Tidak Semua Orang Bisa Diterapi dengan Hipnosis

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Mei 2023
Tidak Semua Orang Bisa Diterapi dengan Hipnosis

Ada banyak bukti yang menujukkan hipnosis dapat menjadi pengobatan yang ampuh. (unsplash/MK Hamilton)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU mungkin melihat hipnosis sebagai aksi panggung murahan atau trik yang memancing tawa di acara televisi.

Namun, selama tiga dekade terakhir, ada banyak bukti yang menujukkan hipnosis atau hipnoterapi dapat menjadi pengobatan yang ampuh untuk masalah medis seperti nyeri kronis, hot flashes, dan kecemasan, dan bahkan membantu kamu menurunkan berat badan.

Hipnosis memanfaatkan kekuatan kata-kata untuk mengubah hidup, demikian dikatakan Profesor Psikologi Steven Jay Lynn, PhD dari Binghamton University di New York, AS.

“Dengan sugesti yang diberikan kepada orang yang reseptif, kamu dapat mengubah pikiran, perasaan, perilaku mereka,” ujarnya seperti diberitakan WebMD, Selasa (16/5).

Hanya mereka yang reseptif dapat menerima terapi hipnosis, jadi cara pengobatan ini bukan untuk semua orang.

Untuk mengetahui apakah kamu dapat menerima hipnoterapi, nantinya kamu tidak harus coba-coba lagi. Akan ada tes yang menggunakan sampel darah atau air liur sederhana untuk memberi tahu hasilnya.

Baca juga:

Hipnosis Bisa Membantumu Turunkan Berat Badan

Tes ini dapat dapat menganalisis DNA untuk gen yang menujukkan reseptif tidaknya kamu pada proses hipnosis. (freepik/kjpargeter)

Para peneliti di Universitas Stanford baru-baru ini mengembangkan perangkat yang cukup kecil, seukuran tangan, yang dapat menganalisis DNA untuk gen yang menujukkan reseptif tidaknya kamu pada proses hipnosis. Tes ini dapat memperoleh hasil dalam hitungan menit.

Orang-orang, terutama perempuan, dengan variasi gen yang disebut catechol-o-methyltransferase (COMT), lebih mungkin merespons hipnoterapi untuk nyeri dibandingkan orang lain, demikian temuan para peneliti.

Gen tersebut membantu membuat enzim yang mengatur metabolisme dopamin di otak, sebuah proses yang berhubungan dengan perhatian.

“Hipnosis adalah keadaan perhatian yang sangat terfokus. Dan jalur dopamin yang mengatur perhatian dipengaruhi oleh COMT saat menuju ke korteks prefrontal kamu,” kata penulis studi Dana Cortade, PhD, mantan mahasiswa doktoral di Stanford.

Dalam penelitian sebelumnya, orang dengan variasi atau tingkat COMT yang berbeda menggunakan jalur otak yang berbeda ketika diminta untuk mengikuti tes.

Hal ini menunjukkan bahwa gen tersebut berhubungan dengan kemampuan perhatian, yang dapat diterjemahkan menjadi kemampuan untuk dihipnotis.

Baca juga:

Berkah, Belanja juga Termasuk Terapi

Dengan sugesti yang diberikan kepada orang yang reseptif, kamu dapat mengubah pikiran. (freepik/prostooleh)

Tes Stanford belum tersedia secara komersial, tetapi suatu hari nanti, penyedia layanan kesehatan dapat menggunakannya untuk menyaring pasien. Menurut Cortade, misalnya dalam menentukan "kemampuan terhipnotis", sebelum operasi untuk melihat apakah hipnosis dapat membantu mengurangi rasa sakit pasien.

Selama ini, dunia medis telah memiliki pemeriksaan formal untuk mengetahui apakah hipnosis cocok untuk kamu. Penguji mungkin mendorong untuk, katakanlah, mengangkat tangan untuk melihat bagaimana kamu menanggapi sugesti.

Atau dengan mencoba menghipnotismu dan menanyakan apa yang kamu ingat. Wawasan dinilai pada skala peringkat kemampuan hipnotis. Masalahnya, penguji terlatih sulit ditemukan, catat studi Stanford.

Sekitar 10 persen hingga 15 persen orang sangat mudah terhipnotis, sementara 15 persen hingga 20 persen harus berusaha keras untuk bisa dihipnotis. Sisanya berada di antaranya. (aru)

Baca juga:

Grafoterapi, Kurangi Stres Lewat Goresan atau Tulisan Tangan

#Kesehatan Mental #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Lifestyle
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Ramalan shio besok Minggu, 14 Juni 2026 lengkap untuk 12 shio. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan serta 5 shio paling beruntung yang diprediksi banjir hoki
ImanK - Sabtu, 13 Juni 2026
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Bagikan