan
Tim SAR Gabungan resmi memperpanjang durasi operasi pencarian terhadap lima orang jurnalis dan tiga warga yang mengalami hilang kontak di perairan Selat Sunda selama tiga hari ke depan.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Hari Ke-7 Masih Nihil, Pemintaan Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang di Selat Sunda Dikabulkan
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Saat ini aktivitas vulkanis Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Indonesia
Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Jaket Pelampung hingga Terpal
Tim SAR menemukan pelampung hingga terpal saat mencari lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Jaket Pelampung hingga Terpal
Indonesia
Tim SAR Bagi Area Pencarian 5 Jurnalis Jadi Empat Sektor Utama dan Satu Sektor Khusus
Operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, Potensi SAR, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, psikologi, Tagana, Baznas, Rumah Zakat, serta unsur masyarakat dan relawan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Tim SAR Bagi Area Pencarian 5 Jurnalis Jadi Empat Sektor Utama dan Satu Sektor Khusus
Indonesia
Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Diperkuat, Helikopter Dikerahkan dari Udara
Tim SAR mengerahkan helikopter Dauphin AS365 N3+ HR-3604 untuk membantu pencarian delapan orang yang hilang di Perairan Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Diperkuat, Helikopter Dikerahkan dari Udara
Indonesia
Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Berlanjut, TNI AL Kerahkan Sejumlah Kapal
TNI AL bersama tim gabungan melanjutkan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda dengan mengerahkan sejumlah kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Berlanjut, TNI AL Kerahkan Sejumlah Kapal
Indonesia
Tim SAR Perluas Pencarian Lima Wartawan Hilang, Arah Angin hingga Gelombang Jadi Pertimbangan
Pencarian lima wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda memasuki hari ketiga. Tim SAR memperhitungkan arah angin, arus, gelombang, dan cuaca.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Tim SAR Perluas Pencarian Lima Wartawan Hilang, Arah Angin hingga Gelombang Jadi Pertimbangan
Bagikan