Terus Bertambah, Korban Tewas Robohnya Musala Ponpes Al Khoziny Capai 45 Orang
Evakuasi korban robohnya Ponpes Al Khoziny. (Dok BNPB)
MerahPutih.com - Jumlah korban yang ditemukan di balik reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny terus bertambah hingga Minggu (5/10) malam.
Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan ada 19 korban yang telah dievakuasi dari reruntuhan bangunan pada hari ini.
"Dan semua sudah dibawa RS Bhayangkara," ujar Bramantyo kepada wartawan, Minggu (5/10)
Total sebanyak 104 selamat dan 45 orang meninggal dunia, 2 di antaranya ditemukan potongan tubuhnya saja.
Bramantyo belum dapat memastikan hingga saat ini masih ada berapa korban yang masih berada di balik reruntuhan bangunan. Namun pihaknya memastikan bahwa proses evakuasi akan terus dilakukan.
Baca juga:
Kondisi Lapangan Makin Sulit, Korban Tewas Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny Sudah Capai 37 Orang
Sementara itu, BNPB menyampaikan ada satu kendala dalam proses evakuasi korban ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen Budi Irawan menyebut ada satu beton yang harus dievakuasi secara hati-hati.
"Cuma ada satu kendala, beton ada yang menempel di sebelah kiri, ahli dari ITS akan datang sehingga pemotongan beton tak menyebabkan gedung itu akan rusak atau runtuh," ujar Budi.
Budi mengatakan beberapa korban tewas ditemukan di lantai 1 bangunan. Saat ini Basarnas masih mengoptimalkan pencarian 27 orang yang diduga masih tertimbun.
"Setahu saya ternyata itu kebanyakan korban ditemukan di lantai 1," terangnya. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
TNI Tambah 15 Batalyon Percepat Pemulihan Sumatera, Ini Fokus Kerjanya
TNI Pastikan Pembubaran Massa Bawa Bendera GAM di Lhokseumawe Sesuai Aturan
Bubarkan Aksi Massa Pembawa Bendera GAM di Aceh, TNI: Simbol Itu Bertentangan dengan Kedaulatan NKRI
Aksi Haru Saat TNI Beri Bantuan ke Daerah Terisolir, Warga Berikan Durian