Headline

Teror Bom Mobil Lukai Pejabat Hamas di Lebanon

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 14 Januari 2018
Teror Bom Mobil Lukai Pejabat Hamas di Lebanon

Seorang militan Hamas Palestina mengambil bagian dalam sebuah reli peringatan 30 tahun pendirian Hamas di Kota Gaza(ANTARA FOTO/REUTERS/Suhaib Salem)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Seorang pejabat penting kelompok HAMAS terkena ledakan bom mobil di Kota Sidon, Lebanon. Teror bom mobil yang terjadi pada Minggu (14/1) melukai Mohamed Hamdan, tokoh senior HAMAS.

Berdasarkan laporan keamanan Lebanon kepada stasiun televisi al-Manar Hizbullah, bom mobil menghancurkan pejabat HAMAS yang merupakan pemimpin pro kemerdekaan Palestina.

Pejabat yang menjadi target adalah Mohamed Hamdan, yang juga dikenal sebagai Abu Hamza, kata sumber dan al-Manar. Dia "terluka ringan" dalam serangan tersebut, seorang pejabat HAMAS di Sidon, Ayman Shanaa, mengatakan kepada sebuah stasiun televisi Palestina, Paltoday.

Ledakan tersebut menghancurkan BMW perak Hamdan dan menyebabkan asap membubung ke langit di atas Sidon, 40Km (25 mil) selatan Beirut, rekaman televisi dari tempat kejadian yang disiarkan oleh stasiun televisi Lebanon menunjukkan.

Saksi mata mengatakan bahwa orang yang menjadi sasaran serangan tersebut tampaknya terluka di kaki. Dia dibawa ke rumah sakit tempat dia dirawat karena luka-lukanya.

Sidon adalah lokasi bagi dua dari 12 kamp pengungsi Palestina di Lebanon. Serangan tersebut terjadi di daerah perumahan di Sidon utara.

Sebagaimana dilansir Antara, negara-negara Arab pekan lalu mengatakan akan segera melakukan langkah diplomatik membujuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya di wilayah yang direbut Israel pada perang tahun 1967, kata Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi.

Enam menteri luar negeri Arab bertemu di Amman untuk menindaklanjuti keputusan-keputusan yang diambil Liga Arab sebelumnya menanggapi langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Desember mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sebuah keputusan yang membalik kebijakan AS mengenai Timur Tengah yang telah berlaku selama beberapa dekade.

Sebuah komite yang beranggota Mesir, Maroko, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, pihak Palestina dan dikepalai oleh Yordania dibentuk setelah sidang darurat Liga Arab di Kairo beberapa saat setelah keputusan Trump yang menyerukan Washington agar membatalkan keputusannya.

Safadi mengatakan para menteri akan merekomendasikan serangkaian langkah untuk menyelenggarakan pertemuan para menteri Liga Arab yang dijadwalkan akhir bulan ini, Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengatakan pertemuan tingkat menteri juga akan membahas peran Washington dalam pemeliharaan perdamaian Arab-Israel di masa depan yang negara-negara anggota menyatakan sekarang dibahayakan oleh apa yang mereka lihat bias AS terhadap Israel.

Negara-negara Arab juga akan membahas apakah menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi luar biasa bagi para pemimpin mereka atau menunggu sampai KTT yang dijadwalkan di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada akhir Maret, katanya.(*)

#Palestina #Yerusalem #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
Florence Pugh mengaku tak takut kehilangan ratusan ribu pengikut di media sosial karena vokal mendukung Palestina dan rutin menyerukan bantuan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
ShowBiz
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Hasil penjualan tiket untuk pertunjukan tur ini akan disalurkan ke organisasi-organisasi yang mendukung rakyat Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
ShowBiz
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
Macklemore berencana mendonasikan 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 17,7 miliar kepada enam organisasi yang membantu rakyat Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
ShowBiz
Macklemore Dicoret dari Sisa Tur Ed Sheeran di AS, Polemik Dukungan Palestina
Macklemore dicoret dari sisa tur Ed Sheeran di AS setelah sejumlah venue keberatan dengan pernyataan politik dan dukungannya terhadap Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Macklemore Dicoret dari Sisa Tur Ed Sheeran di AS, Polemik Dukungan Palestina
Dunia
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Sebelas negara Eropa dan Kanada mengumumkan rencana untuk memberlakukan pembatasan nasional terhadap perdagangan barang dengan permukiman Israel yang dinilai ilegal
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Dunia
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Kemungkinan masih ada korban tewas yang tertimbun di bawah reruntuhan rumah yang hancur atau di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau tim ambulans dan pertahanan sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Indonesia
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Menko Hukum HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan Abdul Karim Raeq Miqdad bukan ulama Palestina atau aktivis Gaza. Ia akan menemui MUI untuk klarifikasi kasus deportasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Bagikan