Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Terkuak, Rahasia Lukisan Leonardo da Vinci

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 31 Maret 2023
Terkuak, Rahasia Lukisan Leonardo da Vinci

Menurut penelitian, lukisan para Old Masters menggunakan protein atau kuning telur dalam lukisannya. (foto: unsplash_mike petrucci)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INI bukan tentang pesan tersembunyi dalam sebuah karya lukisan, melainkan mengenai teknologi rahasia saat para seniman besar mengerjakan karya mereka. Studi terbaru menemukan lukisan dari para ‘Old Masters’ seperti Leonardo da Vinci, Sandro Botticelli, dan Rembrandt mungkin menggunakan protein, terutama kuning telur, dalam lukisan minyak mereka. Jumlah jejak residu protein telah lama terdeteksi dalam lukisan minyak klasik meski sering dianggap berasal dari kontaminasi.


Studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Nature Communications menyebut penyertaan itu mungkin disengaja para pelukis Eropa paling terampil pada abad ke-16, ke-17, atau awal abad ke-18. Itu menjadi cara mereka mempersiapkan diri.

BACA JUGA:

Potret Vincent Van Gogh Ditemukan Tersembunyi di Balik Lukisan Lain


“Ada sangat sedikit sumber tertulis tentang ini dan tidak ada karya ilmiah yang dilakukan sebelumnya untuk menyelidiki subjek secara mendalam. Hasil kami menunjukkan bahkan dengan jumlah kuning telur yang sangat kecil, kamu dapat mencapai perubahan sifat yang menakjubkan pada cat minyak. Itu menunjukkan bagaimana hal itu dapat bermanfaat bagi para seniman," kata penulis studi Ophelie Ranquet, dikutip CNN. Penambahan sedikit kuning telur ke karya mereka memberikan efek jangka panjang yang melampaui estetika.

telur
\Para peneliti menciptakan kembali proses pembuatan cat dengan menggunakan empat bahan, yakni kuning telur, air suling, minyak biji rami, dan pigmen. (foto: pexels-klaus nielsen)


Dalam studi tersebut, para peneliti menciptakan kembali proses pembuatan cat dengan menggunakan empat bahan, yakni kuning telur, air suling, minyak biji rami dan pigmen untuk mencampurkan dua warna yang populer dan penting secara historis, putih timah dan biru laut. “Penambahan kuning telur bermanfaat karena dapat menyempurnakan sifat cat ini secara drastis,” kata Ranquet.


Reaksi kimia antara minyak, pigmen, dan protein dalam kuning telur secara langsung memengaruhi perilaku dan viskositas cat. "Misalnya, pigmen timbal putih cukup sensitif terhadap kelembapan, tetapi jika kamu melapisinya dengan lapisan protein, itu membuatnya lebih tahan terhadap kelembapan. Dengan begitu, catnya cukup mudah diaplikasikan," kata Ranquet.

BACA JUGA:

Lukisan Tertua di Dunia Berusia 40 Ribu Tahun Ditemukan di Kalimantan


Bukti langsung dari efek kuning telur pada cat minyak atau kekurangannya dapat dilihat pada lukisan Madonna of the Carnation karya Leonardo da Vinci, salah satu lukisan yang diamati selama penelitian. Karya yang saat ini dipajang di Alte Pinakothek di Munich, Jerman, tersebut menunjukkan kerutan yang jelas di wajah Maria dan anaknya. “Cat minyak mulai mengering dari permukaan ke bawah, itulah sebabnya ia berkerut,” jelas Ranquet. Madonna of Carnation merupakan salah satu lukisan Da Vinci yang paling awal yang dibuat saat ia mungkin masih mencoba menguasai media cat yang baru saja populer.

Leonardo da Vinci
'Madonna of the Carnation' merupakan salah satu contoh penggunaan kuning telur pada cat. (foto: leonardodavinci.net


Salah satu alasan kerutan mungkin karena jumlah pigmen yang tidak mencukupi cat padat dan peneliti telah menunjukkan bahwa efek itu dapat dihindari dengan menambahkan kuning telur. “Itu cukup menakjubkan karena kamu memiliki jumlah pigmen yang sama pada cat, tetapi kehadiran kuning telur mengubah segalanya,” kata Ranquet.(vca)

BACA JUGA:

Pelajaran Seni Patung 'David' Bikin Kepala Sekolah Dipecat

#Seni Lukis #Berita Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Lifestyle
Pilot Air Canada Terbang Selama Bertahun-Tahun dengan Lisensi Palsu
Ia telah menerbangkan puluhan ribu penumpang selama hampir 17 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 Pilot Air Canada Terbang Selama Bertahun-Tahun dengan Lisensi Palsu
Lifestyle
Jam Tangan Pengingat Kisah Cinta di Titanic Terjual Rp 39 M, Pemiliknya Memilih Mati Bersama di Atas Kapal
Kini, lebih dari satu abad setelah bencana maritim paling terkenal di dunia itu, jam saku emas yang dikenakan Isidor saat kejadian terjual di pelelangan dengan harga fantastis.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Jam Tangan Pengingat Kisah Cinta di Titanic Terjual Rp 39 M, Pemiliknya Memilih Mati Bersama di Atas Kapal
Dunia
Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Bangkit dari Peti Mati
Ia mengetuk cukup lama sampai akhirnya peti mati dibuka.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
 Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Bangkit dari Peti Mati
Fun
Dari Jakarta ke Bali, Indonesia Watercolor Summit Hadirkan Pameran dan Pertukaran Budaya
Indonesia Watercolor Summit hadir di dua kota sekaligus: Jakarta dan Bali.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 November 2025
Dari Jakarta ke Bali, Indonesia Watercolor Summit Hadirkan Pameran dan Pertukaran Budaya
Dunia
Bertahan Seabad, Pesan dalam Botol dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia
Surat-surat itu kini telah diserahkan kepada keturunan mereka, yang terkejut dan terharu dengan penemuan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Bertahan Seabad, Pesan dalam Botol dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia
Fun
Dari Bali hingga Korea, Art Jakarta 2025 Hadirkan Arus Baru Seni Kontemporer
Art Jakarta 2025 menghadirkan 75 galeri ternama dari 16 negara, baik dari kawasan Asia maupun luar Asia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 September 2025
Dari Bali hingga Korea, Art Jakarta 2025 Hadirkan Arus Baru Seni Kontemporer
Kuliner
Karyawan Palsukan Tanggal Kedaluwarsa, Jaringan Ritel Jepang Hentikan Penjualan Onigiri
Pelanggaran ini dilaporkan terjadi di 23 toko di seluruh negeri, termasuk di kota-kota besar seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Agustus 2025
Karyawan Palsukan Tanggal Kedaluwarsa, Jaringan Ritel Jepang Hentikan Penjualan Onigiri
Lifestyle
Pria Tewas Tertarik ke Mesin MRI karena Mengenakan Kalung Logam
Korban pakai kalung logam seberat 9 kg.
Dwi Astarini - Senin, 21 Juli 2025
 Pria Tewas Tertarik ke  Mesin MRI karena Mengenakan Kalung Logam
Dunia
Polisi India Kerja Keras Kuak Misteri Perempuan Rusia dan 2 Anaknya yang Tinggal di Gua, Baru Temukan sang Suami
Tidak diketahui secara pasti kapan dan bagaimana Kutina datang ke India.
Dwi Astarini - Kamis, 17 Juli 2025
Polisi India Kerja Keras Kuak Misteri Perempuan Rusia dan 2 Anaknya yang Tinggal di Gua, Baru Temukan sang Suami
Bagikan