Tiga Barongsai Beraksi di Perayaan Capgome Solo 

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 26 Februari 2024
Tiga Barongsai Beraksi di Perayaan Capgome Solo 

Barongsai diarak menuju pertokoan di kawasan bisnis Coyudan untuk memeriahkan Cap Go Meh Solo, Minggu (25/2). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - TOKO-toko di kawasan bisnis Pasar Gede Solo dan hingga pertokoan di kawasan Coyudan, Solo, Jawa Tengah, kehadiran tamu spesial pada Minggu (25/2). Bukan pejabat, melainkan barongsai. Tiga barongsai itu beraksi di perayaan capgome. Perayaan nan meriah itu disaksikan warga dengan antusias. Barongsai berwarna merah semarak berkeliling ke toko-toko sepanjang pasar. Pemilik toko yang didatangi barongsai bahkan tampak memberi angpao kepada barongsai.

“Ini sebagai tanda apresiasi dan perayaan capgome di Solo. Kami sangat terhibur dengan event tahunan Cap Go Meh Solo,” ujar Lestari pemilik toko perhiasan di Coyudan kepada Merahputih.com, Minggu (25/2).

BACA JUGA:

Yuk, Rasakan Kemeriahan Cap Go Meh di Kota-Kota Ini

Penasihat Barongsai Macan Putih Yanuar Sri Hartono mengatakan capgome merupakan penutup perayaan Tahun Baru Tiongkok. Capgome biasanya berlangsung pada hari ke-15 setelah pergantian tahun. “Ada tiga kelompok barongsai yang menggelar atraksi dalam perayaan capgome, yakni Macan Putih, Tri Pusaka, dan Budi Dharma. Kami ambil bagian dalam event ini,” kata Yanuar.

Dia mengaku persiapan capgome berlangsung lama. Belasan orang telah berlatih mulai dari fisik, atraksi, dan lainnya. “Sejumlah barongsai diarak mengelili jalanan pasar. Termasuk ada barongsai naga, yang menjadi ikon pada perayaan imlek tahun ini,” ucap dia.

Capgome solo
Barongsai beraksi hingga masuk toko dalam perayaan capgome di Solo.(foto: Merahputih.com/Ismail)

Dia mengatakan rute keliling pertunjukan barongsai itu dimulai dari Klenteng Pasar Gede menuju arah utara ke Jl Suryopranoto. Mereka kemudian menuju Jalan Sutan Sjahrir ke perempatan Warung Pelem. Setelah itu, kembali ke Klenteng Pasar Gede.

“Pertunjukan dalam perayaan capgome bertujuan meningkatkan toleransi antarumat beragama,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

BACA JUGA:

Perayaan Cap Go Meh di Solo, Gibran Kasih Angpao Enam Barongsai

#Cap Go Meh #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Bagikan