Tim Basarnas Temukan Dua Nelayan Hanyut

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 16 Oktober 2017
Tim Basarnas Temukan Dua Nelayan Hanyut

Ilustrasi. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Basarnas berhasil menemukan dua nelayan asal Kalumata Ternate yang hanyut di Perairan Mare, Tidore Kepulauan, Maluku Utara, pada Senin (16/10) dini hari.

"Sesuai informasi keluarga korban, kedua nelayan masing-masing bernama Anafi (55) dan Jufri (29) keluar melaut di Perairan Mare, tetapi karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat disertai hujan deras, keduanya hanyut hingga Perairan Mare," kata Kepala Basarnas Ternate Mustari di Ternate, Senin (16/10).

Dia menjelaskan, Tim Basarnas bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian terhadap kedua korban tersebut hingga sekitar Pulau Maitara dan Tidore Kepulauan.

Dalam pencarian itu, kondisi cuaca di Ternate dan sekitarnya memang memburuk sehingga para petugas kesulitan untuk menemukan korban.

Kedua korban nelayan tersebut dilaporkan terjebak cuaca buruk dan tidak bisa kembali karena sedang mengikat kapal di rompon Perairan Mare.

Kendati demikian, karena dibantu sejumlah nelayan, kedua korban tersebut berhasil ditemukan di sekitar Perairan Pulau Mare.

Mustari mengakui kondisi perairan Ternate dan sekitarnya sejak malam hingga pagi memang buruk karena hujan dengan kondisi perairan yang gelap sehingga rentan terjadi musibah di laut.

Dia mengatakan, Tim Rescue Kansar Ternate dengan menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata bergerak menuju Perairan Gita untuk mengevakuasi Kapal Permata Ima terlebih dahulu dan setelah itu menuju ke perairan Mare untuk evakuasi dua nelayan.

Dia meminta, para pemilik kapal ukuran kecil untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas pelayaran karena cuaca di laut yang sedang buruk.

Hingga kini, cuaca di Perairan Ternate dan sekitarnya belum membaik, menyusul turunnya hujan sejak malam hingga Senin pagi, sehingga belum kondusif untuk aktivitas pelayaran. (*)

Sumber: ANTARA

#Nelayan Tidak Melaut #Basarnas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Drama Evakuasi KRL Bekasi Timur: Ruang Sempit, Nyawa Taruhannya
Tim penyelamat fokus menggunakan teknik cutting atau pemotongan dan lifting atau pengangkatan material untuk memisahkan badan korban dari jepitan logam.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Drama Evakuasi KRL Bekasi Timur: Ruang Sempit, Nyawa Taruhannya
Indonesia
Tabrakan Maut KA Argo Bromo: 3 Penumpang KRL Masih Terjepit Hingga Selasa Pagi
Tiga penumpang masih terjepit di KRL Bekasi Timur pasca tabrakan KA Argo Bromo Anggrek.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Tabrakan Maut KA Argo Bromo: 3 Penumpang KRL Masih Terjepit Hingga Selasa Pagi
Indonesia
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau Kalimantan Barat, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Data Polres Sekadau melaporkan manifes penerbangan Capt Marindra W (pilot) dan Harun Arasyd (co-pilot) dan enam penumpang, yakni Patrick K., Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau Kalimantan Barat, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Indonesia
1 Orang Meninggal di Manado Akibat Gempa Bumi Magnitudo 7,6
Basarnas masih terus mencari informasi terkait dengan kemungkinan masih ada warga yang menjadi korban dalam gempa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
1 Orang Meninggal di Manado Akibat Gempa Bumi Magnitudo 7,6
Indonesia
2 Perempuan dan Seorang Pria Tewas Akibat Longsor ‘Gunung’ Sampah Bantargebang, Polisi Duga Ada Korban Lain Masih Tertimbun
Terkait jumlah pasti korban, masih menunggu hasil pencarian dan pendataan lebih lanjut dari petugas di lokasi.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
2 Perempuan dan Seorang Pria Tewas Akibat Longsor ‘Gunung’ Sampah Bantargebang, Polisi Duga Ada Korban Lain Masih Tertimbun
Indonesia
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Basarnas juga diminta memberikan perhatian khusus pada materi SAR
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Indonesia
DPR Kritik Pemotongan Anggaran Basarnas di Tengah Risiko Bencana Nasional yang Meningkat
Komisi V DPR RI menegaskan bahwa dukungan anggaran harus berbanding lurus dengan dampak nyata bagi publik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
DPR Kritik Pemotongan Anggaran Basarnas di Tengah Risiko Bencana Nasional yang Meningkat
Indonesia
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Tim Basarnas akhirnya menemukan jenazah terakhir korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Indonesia
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Saat ini, tim medis tengah melakukan identifikasi awal terhadap korban tersebut
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Indonesia
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Hal ini, menurut Mohammad Syafii, telah disampaikan pada pihak keluarga Farhan.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Januari 2026
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Bagikan