Tetap Pasok Senjata Israel, Jerman Terikat Beban Dosa Nazi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 17 Oktober 2024
Tetap Pasok Senjata Israel, Jerman Terikat Beban Dosa Nazi

Bendera Jerman. (ANTARA/foto ilustrasi-Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kanselir Jerman Olaf Scholz menjamin akan tetap mengirimkan pasokan senjata ke Israel, meskipun negara zionis itu tengah dituduh melakukan perang genosida di Gaza.

Serangan Israel sejauh ini telah menewaskan lebih dari 42.200 orang dan membuat lebih dari dua juta warga Palestina mengungsi. Namun, Scholz menyalahkan Hamas Palestina atas konflik yang terjadi di Jalur Gaza saat ini.

"Itulah sebabnya kami telah memasok senjata dan persenjataan di masa lalu, itulah sebabnya kami melakukan ini saat ini, dan kami akan melanjutkan pengiriman seperti itu di masa mendatang," kata Scholz, dalam pidatonya di hadapan Parlemen Jerman, dikutip Antara, Kamis (17/10)

Scholz menambahkan Jerman akan terus menunjukkan solidaritas dengan Israel dengan melanjutkan pengiriman senjata untuk memastikan Israel bisa mempertahankan diri. "Israel selalu dapat mengandalkan kami untuk ini," tandas Kanselir Jerman itu.

Baca juga:

KRI Diponegoro Tetap Patroli di Tengah Gempuran Israel ke Lebanon

Untuk diketahui, Jerman telah menjadi sekutu setia Israel sejak lama. Pemerintah Jerman telah berulang kali mengatakan negara mereka memikul tanggung jawab khusus atas keamanan Israel karena masa lalu kelam terkait pembantaian etnis Yahudi oleh Nazi.

Namun, para kritikus mengatakan dukungan menyeluruh Jerman terhadap Israel secara serius merusak kredibilitas Jeman di luar negeri. Jerman juga dituding semakin mengisolasi dirinya di panggung global terkait upaya mendorong gencatan senjata di Gaza. (*)

#Israel #Nazi #Jerman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Sungai Danube Mengering, Puluhan Kapal Perang Nazi Muncul Kembali
Kapal-kapal tersebut sengaja ditenggelamkan pasukan Jerman pada 1944 untuk mencegahnya jatuh ke tangan Tentara Merah yang terus bergerak maju.
Dwi Astarini - Minggu, 23 Agustus 2026
Sungai Danube Mengering, Puluhan Kapal Perang Nazi Muncul Kembali
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah memanfaatkan posisi Indonesia di Board of Peace untuk menekan Israel menghentikan operasi militer di Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Indonesia
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Pemerintah Indonesia mengecam serangan terbaru Israel ke Gaza dan menilai tindakan tersebut menghambat implementasi kesepakatan perdamaian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Indonesia
Munich Darurat Air, Nyuci Mobil Sendiri Bisa Bikin Rekening Tabungan Langsung Jebol
Aturan baru ini melarang warga mengisi atau mengoperasikan kolam renang pribadi, air mancur pribadi, serta fasilitas bermain air
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Juli 2026
Munich Darurat Air, Nyuci Mobil Sendiri Bisa Bikin Rekening Tabungan Langsung Jebol
Dunia
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003
Sebanyak 99 orang dilaporkan tenggelam di Jerman sepanjang bulan lalu.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003
Dunia
Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan
Tentara Israel menghancurkan dan membakar rumah-rumah di Lebanon selatan, melanggar gencatan senjata yang berlaku sejak 2024 dan perjanjian kerangka kerja 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan
Berita
Jürgen Klopp Resmi Jadi Pelatih Baru Timnas Jerman, Fabrizio Romano Bocorkan Kontrak Jangka Panjang dengan Der Panzer
Sebelum menerima pinangan tim nasional, nama mantan pelatih Borussia Dortmund ini sempat dikaitkan dengan sejumlah klub raksasa Eropa termasuk Real Madrid
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
Jürgen Klopp Resmi Jadi Pelatih Baru Timnas Jerman, Fabrizio Romano Bocorkan Kontrak Jangka Panjang dengan Der Panzer
Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Olahraga
Toni Kroos Sebut Jerman Miskin Pemain Kelas Dunia Usai Babak Belur di Piala Dunia 2026
Mantan gelandang elegan ini menggarisbawahi kegagalan skuad mengantisipasi permainan disiplin Paraguay akibat rasa percaya diri berlebihan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Toni Kroos Sebut Jerman Miskin Pemain Kelas Dunia Usai Babak Belur di Piala Dunia 2026
Olahraga
Jurgen Klopp Sudah Terbuka untuk Tangani Timnas Jerman, Julian Nagelsmann Berlindung di Balik Kontrak Baru
Julian Nagelsmann sebenarnya sempat memberikan asa ketika gol Kai Havertz mampu menyamakan kedudukan pasca-sundulan pemain Paraguay, Julio Enciso
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Jurgen Klopp Sudah Terbuka untuk Tangani Timnas Jerman, Julian Nagelsmann Berlindung di Balik Kontrak Baru
Bagikan