Termakan Hoax, Warga Cianjur Salah Tangkap Terduga Penculikan Anak

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 28 Maret 2017
Termakan Hoax, Warga Cianjur Salah Tangkap Terduga Penculikan Anak

Tersangka Penculikan diamankan polisi. (ANTARA FOTO/Rahmad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Warga di sejumlah kecamatan di Cianjur, Jawa Barat, menangkap orang yang diduga pelaku peculikan anak meskipun belum terbukti kebenaranya, bahkan di beberapa wilayah pelaku yang diduga peculik dibebaskan kembali karena tidak terbukti dan mengalami gangguan kejiwaan.

Sebagaimana dilansir Antara Selasa (28/3), warga yang termakan isu hoax penculikan anak, langsung menyerbu dan nyaris menghajar pelaku.

"Isu maraknya penculikan anak meresahkan warga, sehingga reaksi warga berlebihan ketika melihat ada orang tidak dikenal dari luar yang mencurigakan, warga tidak segan-segan untuk menangkap sampai meneriaki penculik mekipun belum terbukti," kata Putri Jayanti (25) warga Kecamatan Karangtengah, di Cianjur, Senin (27/3) kemarin.

Dia menuturkan, warga di lingkungan tempat tinggalnya di Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, meneriaki pasangan suami istri yang gerak-geriknya mencurigakan. Hal tersebut diperkuat ketika warga hendak menghampiri keduanya menjauh dan melarikan diri.

"Meskipun tidak tahu kenapa mereka menghindar, warga meneriaki mereka penculik. Hanya karena gerak-geriknya mencurigakan. warga resah dengan maraknya isu pelaku penculikan, baik yang menyebar melalui obrolan ataupun di media sosial. Apalagi, beberapa hari terakhir, di sekitar Desa kami dikabarkan ada empat orang anak yang diculik," katanya.

Meskipun isu yang beredar belum jelas kepastiannya, namun tambah dia, reaksi warga muncul karena banyaknya isu penculikan."Meskipun belum diketahui kepastianya, isu tersebut membuat warga mudah terpancing," katanya.

Sementara itu maraknya penangkapan pelaku penculikan yang tidak terbukti, terjadi di Kecamatan Cidaun dan Sindangbarang, dimana warga sempat menangkap beberapa orang yang diduga pelaku penculikan, namun mereka yang ditangkap kembali dibebaskan karena tidak terbukti dan ada yang memang mengalami gangguan jiwa.

Kapolres Cianjur, AKBP Arif Budiman melalui Kabagops, Kompol Hilman, mengatakan, pihaknya selalu melakukan langkah antisipasi agar tindak kriminal tidak terjadi. Bahkan terkait maraknya kabar bohong atau hoax yang beredar, marak penculikan anak untuk dijual organ tubuh, pihaknya mengimbau warga tidak mudah percaya.

"Sejak beberapa pekan ini, baru satu laporan yang masuk jadi tidak bisa disebutkan marak. Jadi tidak benar kalau yang isu penculikan marak di Cianjur. Namun kami tetap mengimbau warga tetap waspda dan hati-hati. Orangtua harus benar-benar mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari korban kriminalitas seperti penculikan," katanya.

Sumber: ANTARA

#Berita Hoax #Penculikan Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Menteri ESDM, Bahlil Lahadaila, kabarnya akan menyita TV para penunggak pajak. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Bendera Iran dikabarkan tak dikibarkan saat pembukaan Piala Dunia 2026. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Bagikan