Terduga Teroris di Sukoharjo Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 12 Juli 2020
Terduga Teroris di Sukoharjo Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian

Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo sekaligus kuasa hukum keluarga Ikhsan, Endro Sudarsono. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Terduga teroris Ikhsan Abdullah alias Muhamad Jihad Ikhsan (22) akhirnya meninggal dunia di RSUP dr Karyadi Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/7). Ikhsan dilabarkan meninggal dunia karena luka tembak saat ditangkap pada Jumat (10/7).

Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo sekaligus kuasa hukum keluarga Ikhsan, Endro Sudarsono, mengatakan kabar duka tersebut diterima keluarga pada Sabtu kemarin. Ia pun bersama keluarga almarhum langsung menuju ke Semarang untuk mengambil jenazahnya.

Baca Juga

Terdampak Corona, Penjualan Daging Sapi di Yogyakarta Masih Merosot Tajam

"Hari ini proses serah terima jenazah masih berlangsung. Setelah itu, langsung di makamkan di TPU Muslim, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah," kata Endro pada MerahPutih.com, Minggu (12/7).

Kabar duka tersebut, lanjut dia, pihak kepolisian tidak menjelaskan penyebab kematian. Hal itu yang membuat keluarga terkejut karena dalam proses penangkapan dikabarkan ada tembakan.

"Perlu penjelasan medis dari rumah sakit, apakah akibat penembakan atau sebab lain (tewasnya Ikhsan)," katanya.

Ilustrasi Densus 88 Antitetor Mabes Polri melakukan penggeledahan rumah terduga teroris di Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)
Ilustrasi Densus 88 Antitetor Mabes Polri melakukan penggeledahan rumah terduga teroris di Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ia meminta kepolisian untuk memberikan keterangan yang transparan dan terbuka terkait kronologis, termasuk penyebab pasti kematian MJ. Termasuk, ia mempertanyakan apakah penangkapan itu sudah sesuai prosedur atau tidak dengan dibuktikan surat penangkapan.

"Sampai sekarang belum ada surat penangkapan yang diterima keluarga. Polisi dalam menangkap mestinya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Penembakan yang dilakukan polisi juga dipertanyakan apakah untuk melumpuhkan atau mematikan," katanya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada dari pihak kepolisian yang mau memberikan penjelasan terkait tewasnya terduga teroris tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang terduga teroris berinisial MJI (22) warga Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/7) pukul 13.30 WIB. Terduga teroris ditangkap saat naik sepeda di Jalan Lurik Ngruki, RT 05 / RW 17, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Informasi dihimpun Merahputih.com, penangkapan terduga teroris dilakukan usai salat Jumat. Terduga teroris dibuntuti anggota Densus 88 terlebih dulu dari wilayah Solo. Setelah masuk wilayah Sukoharjo, Densus 88 dengan naik sepeda motor memepet sepeda terduga teroris.

Baca Juga

Patuhi Aturan Mendagri, Dispendukcapil Solo Tidak Lagi Terbitkan Kartu Keluarga

Sebelum ditangkap, terduga teroris sempat turun dari sepeda dan berusaha melarikan diri. Namun, usaha tersebut gagal. Tiga anggota Densus 88 berhasil menangkapnya dan melumpuhkan pelaku dengan tembakan.

Setelah menangkap terduga teroris, Densus 88 langsung melakukan penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris di Ngruki, RT 01 /RW 16, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Ismail/Jawa Tengah)

#Solo #Teroris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD Bongkar Tunggakan Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, Manajemen Persis Janji Lunasi
Akumulasi tunggakan beserta denda yang harus diselesaikan manajemen Persis mencapai Rp 3,21 miliar sejak 2024 sampai per 13 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPRD Bongkar Tunggakan Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, Manajemen Persis Janji Lunasi
Indonesia
Korban Tewas Serangan di Gereja Hamoud Yordania Capai 7 Orang, Satu Orang Kritis
Serangan ini juga menyasar komunitas Kristen dan tatanan nasional Yordania yang selama ini menyatukan umat Muslim dan Kristen dalam semangat persatuan dan persaudaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Korban Tewas Serangan di Gereja Hamoud Yordania Capai 7 Orang, Satu Orang Kritis
Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Bagikan