Terhalang Zona Bahaya Anak Krakatau, Tim SAR Cari Cara Tembus Pulau Sertung ‘Jemput’ Jurnalis yang Hilang

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Terhalang Zona Bahaya Anak Krakatau, Tim SAR Cari Cara Tembus Pulau Sertung ‘Jemput’ Jurnalis yang Hilang

Tim Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda/ Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — TIMA SAR gabungan mulai menyusun strategi untuk dapat melakukan pencarian langsung di Pulau Sertung, salah satu wilayah di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda, Pandeglang, Banten. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menemukan lima jurnalis yang hilang kontak sejak Senin (7/9).


Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan pencarian hingga Kamis (10/9) belum membuahkan hasil. Berdasarkan pemantauan visual menggunakan teropong, belum terlihat tanda-tanda keberadaan kelima jurnalis tersebut. Menurut Amrad, tim SAR bersama nelayan setempat telah melakukan penyisiran di sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau.


Namun, pencarian secara langsung di Pulau Sertung belum dapat dilakukan karena wilayah tersebut masih berada dalam radius 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.


“Untuk Pulau Sertung, itu memasuki radius 3 km ya, sebagaimana kita ketahui bersama data dari PVMBG menyatakan bahwa itu masih daerah rawan,” kata Amrad di lokasi dikutip Jumat (11/9).

Baca juga:

Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda


Meski demikian, Basarnas masih membuka kemungkinan melakukan pencarian di wilayah tersebut. Tim kini mengkaji data dari BMKG, BNPB, dan PVMBG untuk menentukan langkah yang paling aman sebelum memasuki Pulau Sertung.

“Tetapi kami akan tetap berupaya bagaimana kita bisa masuk ke situ dari data BMKG, data BNPB, perkiraan tindakan apa yang harus kita lakukan supaya kita bisa masuk ke situ untuk memastikan,” ujarnya.

Selain kendala zona bahaya, pencarian melalui udara juga menghadapi hambatan. Tim SAR menggunakan drone dari KN SAR Tetuka untuk memantau wilayah Pulau Sangiang. Namun, pengamatan belum maksimal karena kawasan tersebut tertutup kabut dan asap tebal.

“Untuk Kamis, informasi dari rekan-rekan di lapangan yang di sekitar yang menggunakan drone, yaitu KN SAR Tetuka, mencoba hal tersebut dan hasilnya tidak bisa karena kabut asap sangat tebal,” tutur Amrad.

Amrad menegaskan keselamatan personel tetap menjadi pertimbangan utama dalam operasi pencarian. Basarnas terus berkoordinasi dengan BMKG dan PVMBG untuk mendapatkan pembaruan kondisi cuaca serta aktivitas Gunung Anak Krakatau. Informasi dari kedua lembaga tersebut diperbarui secara berkala untuk menjadi dasar bagi tim dalam menentukan langkah pencarian berikutnya.


“Jadi rekan-rekan yang dari BMKG termasuk dari PVMBG itu selalu memberikan informasi, mereka melaporkan per jam perkembangannya, apabila ada urgensi, itu akan menyampaikan ke kami,” kata Amrad.

Lima jurnalis yang masih dalam pencarian tersebut yakni pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas, Arie Basuki dari Merdeka.com, Donal Husni yang merupakan fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Mereka dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9) ketika melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.(knu)

Baca juga:

Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Berlanjut, TNI AL Kerahkan Sejumlah Kapal





#Jurnalis #Gunung Anak Krakatau #Jurnalis Anak Krakatau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Basarnas Bengkulu kembali menemukan mayat pria tanpa identitas di pesisir pantai Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Indonesia
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi. Badan Geologi menjelaskan dugaan asal material pembentukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Jenazah ABK Kapal Ditumpangi Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dijemput Bupati di Bandara Soekarno Hatta
Jenazah langsung dibawa ke kediaman almarhum di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Pandeglang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Jenazah ABK Kapal Ditumpangi Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dijemput Bupati di Bandara Soekarno Hatta
Indonesia
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Polisi pastikan tes DNA mayat di Pulau Enggano cocok dengan Sukarman, ABK kapal KM Arupadatu I pembawa rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Indonesia
Jasad ABK Arupadhatu I Ditemukan, PFI Desak Basarnas Buka kembali Operasi SAR Pencarian Jurnalis di Selat Sunda
Hasil uji DNA memastikan jasad tersebut merupakan Surakman, 60, salah seorang awak kapal Arupadhatu I yang mengangkut lima jurnalis foto dan tiga kru kapal.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Jasad ABK Arupadhatu I Ditemukan, PFI Desak Basarnas Buka kembali Operasi SAR Pencarian Jurnalis di Selat Sunda
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Indonesia
Dewan Pers Soroti Keselamatan Jurnalis, Perusahaan Pers Diminta tak Abaikan Risiko Peliputan
Aspek keselamatan perlu jadi bagian penting dalam setiap perencanaan peliputan, terutama ketika wartawan harus bekerja di lokasi yang memiliki potensi bahaya.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dewan Pers Soroti Keselamatan Jurnalis, Perusahaan Pers Diminta tak Abaikan Risiko Peliputan
Berita Foto
Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menyampaikan refleksi saat doa bersama dan aksi solidaritas di Hall Dewan Pers, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 21 September 2026
Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda
Bagikan