Tiga Calon Rektor IPB Diumumkan Majelis Wali Amanat

Eddy FloEddy Flo - Senin, 09 Oktober 2017
Tiga Calon Rektor IPB Diumumkan Majelis Wali Amanat

Institut Pertanian Bogor. (Facebook/Bogor Agricultural University Official)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemilihan rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) memasuki tahap akhir. Tiga nama telah diumumkan Majelis Wali Amanat. Pemilihan tiga nama itu berdasarkan Rapat Pleno Senat Akademik, Senin (9/10).

Pengumuman tiga nama calon rektor disampaikan oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) IPB Prof MA Chozin usai Rapat Pleno Senat Akademik (SA) IPB yang berlangsung di lantai 6 gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion.

Rapat pleno tersebut berlangsung tertutup dan sangat ketat, diikuti 100 persen anggotanya, yakni sebanyak 61 orang.

Tiga nama calon rektor IPB, yakni Dr Arif Satria, Prof Muh Yusram Massijaya dan Prof Yonny Koesmaryono. Ketiganya menyisihkan tiga nama bakal calon rektor lainnya yang masuk dalam enam nama bakal calon rektor IPB, yakni Dr Agus Purwito, Prof Hermanto Siregar dan Prof Luki Abdullah.

"MWA sebagai forum pengambil keputusan tertinggi IPB, perguruan tinggi berbadan hukum (PTN-BH) akan memilih dan menetapkan rektor terpilih dari tiga calon rektor yang diajukan oleh SA IPB melalui sidang paripurna," kata Chozin.

MA Chozin sebagaimana dilansir Antara, menyebutkan rencana proses pemilihan rektor terpilih IPB untuk periode 2017-2022 akan dilaksanakan 13-17 November 2017.

"Pemilihan rektor terpilih dilakukan melalui Sidang Paripurna MWA yang jadwalnya masih kita atur karena disesuaikan dengan waktu Menristekdikti sebagai salah satu anggota MWA," kata Chozin.

Pengumuman tiga nama calon rektor IPB dihadiri pula Ketua Senat Akademik Prof Tridoyo Kusumastanto, didampingi Wakil Ketua MWA Ahmad Mukhlis Yusuf, Sekretaris SA Dr Sudrajat dan Sekretaris MWA Prof Rizal Syarif.(*)

#Institut Pertanian Bogor (IPB) #Rektor #Perguruan Tinggi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gelar OTT, KPK Tangkap Rektor Universitas Jenderal Soedirman
Ketua KPK Setyo Budiyanto menutup rapat konstruksi perkara dan barang bukti yang disita dalam OTT terhadap pejabat Unsoed tersebut.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
Gelar OTT, KPK Tangkap Rektor Universitas Jenderal Soedirman
Indonesia
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
QS World University Rankings 2027 menempatkan 7 kampus Indonesia di 500 besar dunia. UI tetap teratas, namun budaya riset masih jadi pekerjaan rumah besar.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
Indonesia
Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Swasta Diusulkan Masuk RUU Sisdiknas
usulan itu disiapkan sebagai langkah menyelamatkan operasional perguruan tinggi swasta, terutama kampus-kampus kecil yang berpotensi tutup akibat tekanan dalam ekosistem pendidikan tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
 Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Swasta Diusulkan Masuk RUU Sisdiknas
Fun
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Mahasiswa DKV Universitas Telkom Purwokerto, Ragatama Arrauf Rahmaputra, viral setelah tampil dengan corpse paint saat sidang Tugas Akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Indonesia
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menerima usulan akademisi dalam Sarasehan KSTI 2026. Fokus pada beasiswa doktor, riset BUMN, hilirisasi industri, dan kebebasan akademik.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Indonesia
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Data menunjukkan ketimpangan yang nyata antara performa kampus dan kondisi makro ketenagakerjaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Indonesia
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Penerapan efisiensi yang berlebihan dalam dunia pendidikan berisiko menyempitkan ekosistem keilmuan nasional
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Indonesia
DPR Panggil Kemendiktisaintek Terkait Pemangkasan Prodi di Kampus-Kampus Setelah Reses
Komisi X DPR RI akan mendalami wacana penutupan prodi tak relevan dengan memanggil Kemendiktisaintek usai masa reses
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
DPR Panggil Kemendiktisaintek Terkait Pemangkasan Prodi di Kampus-Kampus Setelah Reses
Indonesia
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Kemendiktisaintek mendorong perguruan tinggi menutup prodi tak relevan dan mengembangkan prodi baru sesuai 8 industri strategis.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Bagikan