MerahPutih.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin angkat bicara terkait bertabahnya jumlah warga yang positif virus corona (COVID-19). Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan tiga kebijakan sebagai langkah untuk mencegah potensi penyebaran virus itu.
"Ada tiga kebijakan yang kami keluarkan agar virus corona tidak menyebar luas di dalam negeri," ujar Ma'ruf di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (11/3).
Baca Juga:
Tiga kebijakan tersebut yakni, pertama memperketat pintu masuk warga negara asing ke Indonesia, baik darat, laut, dan udara. Pintu masuk udara yang paling menjadi sorotan juga diperketat.
"Kebijalan kedua, kami menyiapkan perawatan yang dilengkap dengan berbagai alat dan memperbanyak rumah sakit yang menyiapkan ruang isolasi untuk menangani kasus corona," papar dia.
Kebijalan ketiga, lanjut dia, mempersiapkan penyediaan obat-obatan, makanan kebutuhan sehari-hari. Dia juga menganjurkan agar selalu memperbanyak doa dan usaha lahiriyah secara optimal agar dijauhkan dari wabah penyebaran virus corona dan bahaya lainnya.
"Kami optimistis dengan tiga kebijakan ini virus corona tidak akan meluas di dalam negeri," kata dia.
Diketahui, salah satu pasien positif virus corona atau Covid-19 dikabarkan meninggal dunia. Pasien tersebut adalah pasien kasus 25. Pasien meninggal pad Rabu pukul 02.00 WIB.
Baca Juga:
Sebanyak 24 Pasien Positif Virus Corona Diprediksi Bakal Sembuh
"Pasien 25 yang meninggal dunia tercatat
merupakan perempuan WNA (warga negara asing) berusia 53 tahun," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3).
Selain itu, pasien yang dinyatakan positif tertular virus corona (Covid-19) di Indoneisa bertambah menjadi 34 orang. Diumumkan hari ini, Rabu (11/3), ada tujuh orang pasien baru yang dinyatakan positif tertular. (Ism)
Baca Juga: