Terpesona Keindahan Air Terjun Sidoharjo Setinggi 75 Meter

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 12 Februari 2016
Terpesona Keindahan Air Terjun Sidoharjo Setinggi 75 Meter

Papan petunjuk menuju lokasi air terjun Sidoharjo di Kulonprogo, DI Yogyakarta. (Foto MerahPutih/Fredy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Wisata - Air terjun (curug) Sidoharjo merupakan deretan objek wisata air terjun yang menawan di Kulonprogo. Air terjun dengan ketinggian 75 meter ini yang tertinggi di Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta. 

Terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta, air terjun Sidoharjo berjarak sekitar 25 kilometer dari Kota Yogyakarta. Jika ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi kurang lebih sekira 2 jam perjalanan.

Berdasarkan kunjungan merahputih.com ke lokasi, perjalanan menuju lokasi air terjun cukup melelahkan. Setelah menempuh perjalanan dengan kendaraan, pengunjung harus menapaki jalan setapak sejauh 2,5 kilometer. Jalan setapaknya cukup kecil, namun pengelola telah memberi alat bantu perjalan kaki berupa pagar pegangan yang terbuat dari kayu dan bambu. Sementara kendaraan pengunjung diparkirkan di halaman-halaman rumah warga setempat yang sengaja dipermak menjadi lahan parkir.

Tarif parkir motor sebesar Rp2.000, sementara tarif parkir mobil sebesar Rp5.000. Sedangkan retribusi pengunjung dikenai tarif Rp3.000 per kepala.

Namun, setelah tiba di lokasi semua jerih payah saat menempuh perjalanan terbayar lunas. Begitu tiba di lokasi Anda akan disajikan keindahan panorama alam air terjun Sidoharjo ini. Suara-suara binatang seperti tonggeret atau sejenisnya yang menandakan kualitas udaranya masih bersih. Hamparan tebing yang luas dan hijau memanjakan mata. Belum lagi riuhnya pepohonan.

Semua itu dapat dinikmati untuk menyegarkan kembali jiwa dan pikiran. Sementara untuk menyegarkan tubuh, pengunjung dapat mandi atau sekadar bermain air di curahan air terjunnya. Kedalaman curahan air terjunnya hanya sekitar 1 meter, sehingga aman untuk dijadikan lokasi mandi.

Airnya jernih. Suhu airnya pun sangat dingin. Sehabis mandi, pengunjung akan merasakan sensasi alam air terjun yang benar-benar masih alami. Apalagi, tidak ada bangunan di sekitar air terjun, kecuali warung-warung tenda yang menjajakan makanan ringan dan berbagai minuman.

"Wah, ini gak kalah sama air terjun Sri Gethuk (di Gunungkidul)," papar salah Wayan, menjelaskan alasannya memilih air terjun Sidoharjo sebagai tempat rekreasinya, baru-baru ini, di kawasan air terjun Sidoharjo.

Bagi yang ingin mengunjungi air terjun Sidoharjo, disarankan datang pada saat musim penghujan. Pasalnya, debit air akan berkurang saat musim kemarau. Nah, di saat musim hujan itulah debit air tinggi dan curah air semakin tampak indah.

"Musim kemarau airnya kecil. Bagusnya pas musim-musim hujan sekarang ini," kata pedagang yang membuka warung tenda di sekitar lokasi. (fre)

BACA JUGA:

  1. Waktu yang Tepat Mengunjungi Air Terjun
  2. Legenda di Balik Keindahan Pulau Samosir
  3. Air Terjun Kembang Soka Pesona Alam Kulon Progo
  4. Sejak Dibuka 2015, Keasrian Air Terjun Setawing Sedot Wisatawan
  5. Kecantikan Puteri Samudera di Pantai Watu Karang Pacitan
#Yogyakarta #Air Terjun
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan