Sebanyak 24 Pasien Positif Virus Corona Diprediksi Bakal Sembuh

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 11 Maret 2020
Sebanyak 24 Pasien Positif Virus Corona Diprediksi Bakal Sembuh

RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, pada Sabtu (7/3/2020). ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto mengatakan, sebanyak 24 pasien positif virus corona kondisinya sudah membaik. Mereka diindikasi mengarah ke arah negatif corona.

“Pasien positif lainnya, kondisinya semakin membaik. Mudah-mudahan tidak berapa lama akan banyak lagi yang menuju ke arah negatif dan kita akan bisa pulangkan,” kata Yurianto kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3).

Baca Juga:

Kembali Bertambah, Jumlah Pasien Positif Corona di Indonesia Jadi 34 Orang

Beberapa pasien dalam pengawasan yang sudah dilakukan observasi dalam beberapa hari terakhir, ternyata dari beberapa kali pemeriksaan hasilnya tetap negatif.

“Lalu keluhannya juga tidak ada maka banyak yang sudah kita pulang kan juga. Kita minta mereka untuk melaksanakan self isolation dan tetap di dalam pantauan dinas kesehatan setempat,” jelas Achmad Yurianto.

Dalam hal ini, pemerintah tidak melibatkan rumah sakit swasta dalam pemeriksaan spesimen virus corona dari pasien dalam pengawasan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. (FOTO ANTARA/Indra Arief)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. (FOTO ANTARA/Indra Arief)

Hal ini disebabkan proses pemeriksaan memerlukan standar keamanan tingkat tinggi, yakni bayou safety dan bayou security, sehingga tidak bisa dilakukan sembarangan.

Fasilitas dengan dua tingkat keamanan tersebut hanya dimiliki oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemkes), Balai Besar Teknologi Kesehatan Lingkungan yang ada di beberapa tempat di Indonesia, serta dibantu Lembaga Eijkman dan laboratorium di Universitas Airlangga Surabaya.

Baca Juga:

RSPI Pulangkan Dua Pasien yang Sembuh Virus Corona

“Sampai sekarang seluruh dunia sedang melaksanakan penelitian terkait virus ini. Di beberapa tempat sudah mulai dilakukan uji coba pada beberapa jenis obat. Tetunya sifatnya masih lokal pada uji coba yang dilaksanakan di daerah itu,” kata Achmad Yurianto.

Ia membantah dalam melakukan pemeriksaan spesimen virus corona dari pasien PDP maupun positif, Balitbangkes bekerja sendirian. Sebab, Balitbangkes memiliki jejaring laboratorium, baik dengan Balai Besar Teknologi Kesehatan Lingkungan yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia maupun dengan Lembaga Eijkman dan Laboratorum Universitas Airlangga (Unair).

“Kita berharap karena ini masalah dunia, tentunya akan diselesaikan bersama. Jadi tidak benar kalau Litbang sendirian yang mengerjakan ini (pemeriksaan spesimen). Kita memiliki jejaring laboratorium dengan Eijkman dan Unair,” ujar Achmad Yurianto. (Knu)

Baca Juga:

Benarkah Uang Bisa Menularkan Virus Corona?

#Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan