Kesehatan

Tidur dengan Lampu Menyala Sebabkan Banyak Dampak Negatif

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 25 Juli 2018
Tidur dengan Lampu Menyala Sebabkan Banyak Dampak Negatif

Matikan lampu bila tidur. (Foto: Pixabay/poppinic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBANYAKAN orang memilih tidur dengan keadaan gelap tanpa sinar apapun. Dalam kegelapan biasanya suasana menjadi tenang dan nyaman, dan tentunya akan membuat cepat terlelap.

Tapi sebagian orang lainnya, ada juga yang takut akan gelap. Kemudian memilih tidur dengan lampu menyala. Padahal ternyata tidur dengan lampu menyala memiliki efek buruk bagi kesehatan.

Tubuh biasanya memproduksi hormon melatonin atau hormon yang merangsang tubuh untuk tidur. Tapi adanya cahaya dapat menekan munculnya hormon tersebut. Nah, efek ini lah yang bisa menyebabkan gangguan tidur dan buruk bagi kesehatan.

Berikut adalah bahaya tidur dengan lampu menyala yang patut diketahui.

Tidurlah dengan kondisi gelap. (Foto: Pixabay/evasnijders)

1. Depresi

Gangguan pada tidur dapat meningkatkan risiko depresi. Pencahayaan redup di malam hari akan meningkatkan perubahan fisiologis yang menyebabkan depresi. Tak hanya itu, cahaya juga dapat mempengaruhi struktur saraf otak terikat dengan emosi. Nah, jika terlalu banyak cahaya pada waktu yang tidak tepat seperti halnya waktu tidur, dapat memiliki efek depresei yang tak diinginkan.

2. Kesehatan Reproduksi

tidur
Untuk wanita ternyata dampaknya lebih parah. (Foto: Pexels/Pixabay)

Untuk para wanita, paparan cahaya lampu di malam hari dapat mengganggu siklus menstruasi. Biasanya kondisi yang satu ini terjadi pada pekerja shift malam. Nah, semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk kerja, maka siklus menstruasi akan menjadi semakin tak teratur. Menurut para peneliti, siklus yang tak teratur akan berpengaruh pada siklus bangun dan tidur yang kacau. Kebiasaan yang satu ini dapat mengganggu kesuburan pada reproduksi kamu seiring berjalannya waktu.

3. Kanker

Cahaya terang dapat memicu kanker payudara. (Foto: Pixabay/cuncon)

Tak banyak yang tahu jika cahaya pada malam hari atau penerangan LAN, memiliki dampak buruk bagi tubuh. Jika tidur dengan kondisi terang dapat meningkatkan risiko yang signifikan untuk menumbuhkan sel kanker payudara. Wah cukup mengerikan yah bahaya yang satu ini.

4. Obesitas

Tidur dengan posisi gelap atau mematikan lampu dapat bermanfaat bagi tubuh guna mengatur ulang ritme fisik, seperti halnya jadwal makan. Selain itu bahaya tidur dengan lampu menyala dapat berisiko uterkena diabetes. Ini lantaran sistem tubuh yang terganggu akibat paparan cahaya di malam hari. Kemudian dapat menyebabkan kadar gula darah yang lebih tinggi dan tingkat leptin pada tubuh menjadi rendah. Efeknya dapat membuat kamu merasa kenyang usai makan dan membuat berhenti makan.

5. Penyakit Jantung

tidur
Cahaya cenderung membuat orang terjaga. (Foto: Pixabay-c_scott)

Tidur dengan lampu kamar menyala juga dapat menyebabkan masalah jantung. Akibat dari proses istirahat yang buruk. Cahaya cenderung membuat seseorang terjaga di malam hari dan kondisi itu juga dapat menghancurkan melatonin.

6. Perubahan Hormonal

Selain dari cahaya lampu dimalam hari, cahaya dari televisi yang masih menyala juga berlaku. Kendati pencahayaan berbeda, namun cahaya biru yang ditransmisikan lewat televisi, komputer atau smartphone memiliki efek yang sama. Jenis cahaya tersebut dapat menyebabkan perubahan pada hormon tubuh, seperti halnya penurunan melatonin. Tubuh manusia dirancang untuk menjadi lelah usai ruangan dalam kondisi gelap serta terbangun saat adanya paparan cahaya. Namun pencayaan buatan dapat menghilangkan pemahaman ini dan akhirnya hormon kamu akan terganggu.


Nah, usai melihat beberapa penjelasan di atas, Tidur tanpa ada cahaya yang menggangu sejatinya dapat membuat tubuh kamu beristirahat secara efektif. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Beberapa Penyebab Terciptanya Gigi Gingsul, Bukan Hanya Faktor Genetik

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan