Wisata Dunia

Tiga Tempat untuk Nikmati Loy Krathong di Thailand

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 22 November 2023
Tiga Tempat untuk Nikmati Loy Krathong di Thailand

Dalam festival ini, rakit dihias bunga dan lilin atau benda bercahaya lainnya. (Foto: airbnb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

THAILAND punya sebuah festival unik yang tak ada tiruannya di tempat mana pun di dunia. Namanya Festival Cahaya atau Loy Krathong yang digelar saban November.

"Loy Krathong berasal dari festival India kuno yang menghormati Dewi Air. Di Thailand, festival ini diadaptasi untuk menunjukkan rasa hormat kepada Buddha," ungkap bangkokpost.com (21/11).

'Loy' berarti mengapungkan, sedangkan 'krathong' adalah rakit kecil yang terbuat dari batang pisang. Dalam festival ini, rakit itu dihias bunga dan lilin atau benda bercahaya lainnya. Ini simbolisasi harapan, keinginan, rasa syukur setiap orang, melepaskan yang usang, dan menyambut yang baru.

"Loy Krathong dirayakan secara nasional di Thailand setiap tahunnya pada malam bulan purnama di bulan kedua belas kalender lunar Thailand. Festival ini akan berlangsung pada tanggal 27 November dan menjadi acara yang spesial bagi warga Thailand serta wisatawan yang berbondong-bondong datang ke negara ini untuk menyaksikannya," terang siaran pers Airbnb yang diterima Merahputih.com (17/11).

Menurut catatan Airbnb, berdasarkan perhitungan pemesanan akomodasi perjalanan di situs mereka, Thailand adalah negara yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara tahun lalu. Bangkok menjadi kota yang paling banyak dikunjungi di negara ini.

Baca juga:

'Deane's Dynasty' Tampilkan Kehidupan Selebritas Ternama Thailand

Airbnb mencatat kehadiran Loy Krathong meningkatkan pencarian penginapan di Thailand sebesar 17 persen oleh tamu internasional

Airbnb menyarankan tiga tempat terbaik untuk menikmati Loy Krathong.

Chiang Mai

Foto: Airbnb
Chiang Mai disebut juga sebagai pusat budaya tradisional Lanna. (Foto: Airbnb)




Kota ini terletak di bagian utara Thailand dan penuh pegunungan Terkenal dengan pegunungan dan hutan nan rimbun. Chiang Mai disebut juga sebagai pusat budaya tradisional Lanna.

Perayaan Loy Krathong ditandai dengan upacara besar dan kuil-kuil yang diterangi lampu, diadakan bersamaan dengan festival Yee Peng. Dalam festival ini, warga Thailand melepaskan ribuan lentera kertas (khom loi) ke langit malam dan menjadikannya pemandangan yang sangat menakjubkan.


Sungai Ping tempat yang populer di kalangan penduduk setempat dan bagi para pengunjung untuk mengapungkan krathong. Selain itu, ada juga Gerbang Tha Phae yang terletak di sisi timur tembok kota tua. Parit di sekitarnya merupakan tempat favorit dan populer di kalangan penduduk setempat untuk berkumpul, sementara Monumen Tiga Raja di depan balai kota tua memiliki suasana yang ramai dan menarik banyak orang untuk ikut serta dalam festival.

Baca juga:

Thailand dan Vietnam Bekerja Sama untuk Melestarikan Bangau Sarus yang Terancam Punah


Bangkok

bangkok
Sungai Chao Phraya di Bangkok merupakan destinasi populer bagi pengunjung dan penduduk setempat untuk mengapungkan krathong. (Foto: Airbnb)

Ibukota Thailand ini berubah jadi warna-warni saban Loy Krathong. Sungai Chao Phraya di Bangkok merupakan destinasi populer bagi pengunjung dan penduduk setempat untuk mengapungkan krathong. Di sinilah kamu dapat menikmati kemeriahan serta kesyahduan Loy Krathong dengan latar belakang ikonik seperti Wat Arun.

Selain itu, kamu dapat mengunjungi Wat Saket. Di sinilah lokasi salah satu kanal tertua di Bangkok, Khlong Maha Nak. Setelah menikmati Loy Krathong, kamu bisa menjelajahi Golden Mount nan ikonis yang terletak tidak jauh dari sana.


Phuket

(Foto: Airbnb)
Kombinasi yang pas untuk menciptakan pengalaman unik Loy menikmati Krathong dengan nuansa ala pulau. (Foto: Airbnb)

Tempat ini terkenal dengan pantai dan pulau-pulaunya. Juga kaya akan sejarah, kuil, dan tempat suci. Kombinasi yang pas untuk menciptakan pengalaman unik Loy menikmati Krathong dengan nuansa ala pulau.

Ada lebih dari 30 pantai untuk mengapungkan krathong mereka. Penduduk setempat biasa melakukannya di di 30 pantai itu.

Kamu juga dapat menjelajahi beberapa tempat yang tidak terlalu ramai turis, tapi sama populernya, seperti Danau Sapan Hin dan Taman Suan Luang di Kota Phuket, Danau Nai Harn di selatan, atau Danau Bang-Ma-Ruan di utara. (dru)

Baca juga:

Di Thailand, Burger Tanpa Daging Hanya Diisi 20 Lembar Keju

#Wisata #Travel #Thailand
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Pertemuan khusus itu digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, selaku Ketua ASEAN, untuk membahas situasi terkini di perbatasan Kamboja–Thailand sejak konflik meningkat pada 8 Desember 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Berita Foto
SEA Games 2025 Thailand: Ratu Thailand Suthida Bajrasudhabimalalakshana Nonton Laga Final Ice Hockey
Ratu Thailand Suthida Bajrasudhabimalalakshana saat menonton langsung laga final Thailand melawan Indonesia di Thailand, Jum'at (19/12/2025).
Didik Setiawan - Minggu, 21 Desember 2025
SEA Games 2025 Thailand: Ratu Thailand Suthida Bajrasudhabimalalakshana Nonton Laga Final Ice Hockey
Berita Foto
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Defile Kontingen Indonesia dalam Closing Ceremony
Atlet dan ofisial kontingen Indonesia mengikuti defile saat upacara penutupan Sea Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Minggu, 21 Desember 2025
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Defile Kontingen Indonesia dalam Closing Ceremony
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Bagikan