Tetap Sane dan Healthy, Rayakan Halloween Sesuai Panduan CDC

annehsannehs - Kamis, 08 Oktober 2020
Tetap Sane dan Healthy, Rayakan Halloween Sesuai Panduan CDC

Rayakan Halloween sesuai imbauan CDC. (Foto Unsplash/NeONBRAND)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CORONAVIRUS masih menjadi pertimbangan terbesar sebelum keluar rumah, padahal Halloween ialah event party yang ditunggu-tunggu. Bayangkan saja, kapan lagi kamu bisa berdansa di kumpulan orang yang niat banget berkostum dan bertata rias menjadi karakter lain.

Walau masih pandemi, ternyata bukan berarti kamu tidak bisa party. Meski begitu, jangan menganggap party yang bisa dilakukan kayak party-party biasanya, ya. Tentunya 'party' yang diimbau CDC ialah new normal party.

BACA JUGA:

Sambut Halloween, Vans Gandeng Film 'The Nightmare Before Christmas'

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dalam panduan party Halloween seputar membagi tiga kategori kegiatan, yakni lower risk (berisiko rendah terkena COVID-19), moderate risk (berisiko sedang terkena COVID-19), dan higher risk (berisiko tinggi terkena COVID-19).

Pesta Halloween termasuk pada moderate risk jika menerapkan social distancing.  (Foto Unsplash/ @notquitemax)
Pesta Halloween termasuk pada moderate risk jika menerapkan social distancing. (Foto Unsplash/ @notquitemax)

Dilansir Health, aktivitas yang termasuk sebagai higher risk semisal melakukan trick or treat dari pintu ke pintu maupun trunk or treat yakni pemberian permen dilakukan dari sekumpulan mobil yang parkir berjejer sepanjang jalan.

Yang terpenting, pesta kostum indoor beramai-ramai itu sangat berbahaya lo. Amat enggak disarankan. Itu menjadi aktivitas Halloween yang wajib dihindari karena sangat berisiko terkena COVID-19. Mendatangi rumah hantu juga dianggap aktivitas berisiko tinggi oleh CDC.

BACA JUGA:

Sambut Halloween, Nike Rilis Nike Air Max 95 Bertemakan Freddy Krueger

Ada beberapa aktivitas Halloween yang tergolong sebagai moderate risk antara lain merayakan Halloween di rumah teman dengan skala kecil, pesta kostum outdoor sehingga orang-orang bisa berjarak sampai 2 meter. Kedua aktivitas itu masih cukup aman dilakukan asalkan pastikan setiap peserta tetap menggunakan masker.

Dekorasi rumah ala Halloween menjadi kegiatan yang low risk terinfeksi COVID-19. (Foto Unsplash/freestocks)
Dekorasi rumah ala Halloween menjadi kegiatan yang low risk terinfeksi COVID-19. (Foto Unsplash/freestocks)

Kegiatan dengan lower risk amat disarankan CDC. Dilansir Health, kamu bisa mendekorasi rumah bernuansa Halloween, membuat kontes kostum Halloween secara virtual, atau merayakan Halloween dengan movie night bersama orang-orang serumah.

Kamu bisa movie night bersama orang serumah. (Foto Unsplash/Toa Heftiba)
Kamu bisa movie night bersama orang serumah. (Foto Unsplash/Toa Heftiba)

Pada dasarnya, perayaan Halloween 2020 ini bergantung pada tingkat kekreatifan kamu. Jika kamu bisa berpikir out of the box, pesta Halloween tetap bisa seru dan sehat kok. Stay safe and sane ya, guys! (SHN).

BACA JUGA:

Tonton 4 Film Horror Nostalgia Terbaik Jelang Halloween

#Kesehatan #Perayaan Halloween
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan