Ternyata Karyawan TikTok Bisa Menentukan Video yang Akan Viral

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 24 Januari 2023
Ternyata Karyawan TikTok Bisa Menentukan Video yang Akan Viral

FYP di TIkTok bisa dengan cara yang tak organik. (Foto: Unsplash/Solen Feyissa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAKTIK perusahaan mempromosikan video tertentu bukan sekadar rahasia umum lagi. Itu mereka lakukan untuk meningkatkan hubungan dengan pembuat konten dan bisnis. TikTok, misalnya, telah mengonfirmasi kepada Forbes, yang dikutip The Verge, bahwa beberapa karyawan mereka di AS memiliki kemampuan untuk meningkatkan video.

Meningkatkan video yang dimaksud adalah memperkenalkan selebritas dan pembuat konten baru ke komunitas pengguna TikTok. Pernyataan itu muncul sebagai bagian dari laporan tentang tombol 'Heating' pada aplikasi TikTok, yang dapat digunakan untuk menempatkan video yang dipilih ke halaman FYP.

Fitur itu juga dapat membantu meningkatkan penayangan video atau konten dengan menghindari algoritma yang seharusnya mendorong pengalaman penggunaan aplikasi TikTok. Namun juru bicara TikTok, Jamie Favazza, mengatakan bahwa meningkatkan penayangan video tertentu bukan satu-satunya alasan penggunaan tombol 'Heating'.

Baca juga:

Diputar Dimana-mana, 5 Lagu TikTok Ini Selalu Terngiang di Kepala

Pengiklan bisa mempromosikan konten dengan cara yang 'tidak legal'. (Foto: Unsplash/Aaron Weiss)

TikTok juga akan mempromosikan beberapa video untuk membantu mendiversifikasi pengalaman konten. Jadi, pengguna bisa menerima berbagai jenis tren baru. Favazza juga menambahkan TikTok tidak melakukannya sesering itu. Mereka hanya melakukannya pada 0,002% video.

Forbes melaporkan bahwa video yang dipromosikan menghasilkan sekira 1-2 persen dari total tayangan video harian. Demikian menurut dokumen internal yang diperoleh Forbes.

Video yang dipromosikan tidak dilengkapi label untuk menunjukan bahwa mereka telah di-boost TikTok seperti yang dilakukan pada iklan atau unggahan bersponsor.

Alih-alih, mereka muncul seperti video lain yang akan dipilih untuk algoritma pengguna. Berita itu belum cukup mengejutkan. Rupanya selama ini TikTok menggunakan strategi itu untuk menjalin kerja sama dengan para politisi, pebisnis, dan perusahaan, terutama di industri musik.

Baca juga:

Rindunya Lagu-Lagu TikTok Bulan Puasa Awal Pandemi

Pengiklan bisa berpindah ke media sosial lain. (Foto: Unsplash/Dole777)

Namun, TikTok bukan satu-satunya perusahaan media sosial yang meningkatkan aktivitas konten video secara tidak wajar. Sebab, Facebook pernah menunjukkan jumlah tayangan konten yang meningkat dengan cara yang tak organik untuk menarik minat pengiklan dan perusahaan media.

Meski skenario keduanya berbeda, ini bisa memberikan efek sama, yaitu para pengiklan yang benar-benar ingin mempromosikan produk mereka akan memilih untuk menayangkannya di tempat lain. Sebab, mereka bisa kehilangan tempat di FYP oleh pihak-pihak yang membayar demi mendapatkan boosting penayangan pada konten mereka. (waf)

Baca juga:

Trik Konsisten Bikin Konten TikTok, Biar Merdesa Jadi Kreator

#TikTok #Aplikasi TikTok
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Tekno
Blink-182 Kembali ke MySpace, Bangkitkan Nostalgia Era 2000-an di Tengah Gempuran Algoritma TikTok
Keputusan Blink-182 ini bukan sekadar gimmick, melainkan bagian dari perayaan 25 tahun album legendaris Take Off Your Pants and Jacket.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Blink-182 Kembali ke MySpace, Bangkitkan Nostalgia Era 2000-an di Tengah Gempuran Algoritma TikTok
Lifestyle
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
Bagian hook yang mudah diingat serta nuansa lagu yang unik membuat trek berdurasi tiga menit itu semakin melekat di benak pendengar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
ShowBiz
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Lagu “EVERYTHING HALLELUJAH” banyak dipakai sebagai latar video karena memiliki nuansa emosional yang kuat sekaligus mudah melekat di telinga pendengar.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Indonesia
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Tersangka NS mempelajari cara membuat kosmetik ilegal melalui video di YouTube dan memasarkan produknya melalui akun TikTok Lavia Skincare, Fiana Store, dan Hetty Skincare.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Selain menyampaikan angka deaktivasi akun anak di bawah usia 16 tahun, Meutya mengatakan bahwa TikTok juga telah menyampaikan rencana aksi kepatuhan yang lebih rinci dan terukur di masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
ShowBiz
Viral di TikTok, 'Meski Takkan Selalu Indah' Adiw Sering Masuk FYP
Salah satu alasan lagu ini cepat viral yakni karena sering dipakai sebagai latar musik dalam konten Reza Arap dan Lula Lahfah.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Viral di TikTok, 'Meski Takkan Selalu Indah' Adiw Sering Masuk FYP
Bagikan