Tidur ala Militer, Lelap dalam 2 menit
Tidur ala militer membantu bisa tertidur lelap dalam 2 menit. (foto: pixabay/CDC20)
APAKAH kamu susah tidur? Jika ya, teknik dari Angkatan Darat AS ini seharusnya membantu kamu terlelap dalam waktu 2 menit setelah menutup mata.
Teknik ini pertama kali dijelaskan dalam buku Relax and Win: Championship Performance oleh Lloyd Bud Winter yang diterbitkan pada 1981. Justin Agustin, seorang pelatih kebugaran dengan lebih dari 1,7 juta pengikut di Tiktok, membawa teknik ini ke video singkatnya yang menghasilkan lebih dari 7,2 juta penonton. Dalam video itu, Agustin menjelaskan cara tidur dalam 2 menit.
"Pertama, kamu perlu memerhatikan tubuhmu secara rileks dan menutup setiap bagian tubuhmu dari kepala hingga kaki,” kata Agustin dalam video.
BACA JUGA:
Mulailah dengan mengendurkan otot-otot di dahi. Rilekskan mata, pipi, rahang, dan fokuslah pada pernapasanmu. Sekarang, turun ke leher dan bahu. "Pastikan bahu kamu tidak tegang. Jatuhkan serendah mungkin dan jaga lengan kamu ke samping, termasuk tangan dan jari,” jelasnya.
Kamu akan merasakan sensasi geli yang hangat, membayangkannya dari atas kepala hingga ujung jarimu. Setelah itu,mulailah mengambil napas dalam-dalam. “Rileksskan dada, perut, paha, lutut, tungkai, dan telapak kaki," katanya. Bayangkan kembali sensasi hangat itu, tapi kali ini dari hati sampai ke jari kakimu.
Saat melakukan hal itu, kamu disarankan untuk menjernihkan pikiran dari segala tekanan," jelas Agustin. Ia mendorong kamu untuk memikirkan dua skenario: berbaring di sampan yang hanya dikelilingi air danau nan jernih atau berbaring di tempat tidur gantung di ruangan gelap gulita.
Ketika kamu tetap tidak bisa tidur lelap, coba mengulangi kata-kata ini selama 10 detik: ‘jangan berpikir, jangan berpikir, jangan berpikir’.
Menurut Agustin, jika mempraktikkannya setiap malam selama enam minggu, kamu seharusnya sudah bisa tertidur dalam waktu 2 menit setelah memejamkan mata.
Selain teknik itu, meditasi pada malam hari bagus untuk menjernihkan pikiran kamu untuk istirahat malam yang lebih baik.(jul)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya